Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Water Action for People

Bantu Ratusan Santri Ponpes Al Umri Agar Tidak Mandi di Sawah

Bantu Ratusan Santri Ponpes Al Umri Agar Tidak Mandi di Sawah

Pondok Pesantren Al Umri yang berada di Kelurahan Yomani, Kecamatan Lebaksiuh, Kabupaten Tegal, Pondok Pesantren ini terletak di dataran tinggi pada ketinggian 150 MDPL dengan kondisi geografis yang relatif datar. Pondok Pesantren Al Umri ini memiiki santri sebanyak 250 jiwa, dan jumlah ini akan terus bertambah hingga 500 jiwa karena antusias orang tua yang ingin menitipkan putra putrinya agar belajar dan mendalami ilmu agama guna mencerahkan masa depan anak keturunannya. Di pondok ini, terdapat 5 sumur cincin yang telah di gali oleh para santri dan masyarakat sekitar, akan tetapi fungsi dari sumur cincin ini terasa kurang maksimal saat musim kemarau tiba dan tidak ada air yang bisa dimanfaatkan.

(Santri-santri Ponpes Al Umri)

(Santri-santri Ponpes Al Umri)

Saat ini para santri memanfaatkan air sambungan pipa yang mengalir dari PAMSIMAS dan itu berbayar, tentu saja hal ini menjadi beban bagi Pondok Pesantren dan para santri, terlebih jika di Pondok ini sering diadakan pengajian dan juga Haul yang pastinya membutuhkan air lebih banyak dari biasanya. Menyadari hal itu, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh para santri yang bermukim di Pondok Pesantren Al Umri tersebut, “ketika kemarau datang maka dengan terpaksa mereka mandi dengan air kolam yang ada disamping sawah demi memenuhi kebutuhan hidup manusia pada umumnya,” ujar Ahmad Dhiya yang mengurusi persediaan air di Pondok Pesantren tersebut.

(Sumur yang Ketika Kemarau Tidak Mengeluarkan Air)

(Sumur yang Ketika Kemarau Tidak Mengeluarkan Air)

Saat ini, pengurus dan para santri Pondok Pesantren Al Umri telah mengetahui ada sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk sarana air bersih yang lokasinya berdekatan dengan sumber PAMSIMAS yang jaraknya 3.000 meter dari pondok tersebut, dan ini menjadi harapan besar bagi para santri untuk bisa memanfaatkan sumber air tersebut. Dengan demikian Pondok Pesantren mengajukan bantuan WAFP agar kebutuhan air untuk kegiatan para santri bisa berjalan dengan lancar. 

Rencana Proyek

Adapun rencana proyek untuk Pondok ini adalah:

  1. Membeli sumber air yang ada
  2. Membuat bak tampung di sumber air
  3. Memasang jalur pipa baru dengan pipa HDPE diameter 1,5 inch yang dikhususkan untuk pondok
  4. Pengadaan 1 bak penampung dengan kapasitas 20 kubik

Berkenaan dengan hal ini, BWA mengajak kepada kaum muslimin untuk bisa membersamai serta berpartisipasi dalam proyek wakaf sarana air bersih yang berada di Pondok Pesantren Al Umri tersebut, Semoga menjadi amal jariyah para wakif sekalian. Aamiin

 

Nilai Wakaf yang Dibutuhkan:

Rp.495.384.000

Partner Lapangan:

Ahmad Dhiya

 

#BWA #InovasiWakaf #WAFP #WaterActionforPeople #WakafSaranaAirBersih

 

Bantu Ratusan Santri Ponpes Al Umri Agar Tidak Mandi di Sawah

Update #4: Ratusan Santri Antusias Sambut Kemudahan Mendapatkan Air Bersih

Rabu 13 Juli 2022 tim WAFP BWA menuju Pondok Pesantren Al-Umri untuk memonitoring serta melihat perkembangan pembangunan wakaf sarana air bersih yang berada di Kelurahan Yomani, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal.

(Pembangunan Wakaf Sarana Air Bersih Al Umri)

Alhamdulillah sesampainya di lokasi, tim BWA bertemu dengan KH. Amirudin dan Gus Dhiya serta Gus Bayin, beliau dengan penuh senyuman mengajak kami untuk melihat air yang sudah mulai mengalir di Pondok tersebut pada hari senin 11 Juli 2022.

“Syukur alhamdulillah, pipa yang disambungkan dari sumber ke pondok sudah selesai, dan air pun sudah bisa diakses, hanya tinggal pemasangan jalur pipa di sekitar pondok dan pembangunan bak air di pondok,” tutur KH. Amirudin.

