Project Sarana Air Bersih untuk Desa Muslim di Kecamatan Ile Ape Nusa Tenggara Timur
Pernahkah Anda merasakan secangkir kopi asin karena dilarutkan dengan air rembesan dari laut? Tentunya belum. Tapi saudara-saudara kita Kp. Beling Lewun di desa Dulitukan, Kecamatan Ile Ape Nusa Tenggara Timur tidak punya pilihan lain. Sudah bertahun-tahun mereka mengandalkan air asin ini untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk memasak dan minum. Agar layak dikonsumsi, warga disini melakukan teknik penyulingan sederhana yang tentu saja jauh dari memadai. Wajar bila kenikmatan segelas kopi pun menjadi terasa berbeda di lidah.
Adapun sumur air tawar yang terdapat di sana, airnya berwarna coklat dan terisi hanya saat musim penghujan. Sumur tersebut lebih mirip tampungan air hujan dari pada sebuah sumber air. Tapi bila musim kemarau tiba, kembali rembesan air laut dan asin itulah menjadi tumpuan.
BWA dengan program Water Action for People berencana untuk membangun sarana air bersih bagi saudara-saudara kita di sana.

Informasi Tambahan Untuk Project ini
- Desa Dulitukan dan Palilolon di kecamatan Ile Ape adalah daerah tepi pantai di sebuah semenanjung di pulau Lembata. Desa tersebut adalah dua dari beberapa desa di kecamatan Ile Ape ini yang penduduknya mayoritas muslim, mata pencaharian mereka sebagian besar adalah nelayan, dengan lokasi desa yang terletak di semenanjung membuat daerah tersebut kesulitan mendapatkan air tawar.
- Hasil survey Geolistrik yang dilakukan BWA bersama PT. Toha Drilling di bulan April 2010 di desa Dulitukan dan Palilolon diperoleh kesimpulan dan saran, bahwa sampai lapisan akuifer di kedalaman + 100 m masih mengandung air asin atau payau sehingga tidak memungkinkan dilakukan pengeboran sumur dalam di sana.
- Oleh karena itu BWA bersama Partner Lapang Bp. Ariefuddin Anwar (Arief Mitra Group), merencanakan pengadaan wakaf truk tangki pengangkut air dan wakaf bak penampungan di 5 lokasi untuk memenuhi kebutuhan air warga. Sumber air tawar diambil dari mata air yang lokasinya berjarak sekitar 15 km, dengan truk tangki ini kebutuhan masyarakat di pasok.
- Adapun biaya pemeliharaan truk, operasional dan pengelolaan sarana air bersih ini diambil dari iuran warga dengan cara gotong royong, seluruhnya akan dikelola oleh Ust. Ariefuddin Anwar dan tim selaku Nadzir Wakaf.
Nilai Wakaf yang dibutuhkan :
Rp. 350.000.000,- (tiga ratus lima puluh juta rupiah)
Partner Lapang
Ust. Ariefuddin Anwar | Arief Mitra Group
Progress :
3% terhimpun
Wakaf Anda Wujudkan Harapan Mereka
Donatur Yang Berpartisipasi Project Sarana Air Bersih untuk Desa Muslim di Kecamatan Ile Ape Nusa Tenggara Timur