Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Al-Qur'an Kuatkan Aqidah Muslim Kalimantan Selatan

Al-Qur'an Kuatkan Aqidah Muslim Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan memiliki luas wilayah 38.744,23 km2 dengan jumlah penduduk 4.087.776 Jiwa. Di Kalimantan Selatan terdapat beberapa suku asli di antaranya: Suku Banjar, Dayak Bakumpai, Dayak Baraki, Dayak Maanyan, Dayak Lawangan, Dayak Bukit Ngaju, Melayu Jawa, Bugis, Cina dan Arab Keturunan.

Agama yang dianut di Kalimantan Selatan yakni Islam 96,80% dan secara administrasi Kalimantan Selatan terdiri dari 11 Kabupaten; 2 Kota; 151 Kecamatan; 142 Kelurahan dan 1.842 Desa.

BWA Masuk ke Masyarakat di Banjarbaru

Setelah 22 Jam perjalanan darat dari Kec. Sadai Kalimantan Barat team BWA tiba di Banjarmasin yang merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Selatan. Banjarmasin dikenal dengan sebutan kota seribu sungai, selain daerahnya terdapat banyak sungai rupanya Banjarmasin juga memiliki sejarah perjalanan Islam yang luar biasa. salah satu dari peninggalannya yang hingga saat ini masih terus memberikan manfaat yakni Masjid Sultan Suriansyah 1526 M yang terletak di kuin dekat dengan sungai Martapura.

Berdasarkan sejarah di Kalimantan Selatan masyarakatnya terkenal sangat religius dan dikenal dengan keramahan dan kedermawanannya.

(Kondisi Qur'an Banyak yang Rusak dan Terlepas)

(Kondisi Qur'an yang Rusak dan Terlepas Lembarannya)

Salah satu tujuan team BWA datang ke Kalimantan Selatan yakni untuk mensurvey ke beberapa titik wilayah yang membutuhkan Al-Quran. Di antaranya ke pesantren Al-Quran Darul Inqilabi (PADI) di Karang Intan Kabupaten Banjar, di pesantren ini team BWA bertemu dengan Mudir pesantren yang bernama Ustadz Syarbaini Abu Hamzah. Beliau merespon kedatangan rombongan team dengan sangat baik, beliau menyampaikan bahwa di sekitar pesantren masih sangat banyak membutuhkan Al-Qur’an.

Setelah itu team BWA melanjutkan perjalanan ke kota Banjarbaru dan bertemu dengan salah seorang mubhalighoh yang biasa di panggil Ummu Dinda. Kami menemui beliau di rumahnya.

(Ummu Dinda)

(Ummu Dinda)

Beliau banyak bercerita mengenai pengalamannya berdakwah di kalangan Ibu-ibu dan remaja putri selama 10 tahun di daerah kota Banjarbaru dan sekitarnya. Ummu Dinda banyak menemukan fakta bahwa masyarakat yang sudah berkeluarga banyak  yang belum bisa membaca Al-Quran dengan baik dan benar. Padahal yang namanya seorang ibu itu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya, tuturnya.

(Kegiatan Pengajian dan Dakwah Ummu Dinda)

(Al-Qur'an Sangat Dibutuhkan dalam Kegiatan Pengajian dan Dakwah)

Ummu Dinda melanjutkan bahwa untuk orang yang sudah berkeluarga khususnya muslim wajib memahami dan mengamalkan Al-Qur’an sehingga menjadi pedoman hidup agar terhindar dari perbuatan-perbuatan yang tercela.

Ketika team BWA memberi contoh Al-Quran wakaf dan menyampaikan keinginan BWA untuk mentargetkan 100.000 Al-Qur’an wakaf di Kalimantan Selatan, Ummu Dinda sangat antusias dan mendukung penuh terhadap program ini. Dan Ummu Dinda siap bersama jamaahnya untuk mendukung pendistribusian Al-Qur’an di wilayahnya. Beliau dalam waktu dekat ini akan berdakwah di salah satu tempat yang di sebut daerah lokalisasi dengan harapan adanya program BWA ini dapat bersinergi untuk mensuport dakwah beliau terkhusus terhadap Al-Qur’an.

Untuk kebutuhan Al-Qur’an di wilayah Banjarbaru jika dilihat dari jumlah masyarakatnya yang berjumlah 472.719 Jiwa pada 2020 lalu, yang terdiri dari 5 Kecamatan, 12 Kelurahan, maka kebutuhan Al-Qurannya sebanyak 94.543 Eksemplar.

BWA Masuk ke Masyarakat di Pegunungan Meratus

Sabtu 13 Maret 2021 team BWA melanjutkan perjalanan survey menuju pegunungan Meratus tepatnya di Desa Patikalain, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Team berangkat jam 03.45 dini hari dari kota Banjarbaru sebelum masuk ke pegunungan Meratus, team BWA menjumpai salah seorang tokoh masyarakat kota Rantau Kabupaten Tapin yang bernama Ustadz Lutfi Hidayat bin Fakhrudin.

