Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Aprilia, Balita Lucu yang Butuh Alat Bantu Pendengaran

Karena wajahnya yang kerap menunjukkan keceriaan, Aprilia Firsyah tampil menjadi balita yang lucu. Sayangnya bayi berusia 2,5 tahun tersebut menderita penyakit cerebral palsy (cedera atau perkembangan abnormal di otak) sehingga kondisi otot dan sarafnya terganggu sejak lahir serta mempengaruhi pendengarannya. Hingga saat ini Aprilia tidak dapat mendengar dengan jelas.

(Aprilia sedang menjalani perawatan di RS)

Tiga kali dalam sepekan Yulicha Safitri, ibunya Aprilia, mengantarnya menjalani rawat jalan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Biasanya warga Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan tersebut menggunakan transportasi online dan terkadang menaiki kereta commuter line.

Tri Firdaus, ayah Aprillia yang berprofesi sebagai office boy (OB) di perusahaan telekomunikasi dengan berpenghasilan standar UMR Jakarta, ternyata belum mampu untuk menutupi semua kebutuhan Aprilia.

Coba hitung saja, setiap bulannya Aprilia memerlukan delapan kaleng susu formula takaran 850 gram dengan harga setiap kalengnya Rp215 ribu. Belum lagi popok sekali pakai yang setiap bulannya membutuhkan 2 pak. Harga satu pak popok berkisar Rp60 ribu. Tidak hanya sampai di situ, Aprilia juga sangat membutuhkan alat bantu untuk pendengarannya agar bisa mendengar dengan jelas. Namun harga alat itu cukup mahal. Per satu telinganya Rp10 juta-Rp15 juta.

Ibu dan ayah Aprilia terus berusaha dan berdoa untuk memenuhi kebutuhan sang buah hati agar sembuh sebagaimana balita seusiannya.

Untuk mengurangi beban keluarga Aprilia, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah. Sehingga Aprila dapat mendengar dengan jelas, kebutuhan susu serta popoknya terpenuhi dan semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Dibutuhkan:

Rp  74.250.000,-

Partner Lapang:

Rifai

Aprilia, Balita Lucu yang Butuh Alat Bantu Pendengaran

Update #2: Setelah Operasi Mata, Aprilia Baru Bisa Dipasang Alat Bantu Dengar

Sedikit demi sedikit kondisi Aprilia (2,5 tahun) mulai mengalami perubahan, Kini Aprilia mulai biasa tengkurap dan memiringkan tubuhnya. Berat badannya sedikit bertambah, saat ini mencapai 11,10 kg dari target 13,5 kg yang diberikan oleh poli gizi di RSCM.

Kedua orang tua April rutin membawa anaknya untuk melakukan fisioterapi dan cek gizi di RSCM. Namun, April belum bisa dipasangkan alat bantu pendengaran, hal ini dikarenakan masih menunggu waktu setelah April selesai menjalani operasi mata.

Aprilia

(Aprilia dan Ibunya)

Kabar yang cukup mengejutkan kembali tim Sedekah Kemanusiaan (SK) dapati ketika Yulicha Safitri, ibu Aprilia mengabarkan jika kedua kornea mata putrinya terluka disebabkan dari terlalu seringnya April mengusap-usap mata, dengan sangat keras. Dua minggu setelah mendapat tindakan di RSCM dan diberikan obat tetes mata, mata kiri April mulai membaik namun, mata kanan belum mengalami perubahan.

April masih menunggu waktu untuk melakukan operasi tahap ketiga untuk menghilangkan infeksi, dan untuk sementara waktu April dipasangkan kontak lensa dan dilapisi amion untuk melindungi pupil agar infeksi dimatanya tidak menyeba.

“Saya sebagai orag tua Aprilia Firsyah mengucapkan banyak terimakasih kepada donatur yang sudah membantu anak saya, berkat bantuan dari para donatur Alhamdulillah anak saya kini banyak mengalami kemajuan perlahan,” ujar Yulicha.

“Semoga bapak/ibu donatur sehat selalu dalam lindungan Allah aamiin,” Tutup Yulicha. Hanya ucapan dan doa yang bisa kedua orang tua April panjatkan.

Update #1. Bantuan Tahap Satu Aprilia

Selasa (5/19) tim Sedekah Kemanusiaan (SK) mengunjungi Aprilia untuk melihat kondisi dan memberikan donasi tahap awal yang telah terkumpul dari para donatur Badan Wakaf Al Quran (BWA).Kondisi Aprilia belum banyak mengalami perubahan sejak awal kami bertemu, dia masih menunjukan kondisi yang gelisah karena penyakit cerebral palsy (cedera atau perkembangan abnormal di otak) yang membuat Yulicha Safitri (Ibu) selalu mengawasinya, agar sang anak tidak melukai dirinya sendiri, Aprilia kerap mencakar dan menjambak rambutnya sendiri bila sedang gelisah.

Ibunda Aprilia sangat berterimakasih atas donasi yang ia terima, rencananya ia akan membelikan alat kesehatan untuk anaknya. Semoga dengan bantuan yang diberikan Aprilia mampu memngurangi beban keluarga. Semoga dengan bantuan yang telah disalurkan oleh BWA menjadi wasilah datangnya  pahala untuk para donatur yang telah berdonasi dan memberi keberkahan untuk kita semua, Aamiin.

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 74.250.000



94.24%
Butuh Rp 4.275.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.