Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Alia Tak Ingin Putus Sekolah Lagi

Alia Nur Rahmadhani (13 tahun), anak sulung dari tiga bersaudara ini harus mengalah dari dua adiknya sehingga pendidikannya harus terhenti.

Firman (38 tahun) Warga Jl. Sawah Indah Cipayung, Depok Baru, selaku Ayah dari Alia yang berprofesi sebagai supir angkot Jembatan Serong-Citayam tidak sanggup membiayai sekolah Alia. Sebab penghasilannya sangat minim 50ribu-70ribu setiap harinya, terlebih lagi Firman harus menafkahi dua anak lainnya Sopi Aprilia Putri (10 tahun) dan Azizah (3 tahun) serta membayar kontrakan tiap bulanannya.

Setelah lulus dari SD Alia tidak bisa melanjutkan sekolah SMP.  Kesedihan yang menyelimuti perasaan anak tersebut membuat orang tua tidak tega, karena sering sekali Alia merengek meminta untuk sekolah lagi kepada orang tuannya.

Akhirnya Firman  menyekolahkan Alia ke SMP Islam Al Istiqomah Cipayung, Depok. Firman belum tahu dari mana mendapatkan uang untuk membayar sekolah anak sulungnya itu. Dia nekad memasukkannya ke sekolah karena melihat kemauan keras anaknya untuk sekolah. Disamping itu Alia juga termasuk murid yang cukup berprestasi di kelas.

Sebagai orangtua, Firman merasa bahagia melihat Alia bisa melanjutkan sekolah dan bisa belajar menghafal Al Qur’an di sekolah barunya itu. Namun sampai saat ini Firman belum mendapatkan dana untuk melunasi tunggakan-tunggakan sekolah anaknkya tersebut. Untuk itu Firman sangat membutuhkan uluran tangan kita semua.

Kami mengajak kaum muslimin untuk berdonasi melalui Program Indonesia Belajar BWA, agar Alia tidak putus sekolah lagi. Semoga bantuan yang diberikan menjadi investasi pahala bagi para donatur sekalian.. Aamiin[]

Partner Lapang

Rifa’i

Donasi yang dibutuhkan

Rp 6.500.000,-

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.