(KH. Amirudin, Pimpinan Ponpes)

“InsyaAllah dalam waktu dekat ini sudah selesai, saya selaku pengasuh Pondok Pesantren Mubtadi’in Al-Umri mengucapkan banyak terimakasih kepada para wakif dan BWA yang telah menjalankan kegiatan wakaf sarana air bersih ini, semoga menjadi pahala untuk para wakif dan juga tim BWA,” lanjut beliau seraya mendoakan.

(Pembangunan Terus Diselesaikan)

Sahabat wakaf, sesaat lagi air akan mengalir di Pondok Pesantren ini dan akan dimanfaatkan oleh ratusan santri yang bermukim di Pondok ini, tentunya hal ini yang sangat ditunggu-tunggu oleh para santri, semoga proses pengerjaan yang sebentar lagi selesai tidak ada kendala apapun dan berjalan lancar, serta bermanfaat bagi para santri dan menjadi pahala besar bagi para wakif sekalian. Aamiin Allahumma Aamiin.

 

Update #3: Alhamdulillah Kini Air Sudah Mengalir Sampai ke Halaman Ponpes Al Umri

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah setelah sebulan sejak dimulainya pekerjaan WAFP ponpes Al-Umri, Tegal Kubur, Kab. Tegal, akhirnya pada tanggal 9 Juli 2022 bertepatan dgn hari raya Idul Adha 1443 H air dari sumber yang berjarak kurang lebih 2.400 meter kini sudah mengalir sampai ke halaman ponpes Al Umri.

Perjuangan yang cukup berat harus ditempuh para pekerja saat pengerjaan wakaf sarana air bersih untuk ponpes Al Umri. Hambatan dan rintangan yang dilalui beraneka ragam, diantaranya saat gelar pipa, jalur yang dilalui pipa berupa tanah berbatu, sebagian melalui dinding saluran air, menyeberangi  sungai, sawah dan jalanan di pemukiman penduduk yang padat. Namun alhamdulillah semua hambatan mampu diatasi berkat pertolongan Allah SWT.

(Gelar Pipa HDPE)

“Pekerjaan dimulai dari pembangunan bak penangkap air di area sumber pada tanggal 14 Juni 2022 selama 2 minggu. Bak sumber bisa diselesaikan meskipun bekerja dalam geñanngan air setiap harinya yang airnya harus dipompa dengan mesin pompa sawah,” tutur partner lapangan BWA.

“Pada tahap berikutnya, tanggal 18 Juni 2022 pekerjaan jalur pipa utama dari sumber air ke ponpes Al Umri dimulai dengan gelar pipa utama, penggalian dan penanaman pipa dimulai dan dapat selesai pada tanggal 9 Juli 2022,” lanjutnya.

(Gotong Royong Warga)

Selanjutnya pekerjaan diteruskan dengan pemasangan jaringan pipa HDPE di dalam lingkungan pondok untuk mensuplai masjid, asrama santri, rumah kiayi pimpinan pondok, ruang belajar dan kantor sekretariat pontok, dan juga akan dibuatkan bak tampungan di lingkungan pondok.

Terimakasih untuk para wakif yang sudah mendonasikan sebagian dari hartanya melalui BWA untuk ponpes Al Umri, semoga dengan mengalirnya air ke ponpes mengalirkan pula pahala yang penuh kebaikan yang tiada terputusnya untuk para wakif, aamiin.

 

Update #2: Realisasi Wakaf Sarana Air Bersih di Ponpes Al-Umri Tegal

BWA tengah merealisasikan pembangunan wakaf sarana air bersih di Ponpes Al Umri, Tegal. Pada tahapan awal realisasi ini dilakukan proses pencarian sumber air guna memenuhi kebutuhan air bersih yang dibutuhkan, dikarenakan pihak pondok pesantren yang tidak memiliki lahan sumber air, maka BWA memutuskan untuk membeli lahan sumber air yang nantinya di sana akan dibangun bak penampung air. Pada 12 mei 2022, dilakukan pembelian lahan di sumber air yang dibutuhkan seluas 2x2 meter dengan harga yang telah di sepakati oleh BWA.

(Lokasi Lahan Sumber Air)

“Alhamdulillah pada 10 Juni 2022 lalu, pengiriman pipa dilakukan dan telah diterima oleh pondok pesantran dari vendor pada pagi hari. Penerimaan pipa dilakukan dengan semangat dan suka cita oleh para santri yang membantu loading pipa dari truck,” tutur partner lapangan BWA Tegal.

Tim BWA berkesempatan berkunjung ke Tegak untuk kordinasi dan monitoring proses pengerjaan wakaf sarana air bersih di Ponpes Al-Umri.

