Wakaf Al Qur'an + Cahaya Listrik
Dari 234,2 juta penduduk Indonesia, yang menjadi pelanggan PLN pada tahun 2009 adalah 39.122.455 pelanggan. Masih banyak yang belum menikmati aliran listrik PLN. Sementara potensi aliran sungai di Indonesia sebanyak 7.219 batang sungai, namun kurang dari 0,5% yang baru dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik [data Kementerian PU].
Pembangkit listrik untuk sumber penerangan saja tidak perlu dalam skala besar. Dengan menggunakan generator listrik pikohidro dan pemanfaatan debit air sungai yang cukup, kita telah mendapatkan energi listrik untuk keperluan penerangan di desa-desa terpencil secara mandiri, murah, meskipun dalam jumlah yang terbatas.
Selama ini masyarakat masih menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar untuk menyalakan lampu. Sementara, minyak tanah tak lagi disubsidi, dan penggunaannya yang hanya dipakai untuk medapatkan energi cahaya di malam hari sangatlah mahal.
Program Wakaf al-Quran dan Tebar Cahaya ini diharapkan dapat membantu secara praktis kebutuhan energi listrik untuk penerangan di daerah-daerah yang rawan pendidikan dan rawan akidah.
