Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Lawan Covid-19 Kuatkan Indonesia

Banyak Al Qur’an di Sumbawa Yang Sudah Rusak, Mereka Menanti Wakaf Al-Qur'an Anda

Banyak Al Qur’an di Sumbawa Yang Sudah Rusak

Wabah Covid-19 yang melanda Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan, karena sebarannya bertambah luas dan telah merengut korban jiwa. Data pertanggal 18 April 2020, menunjukan 6.248 orang positif, dengan jumlah meninggal dunia 535 orang dan 631 orang sembuh.

Bahaya wabah Corona ini kemungkinan akan semakin membesar, karena sampai saat ini kesadaran warga dalam menjaga aktivitas sehari-harinya belum tampak.  Pemerintah belum mengeluarkan kebijakan yang membatasi aktifitas di luar rumah bagi warganya, bila terlambat maka resiko yang dihadapi kita semua akan membesar dari hari ke hari.

Oleh karena itu BWA mencoba membantu masyarakat, bahu membahu mengatasi problem yang dihadapi kita semua saat ini.  Masyarakat membutuhkan dukungan berupa kegiatan disinfektan lokasi-lokasi berkumpul, penyediaan hand sanitizer di masjid dan mushola, termasuk dukungan bagi kalangan medis yang berjuang di garda terdepan. Oleh karena itu BWA membundling project Wakaf Ini dengan kegiatan pendukung pencegahan penyebaran wabah Covid-19, setiap Anda berwakaf untuk project ini maka separuh dana Anda akan dialokasikan bagi kegiatan melawan Covid-19.

Mudah-mudahan Allah SWT menolong kita semua, dengan menghilangkan wabah ini sesegera mungkin dan melimpahkan pahala yang besar bagi wakif yang membantu project ini.

Dengan berwakaf Al-Qur’an di BWA, anda tidak hanya memudahkan saudara kita kaum muslimin untuk mendapatkan Al-Qur’an,  namun juga membantu saudara-saudara kita di Indonesia dalam perjuangan melawan wabah virus corona dan yang terdampak lainnya.
----------------------------------------------------------

(Peta Kabupaten Sumbawa)

Tana Samawa atau yang sekarang disebut Kabupaten Sumbawa, kelahirannya tidak lepas dari kelahiran Bangsa Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 dan ditetapkan Undang-undang Dasar 1945 pada tanggal 18 Agustus 1945.  Selanjutnya pemerintah di Tana Samawa menjadi Swapraja Sumbawa yang bernaung dibawah Provinsi Sunda Kecil, sejak saat itu pemerintahan terus mengalami perubahan mencari bentuk yang sesuai dengan perkembangan yang ada sampai dilikuidasinya daerah pulau Sumbawa pada tanggal 22 Januari 1959.

Saat ini Kabupaten Sumbawa adalah sebuah kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan ibu kotanya adalah Sumbawa Besar. Kabupaten ini terletak di sebagian besar bagian barat Pulau Sumbawa, terdiri dari 24 Kecamatan dengan jumlah penduduknya sekitar 509.234 jiwa pada tahun 2017.

Mayoritas penduduk Kabupaten Sumbawa adalah Muslim, namun karena wilayahnya yang luas yaitu 6.643,98 km² banyak desa di Sumbawa yang sulit dijangkau, sehingga mereka tidak memiliki Al Qur’an.  Bahkan ketika disurvey oleh tim BWA bersama Bupati Sumbawa H.M. Husni Djibril pada beberapa mushola di kota Sumbawa Besar saja ditemukan Al Qur’an yang beberapa halaman juz 30 nya hilang, ada juga yang bagian tengahnya robek. “Beginilah kondisi Al Qur’an yang ada di masjid dan TPQ di Sumbawa” papar pak Husni.

Jumlah penduduk yang besar dengan mayoritas adalah muslim, tentu membutuhkan Al Qur’an yang banyak pula. Sebagai sarana pembelajaran Al Qur’an di masyarakat, sementara pasokan dari pemerintah melalui Kemenag RI bisa dikatakan masih sangat kurang.  Warga dan Pak Husni sangat berharap Al Qur’an yang akan di distribusikan BWA nanti dapat menyukseskan program “Tuntas Baca Al Qur’an” di Sumbawa, sekaligus membuat masyarakat lebih dekat dengan Al Qur’an.

Rencananya untuk membantu kebutuhan Al Qur'an warga di Sumbawa dan sekitarnya, BWA akan menyusun project menghimpun wakaf dan mendistribusikan Al Qur’an Wakaf tersebut sebanyak 100.000 Al Qur’an. Tentunya rencana baik ini tidak akan terlaksana bila tidak mendapat dukungan dari kaum muslimin yang lain, jangan biarkan saudara muslim kita ini kesulitan mendapatkan Al Qur’an.  Jika sulit mendapatkan Al Qur’an, perlahan mereka bisa jauh dari Al Qur’an yang pada gilirannya bisa jauh dari kebaikan.

