Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

2016 Terkena Stroke, Pak Harry Butuh Biaya untuk Berobat

2016 Terkena Stroke, Pak Harry Butuh Biaya untuk Berobat

Pak Harry (56 tahun), warga Jati Sampurna, Bekasi. Beliau adalah seorang ayah dan tulang punggung keluarga seperti pada umumnya, Namun ketika terkena penyakit stroke Pak Harry sudah tidak bisa berbuat banyak. Sejak 2016 penyakit itu (stroke) dirasakan suami saya, ujar Maya (48 tahun) istri beliau.

Semenjak Pak Harry jatuh sakit, sang istri harus menggantikan peran suami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia pun bekerja serabutan sebagai tenaga setrika baju. Namun hasil yang ia peroleh tidak mencukupi untuk menutupi biaya pengobatan suaminya.

(Pak Harry Kini Sebagian Besar Aktivitasnya Berada Di Kursi Roda)

(Pak Harry Kini Sebagian Besar Aktivitasnya Berada Di Kursi Roda)

Hingga kini pak Harry diharuskan menjalani berobat jalan di rumah sakit. Pak Harry menjalani empat kali terapi setiap bulannya. Hal ini membuat bu Maya bingung, memikirkan biaya terapi dan biaya obat-obatan yang nilainya sangat besar.

Kondisi Pak Harry sangat lemah dan sering jatuh. Maya yang senantiasa menemaninya berobat. Saat ini mereka sangat membutuhkan biaya untuk kontrol ke rumah sakit, terapi dan membeli obat-obatan.

Untuk mengurangi beban keluarga Pak Harry, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin meringankan beban pak Harry melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga biaya berobat Pak Harry dapat dipenuhi dan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para Donatur dengan balasan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin.[]

 

Donasi yang Dibutuhkan:

Rp.55.000.000

Mitra Lapangan:

Rifai.

 

#WakafQuran #Wakaf #SedekahKemanusiaan #Sedekah

2016 Terkena Stroke, Pak Harry Butuh Biaya untuk Berobat

Update #1: Kondisi Pak Harry Belum Juga Pulih

Keadaan pak Harry (56 tahun) belum juga membaik, sampai saat ini beliau sudah tidak dapat melakukan aktivitas berat maupun ringan dan kondisi kesehatannya semakin menurun. Terakhir keluarganya membawa ke dokter syaraf di RS Siaga Pasar Minggu, untuk melakukan kontrol sebelum masa PSBB.

(Kondisi Terkini Pak Harry)

(Kondisi Terkini Pak Harry)

Dokter menyampaikan jika kondisi pak Harry tidak bisa sembuh secara total. Obat yang diberikan hanya untuk menjaga beliau agar tidak mudah kena penyakit lain, dan tidak semakin menurun drastis kondisinya.

Pak Harry hanya bisa melakukan semua aktivitas diatas tempat tidur, berbicara dan ngobrol pun sudah tidak bisa. Dari pemeriksaan CT scan, didapati hasil ada pengecilan otak dan parkinson.

Sebelumnya pak Harry berobat ke RS Pusat Otak Nasional, Jakarta untuk melakukan kunjungan setiap seminggu sekali, dengan biaya kontrol dan obat yang sekali kontrol membutuhkan biaya hampir satu juta.

Saat ini Pak Harry memilih menjalani pengobatan dan perawatan di RS Siaga Raya, ketika itu baru satu kali konsul dan berobat tidak sebanyak dan semahal di rumah sakit sebelumnya. Pak Harry diberikan resep obat diantaranya Pletaal 50 mg dan Astin force 4 mg.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat bersyukur atas bantuan dari BWA yang pastinya sangat membawa banyak manfaat bagi kami sekeluarga,” ujar Maya (48 tahun, istri).

Pak Harry semangat untuk melanjutkan pengobatan dan perawatan walaupun dokter memberikan pernyataan tidak bisa sembuh. Semoga apa yang sudah para donatur sumbangan untuk pak Harry mendapatkan ganjaran keberkahan dari Allah SWT.

“Sejauh ini BWA sudah sangat bagus dan bermanfaat bagi yang membutuhkan. Jazakumullaahu khairan katsiran atas segala bantuan dan perhatiannya,” tutup Maya.

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 55.000.000



3.27%
Butuh Rp 53.200.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.