(Pipa HDPE Telah Tiba)

Tim berkoordinasi dengan pihak pesantren yang diwakili oleh KH. Amirudin, partner lapangan Abdul Ghoni, Ah Dlia Haerul Amali dan Mukhlisin serta disaksikan oleh Habib Kodir. Dalam kesempatan ini tim membahas beberapa hal, diantaranya terkait lahan sumber air, teknis pembuatan bak di sumber air, serta teknis pekerjaan penarikan pipa serta penentuan vendor pembuatan bak dan vendor penyediaan material yang dibutuhkan dalam pergerjaan project tersebut.

Dalam kesempatan itu juga pimpinan Pondok pesantren KH Amirudin menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga.

“Kami dari Ponpes Al Umri Tegal Kubur menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga kepada Allah SWT, kepada BWA dan kepada para wakif yang telah membantu kami untuk mendapatkan air bersih. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan bapak/ibu, hidup panjang, sehat, dan barokah. Saya secara pribadi mengajak kepada umat muslim lainnya untuk terus berwakaf dan mensupport program-program BWA,” tutur KH Amirudin.

Sebelum dimulai pekerjaan pembuatan bak tampung di sumber air,  dilakukan syukuran sederhana yang dihadiri oleh Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa), Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Ketua RW 03 dan RT, Babinsa dan Perangkat Desa Yamansari, kecamatan Lebaksiu, serta pimpinan Pondok pesantren KH Amirudin berserta beberapa santri dan parner lapangan BWA.

(Kegiatan Syukuran dan Doa Bersama)

Alhamdulillah acara tersebut berlangsung dengan lancar dan semoga proses pekerjaan Wakaf Sarana Air Bersih di Pondok Pesantren Miftahul Mubtadiin Al-Umry Tegal bisa berjalan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan.

Teriring doa pula untuk para wakif dan semua pihak  yang telah membantu di dalam project ini, semoga Allah memberikan pahala yang berlimpah dan keberkahan hidup di dunia dan di akhirat, aamiin.

 

Update #1: Bersama Bantu Kebutuhan Air untuk Santri di Pesantren Bersejarah Ini

Pondok Miftahul Mubtadin Al Umri merupakan pondok tua yang telah berdiri sebelum kemerdekaan. Kyai Haji Amirudin Umar selaku pimpinan pondok masih menyempatkan diri untuk membina langsung santri-santrinya meski sudah sangat sepuh.

Pondok ini memiliki santri sekitar lebih dari 300 orang dan semuanya tinggal di pondok. Setiap harinya, untuk mencukupi kebutuhan air para santri, pengurus pondok harus merogoh kocek yang dalam karena menggunakan sumur gali yang harus dipompa terus menerus untuk dapat memanfaatkan airnya. Total ada 5 titik sumur yang dipompa untuk mencukupi kebutuhan air para santri. Itupun tidak semua sumur dapat dimanfaatkan pada musim kemarau karena beberapa sumur mengering.

(Sumur yang Selama Ini Dimanfaatkan oleh Pondok)

(Sumur yang Selama Ini Dimanfaatkan oleh Pondok)

“Kondisi ini sangat menyulitkan pihak pondok apalagi saat mati listrik atau musim kemarau, pihak pondok kebingungan untuk mencari altenatif untuk mencukupi kebutuhan air para santri. Akhirnya para santri terpaksa harus berjuang sendiri-sendiri bahkan untuk sekedar buang air kecil atau besar, karena air yang tidak mencukupi atau bahkan sedikit sekali terutama pada musim kemarau,” cerita Ustadz Dhiya, salah satu pengurus pondok.

Beragam ikhtiar telah dilakukan, salah satunya adalah dengan melakukan pengeboran dan melakukan negosiasi dengan pemilik tanah yang memiliki sumber mata air. Dengan pengeboran air agak sedikit teratasi, akan tetapi biaya operasionalnya sangat memberatkan pihak pondok.

BWA berinisiasi untuk membantu para santri memudahkan mereka mendapatkan air bersih. Dengan mengoptimalkan sumber mata air yang terletak 3 km dari pondok. Dengan sumber mata air yang dapat di gravitasi menuju pondok. BWA berencana membebaskan tanah di sumber air dan melakukan pipanisasi sepanjang 3 km menuju pondok.

Mari para wakif turut serta berperan aktif dalam project wakaf sarana air bersih di pesantren yang bersejarah ini. Teriring doa-doa baik dari para santri semoga Allah membalas semua kebaikan para wakif dengan keberkahan di dunia dan akhirat, aamiin.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.