BWA mengajak kaum muslimin untuk mewakafkan sebagian hartanya ke dalam program Wakaf Al Qur’an dan Pembinaan di Sumbawa ini, karena dari setiap huruf Al Qur’an yang dibaca oleh kaum muslimin Sumbawa akan mengalirkan pahala kepada mereka yang mewakafkan Al Qur’an tersebut.

 

Partner Lapang :

Muhtar Hamid

Dana Wakaf yang dibutuhkan :

Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah)

Banyak Al Qur’an di Sumbawa Yang Sudah Rusak, Mereka Menanti Wakaf Al-Qur'an Anda

Update #4: Santri Al-Maliky menjadi Ustadz (Cerita Perjalanan Distribusi)

Iskandar Zulkarnain, salah satu dari 900 santri di Ponpes Al Maliky, Bima, saat ini kelas VIII Tsanawiyah bercita-cita ingin menjadi Ustadz.

(Santri-santri Membutuhkan Al-Qur'an)

(Santri-santri Membutuhkan Al-Qur'an)

"Saya mau jadi ustadz agar bisa mengajarkan Al Quran kepada yang lain", ujarnya.

Iskandar senang dengan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, ngaji, ceramah, dan Pidato. Kegiatan kesehariannya pada pagi hari adalah sekolah umum hingga jam 13.00, lalu pulang ke pondok untuk persiapan belajar di pesantren dari ba'da maghrib hingga pukul 22.00.

Iskandar sangat senang dengan kedatangan tim untuk menyerahkan Al Quran Wakaf di pesantren tempat ia menimba ilmu agama. Kondisi Al-Qur’an yang ada di masjid dan kelas tempat ia dan para santri lainnya belajar sangat mengenaskan, hampir 90% sudah hilang 5 sampai 9 halaman pertama beserta covernya.

"Biar bisa belajar baca Al Quran dengan baik lagi dan bisa mengajarkan kepada santri yang lain, agar kita semakin semangat," kata Iskandar kepada tim.

Semoga distribusi Al-Qur’an di Sumbawa di tahun 2020 ini berjalan dengan lancar dan target 100.000 Al-Qur’an bisa tercapai, InsyaAllah.

Update #3 : BWA Gelar Al Qur'an Road Trip Lombok dan Sumbawa

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Walau masih dalam suasana pandemi covid 19, tidak menyurutkan semangat Badan Wakaf Al Qur'an (BWA)  mendistribusikan  Al Qur'an wakaf demi menyampaikan amanat para wakif dan sahabat BWA ke berbagai daerah di Indonesia yang membutuhkan. Kali ini yang menjadi sasaran distribusi adalah Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Distribusi ke Lombok kali ini merupakan rangkaian dalam kegiatan recovery gempa Lombok tahun 2018. Sejak 2018 telah direalisasikan empat tahap pendistribusian dengan jumlah sudah mencapai 33.400 Al Qur'an wakaf.
 
Al Qur'an Road Trip Lombok-Sumbawa yang diadakan oleh BWA disambut baik Pemda setempat.
 

 

“Alhamdulillah pada  tahap kelima tahun 2020 ini, BWA membawa 30.000 Al Qur'an  wakaf lagi.  Rencananya 22.345 Al Qur'an  untuk Lombok dan 7.655 Al Qur'an  untuk Sumbawa.  Jadi total keseluruhan Al Qur'an  yang didistribusikan ke wilayah Lombok sebanyak 55.745 eksemplar,” kata Direktur Program BWA, Hazairin dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (10/8).

Ia menjelaskan,  Al Qur'an Road Trip Lombok-Sumbawa dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus 2020 sampai dengan 19 Agustus 2020. Kali ini tim  BWA bekerja sama dengan beberapa komunitas setempat seperti Komunitas Hijrah, Aliansi Persaudaraan Islam (API), Mualaf Centre, Komunitas Motor Tua, C3 (Clean Cultur Community), Terune Dedare Sasak, Green Generation dan Galena Logistik. Harapannya  dengan banyaknya komunitas lokal terlibat dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan Al Qur'an  di daerahnya masing masing.

“Perjalanan distribusi kali ini, kami akan dibantu oleh beberapa komunitas lokal dan pemda setempat. Semoga Allah mudahkan perjalanan ini dan distribusi wakaf Al Qur'an dapat terlaksana dengan baik. Sehingga,  akan menambah banyaknya qori, qoriah, hafizh  dan hafizhah yang akan dicetak dari kedua daerah ini.  Karena memang Lombok dan Sumbawa merupakan penghasil qori dan hafizh  di Indonesia,” ujar Hazairin.

 
Sejumlah komunitas mendukung kegiatan Al Qur'an Road Trip Lombok-Sumbawa yang diadakan oleh BWA. 

Ia menambahkan, untuk Lombok, insya Allah sudah terlaksana seluruh jumlah penghimpunan wakaf Al Qur'annya. Sedangkan untuk Sumbawa, dengan targetnya adalah 100 ribu wakaf Al Qur'an, saat ini masih ada kekurangan sekitar 92 ribu an Al Qur'an  lagi. 