Dalam safari dakwah team BWA bersama Ustadz Lutfi Hidayat bin Fakhrudin, beliau menyampaikan beberapa hal tentang kondisi alam yang berada di Kalimantan Selatan terutama tentang musibah banjir yang di alami oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Salah satu penyebabnya karena ulah perbuatan manusia itu sendiri. Ustadz Lutfi Hidayat menyampaikan salah satu ayat di dalam Al-Quran tentang kerusakan di bumi yang disebabkan oleh manusia itu sendiri.

(MasyarakaT Pegunungan Meratus Butuh Al-Qur'an)

(Masyarakat Pegunungan Meratus Butuh Al-Qur'an)

Sehingga kita perlu kembali kepada Al-Qur’an yang mampu mengatur semua aspek kehidupan termasuk tata kelola terhadap lingkungan. Beliau juga ikut turun langsung bersama dengan team BWA ke Pegunungan Meratus untuk melihat kondisi alam, lingkungan dan masyarakat.

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Kota Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan bersama Dai Pedalaman pegunungan Meratus yang bernama Ustadz Ali Rahman.

Bersama Ustadz Ali Rahman team BWA menyusuri lereng Gunung Meratus melewati beberapa desa yang terkena dampak Banjir Bandang pada bulan Januari lalu yang hingga saat ini bulan maret masih terasa dampaknya. Banyak kegiatan perekonomian masyarakat setempat mengalami imbas yang cukup parah. Akses jalan menuju ke pegunungan Meratus pun banyak yang rawan longsor sehingga pada saat survey team harus ekstra hati-hati.

(Distribusi Al-Qur'an BWA)

(Distribusi Al-Qur'an BWA)

Selama perjalanan dari kota Barabai menuju tempat dakwah Ustadz Ali Rahman, beliau banyak memberikan informasi kepada team BWA terkait kondisi masyarakat muslim yang berada di Pegunungan Meratus. Salah satu diantaranya tentang pengetahuan terhadap ajaran Al-Qur’an ternyata masih sangat minim.

Al-Qur’an ini sangat dibutuhkan untuk membentengi akidah muslim yang ada di sana. Untuk membeli Al-Qur’an bagi masyarakat yang tinggal disana mereka membutuhkan waktu tempuh yang lumayan jauh. Sehingga beliau sangat berharap dengan adanya program Wakaf Al-Qur’an dan Pembinaan ini dapat membantu aktivitas dakwah da’i di Kalimantan Selatan. Ustadz Ali Rahman juga sangat mengapresiasi atas kedatangan team BWA dalam program 100.000 Al-Quran dan beliau juga bersedia membantu mendistribusikan Al-Quran wakaf ke pegunungan Meratus dan sekitarnya.

 

Dana Wakaf yang Dibutuhkan :

Rp 10.000.000.000 (Sepuluh Milyar Rupiah)

Partner Lapangan:

Ustadz Lutfi Hidayat bin Fakhrudin

 

#BWA #WakafQuran #RoadTrip KalimantanSelatan #2021SejutaQuran SatukanIndonesia

Al-Qur'an Kuatkan Aqidah Muslim Kalimantan Selatan

Update #2: Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr.Hanla dukung aktifitas BWA di Kal Sel

Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr.Hanla mengharapkan masyarakat pesisir bisa tersentuh bantuan ini, guna bisa lebih dalam mempelajari Alquran dan mengamalkannya.

“Tentunya kita akan sangat mendukung sekali, ini baik sekali untuk pembelajaran bagi kita masyarakat luas. Karena kita ketahui bersama, bahwa banyak masyarakat pesisir yang tidak kesentuh, apalagi ini terkait Alquran, yang menurut saya orang harus tahu pengajarannya, terus pembelajarannya, sampai dia harus bisa membaca dan bisa menghafalkan,” jelas jebolan Akmil 1998 tersebut.

Pihak BWA mengaku bersyukur mendapat dukungan perwira Angkatan Laut ini, yang diharapkan bisa memperlancar distribusi bantuan Alquran ke daerah-daerah.

“Ya Alhamdulillah, kita senang sekali bahwa Danlanal sangat support dengan apa yang kita akan lakukan, dan beliau akan berkoordinasi bila nanti kita akan distribusi dengan Danposal yang ada di bawahnya, sehingga distribusi ini bisa berjalan baik dan lancar,” kata H. Hazairin Hasan.

Update#1:Dukungan Damren 101 Antasari Untuk Distribusi Wakaf Al-Qur'an

Assalamualaikum Sahabat Wakaf, Kali ini team BWA mengunjungi Kalimantan Selatan untuk melakukan distribusi Al-Qur’an Wakaf sejumlah 10 ribu eksemplar, tentu saja untuk mendistribusikannya team BWA banyak dibantu oleh komunitas lokal disana, salah satunya yang mendukung aktifitas mulia ini adalah Brigadir Jenderal TNI Firmansyah Danrem 101 Antasari, di tengah kesibukannya beliau masih sempatkan bertemu dengan team BWA untuk memberikan dukungannya untuk melakukan distribusi Al-Qura’an wakaf ini bersama sama.

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 10.000.000.000



4.23%
Butuh Rp 9.577.301.565,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis