Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Akbar, Anak Yatim yang Terhambat Sekolahnya

(Muhammad Akbar)

Muhammad Akbar (11) anak yang sangat periang, supel, dan rajin belajar. Nilai-nilai sekolahnya bagus, apalagi pada pelajaran matematika. Pelajar kelas 1 SD ini memiliki cita-cita sebagai dokter gigi dan berguna untuk orang lain. Namun, cita-citanya bisa kandas karena sekolahnya terhambat.

Bocah kecil ini sekolah di Madrasah ibtidayah Nurul Iman, Jalan Raya Kalibata Cawang, Jakarta-Timur. Belakangan Akbar belum membayar biaya sekolah, sehingga dia malu untuk masuk ke sekolah. Wajarlah Akbar menunggak uang sekolah karena orang tua Akbar terbilang tidak mampu dalam perekonomian. Ibu Akbar, Wardah (49) hanya buruh masak di sebuah warung makan yang hanya di bayar Rp40.000 sehari. Sementara ayahnya Akbar sudah meninggal sejak 10 tahun yang lalu, saat Akbar bayi.

(Tim BWA Menemui Akbar di Sekolahnya)

Pada saat Ramadhan tahun 2018 Akbar tidak mau ke sekolah karena malu. “Bu, Akbar tidak mau berangkat ke sekolah karena Akbar malu belum bayar sekolah, cetus Akbar kepada ibunya beberapa waktu lalu.

Kesulitan ekonomi yang dialami Akbar dan keluarganya menyebabkan terhambatnya cita-cita anak yatim yang pintar ini. Jangan sampai anak pintar putus sekolah lantaran tidak ada biaya. Sementara membantu anak yatim menjadi kewajiban muslim.

Realita kehidupan yang dialami Akbar menjadi ladang amal bagi kaum muslimin yang diberi kelapangan harta oleh Allah. Untuk itu, BWA mengajak seluruh kaum Muslimin untuk membantu meringankan beban biaya sekolah Akbar melalui program Zakat Peer to Peer. Seratus persen untuk mustahik.

Semoga dana yang kita keluarkan dicatat sebagai amal sholeh dan dibalas dengan balasan terbaik di sisi Allah.

 

Biaya yang Dibutuhkan:

Uang SPP               : Rp.3.200.000

Seragam dan Buku : Rp.1.000.000

Total                        : Rp.4.200.000

 

Partner Lapangan:

Lardo Julian

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.