Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Bantu Tegar Selesaikan Sekolahnya Agar Bisa Membantu Ekonomi Keluarga

Bantu Tegar Selesaikan Sekolahnya Agar Bisa Membantu Ekonomi Keluarga

Tegar Dwi Saputra (17 tahun) ingin merubah kondisi ekonomi keluarga dengan cara bersemangat sekolah agar lebih baik dari yang sebelumnya. Siswa kelas XII Jurusan Biro Perjalanan SMK Nurul Qolbi, Bojonggede tersebut juga bercita-cita bekerja menjadi Biro Perjalanan Wisata. Anak dari pasangan Deni Sarosa dan Junidar Hayati merupakan keluarga yang sangat sederhana, ayahnya hanya buruh lepas, semenjak pandemi covid sulit sekali mendapatkan pekerjaan, dan ibunya hanya seorang pedagang warung kecil.

Untuk menunjang aktivitas sekolah, Tegar sehari-sehari memakai motor tua milik ayahnya, keadaan motornya jarang mendapatkan perawatan. Hal itu tidak menyurutkan semangat Tegar untuk bersekolah. Bahkan selama bersekolah, Tegar pun pernah mendapatkan teguran dari pihak sekolah karena masih mempunyai tunggakan.

(Tegar Dwi Saputra, 17 tahun)\

(Tegar Dwi Saputra, 17 tahun)

“Terkadang saya merasa bersalah karena belum bisa memenuhi pembayaran sekolahnya Tegar, yang menjadikan anak saya merasa minder di sekolahnya,” ujar Deni Sarosa, ayahanda Tegar.

Selama sekolah Tegar aktif dalam ekstrakurikuler Rohis, OSIS, pengajian dan grup hadroh, bagi Tegar itu sebagai aktivitas agar aktif diberbagai organisasi untuk bekal kerja. Sebagai anak yang berbakti, Tegar ingin sekali setelah lulus SMK bisa bekerja. Tujuannya hanya ingin membahagiakan orangtua dan bisa memberikan hadiah dari hasil kerja Tegar.

Deni Sarosa hanya mengandalkan usaha warung, belum ada yang mengajak untuk bekerja. Tunggakan sekolah yang sangat besar, Deni pun terkadang harus meminjam uang ke tetangga dan untuk usaha warungnya. Ayahnya Tegar berharap anaknya tidak putus sekolah, karena memang Tegar anaknya aktif dikegiatan ekstrakurikuler.

Melihat kondisi ekonomi keluarga yang menyulitkan ini, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB) untuk membantu biaya pendidikan sekolah Tegar Dwi Saputra. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan semua donatur dengan curahan rahmat yang berlipat ganda dan amal jariyah di akhirat kelak. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

 Rp.11.115.400

Mitra Lapangan:

Bambang S

 

#BWA #InovasiWakaf #IB #IndonesiaBelajar

Bantu Tegar Selesaikan Sekolahnya Agar Bisa Membantu Ekonomi Keluarga

Update #2: Terimakasih Para Donatur, Tegar Kini Telah Lulus

Sempat kebingungan terkait hutang tunggakan sekolah Tegar, kini kedua orangtua Tegar bisa bernapas lega. “Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan dari para donatur dan BWA yang telah membantu melunasi biasa sekolah nak Tegar. Semoga Allah SWT membalas dengan kebaikan yang berlimpah,” ucap Ibu Tegar saat ditemui tim Indonesia Belajar BWA di kediamannya.

(Bantuan Pendidikan untuk Tegar)

Kini Tegar masih menunggu turunnya Ijazah yang bisa ia gunakan untuk mencari pekerjaan sesuai dengan kompetensi jurusan sekolahnya yaitu Pariwisata. Sambil menunggu ijazah, Tegarpun tidak tinggal diam, ia pun mencari pekerjaan agar bisa membantu perekonomian keluarganya.

Kini ia bekerja di sebuah kedai makan dibilangan Depok, “udah sekitar sebulan saya bantu-bantu disini Alhamdulillah, sambil cari-cari kerjaan yang lain, supaya ada aktivitas juga mas,” tutur Tegar saat ditemui di tempat kerjanya.

(Kesibukan Tegar Kini)

Tegar pun merasa lega karna sudah bisa lulus dari sekolah tanpa punya tunggakan biaya. Saat ini yang dipikirannya adalah mendapatkan pekerjaan yang lebih baik untuk bisa membantu perekonomian keluarganya. Ia pun menikmati pekerjaan yang saat ini ia jalani sebagai bantu loncatan dan pengalaman hidupnya.

 

Update #1: Biaya Sekolah Menunggak, Tegar Belum Bisa Ambil Ijazah untuk Bekerja

Deni Sarosa ayahanda Tegar, tengah bahagia namun juga cemas serta sedih. Pasalnya Tegar kini telah berhasil menyelesaikan pendidikan SMK nya di SMK Nurul Qolbi, Bogor. Ia bahagia melihat anaknya lulus, namun sedih karena belum bisa membayarkan tunggakan-tunggakan biaya sekolah Tegar.

“Alhamdulillah seneng Pak, lihat Tegar bisa lulus. Tapi bingung, gimana mau ambil ijazahnya Tegar. Soalnya saya masih belum bisa bayar tunggakan-tunggakannya,” tutur Bapak Deni.

Raut sedih juga nampak dari Ibunda Tegar, Junidar Hayati. Ia bercerita tentang permasalahan keuangan keluarganya yang membuat ia belum bisa membayar biaya sekolah Tegar. “Warung yang selama ini diharapkan bisa menambah pemasukan terpaksa harus tutup karena kehabisan modal. Ayahnya juga sekarang tidak mempunyai pekerjaan tetap sehingga tidak bisa menyanggupi kebutuhan pendidikan dik Tegar,” cerita Junidar.

“Tapi alhamdulillah lewat BWA, melalui tangan-tangan baik donatur, semoga ada harapan untuk biaya pendidikan Tegar,” lanjutnya.

Saat ini Tegar tengah memasuki akhir semester 2 kelas XII di SMK Nurul Qolbi, Bojonggede, Kab. Bogor. Seluruh kegiatan belajar di sekolahnya saat ini sudah hampir selesai. Tegar kini hanya  perlu mengambil berkas-berkas hasil belajarnya selama di sekolah seperti Ijazah, SKL, dan lain-lain.

“Sudah sempat ada beberapa informasi lowongan yang mungkin bisa saya masuki, hanya saja mengharuskan melampirkan Ijazah. Jadi ya sekarang saya coba cari-cari orang yang butuh bantuan aja, sembari isi waktu kosong kan sekolah juga udah ga banyak kegiatan,” ucap Tegar seraya berharap bisa segera mengambil ijazah guna memudahkannya untuk melamar pekerjaan.

Sahabat Indonesia Belajar serta para donatur yang dirahmati Allah SWT, mari bersama BWA bantu bayarkan tunggakan-tunggakan sekolah serta biaya pendidikan Tegar. Saat ini Tegar masih membutuhkan bantuan pendidikan sebesar Rp.11.065.400. Semoga Allah SWT meridhoi dan memudahkan langkah kita untuk membantu sesama.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur