Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Abduh Sedih Ditinggal Ibu dan Bingung Bayar Rumah Sakit

Meski sedih, Abduh (42 tahun) tetap merelakan kepergian ibunda tercinta Daniya (65 tahun) untuk menghadap Yang Mahakuasa pada Jum’at, 20 Februari 2015 pukul 18.30 WIB. Sebelum meninggal, almarhumah mengidap penyakit struk.

ZPP - Abduh

Almarhumah Ibu Daniya ketika masih dirawat di RS. Karang Tengah Medika, Tangerang, Banten.

Penyakit yang diidap almarhumah sejak lima tahun lalu pada Sabtu, 7 Februari kembali kambuh. Abduh pun memboyongnya ke klinik dr Vicky Spesialis Struk. Menurut dr Vicky, terjadi pendarahan otak, infeksi paru paru, darah tinggi dan radang lambung yang diderita almarhumah memicu struk kali ini.

“Tensi darah mencapai maksimal 240/140 sehingga pecah pembuluh darah di otak,” ungkap dr Vicky.

Sesuai saran dr Vicky, Abduh pun membawa almarhumah ke Rumah Sakit Karang Tengah Medika, Tangerang, Banten, untuk rawat inap. Almarhumah pun ditangani khusus selama empat hari di ruang perawatan intensif (ICU) oleh dr Muslim Sp.An; dr Sudin Sp.S; dr Viviana Sp. PD dan dokter umum dr Beny. Lalu almarhumah dipindahkan ke ruang rawat inap dengan saran dokter harus diruang sendiri. Artinya, di kelas 1, sehingga biaya perhari cukup tinggi.

Karena biaya semakin membengkak dan kondisi kesehatan tidak mengalami perubahan yang signifikan, akhirnya pada 16 Februari Abduh membawa pulang ibunda tercinta ---sebenarnya pihak rumah sakit merekomendasikan tetap dirawat inap. Akhirnya di ambilah jalan tengah, setiap hari ada homecare dari pihak rumah sakit ke rumah untuk melakukan kontrol.

Baru menjalani homecare empat hari Daniya pun meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Di samping sedih ditinggal ibunya, warga Jalan Petukangan, Ciledug, Jakarta Selatan, juga sekarang bingung untuk melunasi utang biaya perawatan. Apalagi pekerja serabutan ini --- yang kadang jualan baju, jualan herbal, jualan buku--- selama merawat ibu praktis tidak bekerja.

Untuk mengurangi beban Abduh, melalui program Zakat Peer to Peer (ZPP), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) menggalang dana zakat harta (dan donasi) dari kaum Muslimin. Sehingga zakat Anda tertunaikan dan beban Abduh pun terkurangi. Dan tentu saja kita semua mendapat pahala yang berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

Dana zakat harta (dan donasi) yang diperlukan:

Rp 17.500.000,- (Rp 11 juta biaya ICU dan Rp 6,5 juta biaya rawat inap) 

Mitra lapang:

Ali

Abduh Sedih Ditinggal Ibu dan Bingung Bayar Rumah Sakit

Abduh Bersyukur, Utang Biaya Berobat Ibunda Tercinta Telah Luna

BWA-ZPP. Abduh merasa sangat bersyukur kepada Allah SWT karena utang berobat ibunda Daniya almarhumah yang selama ini membebaninya kini telah lunas.

ZPP - Abduh

Utang sebesar Rp 17 juta 5 ratus ribu itu langsung ia bayarkan ketika mendapat zakat harta dan donasi dari kaum Muslimin yang digalang Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA).

“Jazakumullah khairan kepada para donatur yang ikhlas membantu pelunasan biaya RS. Semoga Allah melipat gandakan ganjaran semua yang telah membantu,” ucap Abduh, Ahad (29/3/2015).[]

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.