“Kami mengajak umat Islam di Indonesia  untuk mendukung kegiatan Wakaf Al Qur'an  ini agar dapat mengangkat dan membantu pendidikan serta pembinaan saudara saudara kita yang ada di Sumbawa khususnya pembinaan Al Qur'an,” tuturnya.

Hazairin menegaskan, BWA mengajak kaum muslimin di mana pun untuk turut serta membantu mewujudkan program pendistribusian dan pengajaran Al Qur'an di Lombok dan Sumbawa. “Insya Allah, sumbangsih yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalirkan kebaikan berlipat ganda,” paparnya.

Sumber : https://republika.co.id/berita/qeuwvy374/bwa-gelar-alquran-road-trip-lombok-dan-sumbawa

Update #2 : Al Qur'an Wakaf Untuk Al Qur'an Road Trip Lombok dan Sumbawa Sudah Berangkat

Kabar Baik Dari Baitul Qur'an BWA!

Alhamdulillah, 30.000 Al-Qur'an BWA siap didistribusikan kepada saudara-saudara kita di Lombok dan Sumbawa!

Semoga Allah meridhai perjalanan distribusi tim BWA menuju Lombok dan Sumbawa yang Insya Allah dilakukan di awal Agustus ini.  Pastikan Sahabat Wakaf mengikuti perjalanan kami, ya.


 

Yuk buat yang belum berpartisipasi dalam project Wakaf Al-Qur'an dan Pembinaan Kabupaten Sumbawa.  

Klik https://www.wakafquran.org/banyak_al_quran_di_sumbawa_yang_sudah_rusak_mereka_menanti_wakaf_al-quran_anda/ atau salurkan wakaf ke rekening berikut:

BNI SYARIAH: 155.000.1511?
SYARIAH MANDIRI: 788.9911.117?
MANDIRI: 122.000.3.000.000
BRI SYARIAH: 103.857.4082?
BCA: 627.01.666.26
BANK MUAMALAT: 121.003.8884
PERMATA BANK SYARIAH: 097.554.0898
DANAMON SYARIAH: 103.73.000.8
CIMB NIAGA SYARIAH: 860.007.582.500

a.n Badan Wakaf Al Qur’an

Untuk ketertiban administrasi mohon sertakan infaq kode unik 446 di belakang nominal sedekah, contoh: Rp.500.446

Subscribe and follow
Youtube: wakafquran
Website : www.bwa.id
Facebook : wakafalquran
Instagram : @wakafquran

#BWA #2020SejutaQuran Kuatkan Indonesia #KonsistenBeramal #MyWakafMyLifeStyle
#corona #dirumahaja  #wakafquran

Update #1: MUI Dukung Rencana BWA Distribusi Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa

Rencana BWA mewujudkan #2020 Sejuta Al-Qur’an Kuatkan Indonesia mendapat sambutan dan dukungan Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, Ustadz Syukri, S.Ag. Hal ini menjadi tambahan motivasi BWA untuk menghimpun dan mendistribusikan Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

 “Tentunya, ya, kami sangat mendukung program BWA untuk menyalurkan Al-Qur’an ke masjid- masjid, majelis taklim ataupun rumah rumah warga. Kami akan bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Sumbawa untuk mengawal distribusi Al-Qur’an di sini,” kata Ustadz Syukri.

(Dukungan dari Berbagai Pihak Untuk Menyukseskan #2020 Sejuta Qyr'an BWA)

(Dukungan dari Berbagai Pihak Untuk Menyukseskan #2020 Sejuta Al-Qur'an BWA)

Kegiatan pengadaan Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa tidak terlepas dari keprihatinan BWA terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten Sumbawa akan Al-Qur’an. Mayoritas penduduknya beragama Islam sehingga Al-Qur’an yang dibutuhkan pun banyak. Selama ini pasokan dari Kementerian Agama masih sangat kurang terutama ke desa-desa kecil sehingga banyak warga yang tidak memiliki Al-Qur’an.

Tak hanya Al-Qur’an yang jumlahnya kurang, kondisi Al-Qur’an pun kurang layak dibaca. Kondisi ini dibenarkan oleh Bupati Sumbawa, H.M. Husni Djibril, B.Sc. saat survei bersama BWA.

“Kami akui Al-Qur’an di sini memang ada. Namun, ya, bisa kita lihat sendiri. Al-Qur’an yang ada sudah robek, halaman atau sampulnya terlepas. Bahkan halamannya pun sudah ada yang hilang, terutama Juz 30. Kondisi ini menyulitkan warga mengkhatamkan bacaran dan hafalannya,” ujar Pak Husni.

Adapun pengumpulan dana Wakaf Al-Qur’an dan Pembinaan Kabupaten Sumbawa telah mencapai 8,91% per Maret 2020. Pencapaian tersebut masih jauh dari target 100.000 Al-Qur’an.

Yuk mulai berwakaf Al-Qur’an untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Sumbawa agar mereka mampu menghafal dan mengkhatamkannya. Insya Allah, Al-Qur’an yang kita wakafkan tidak hanya menjadi ladang pahala, tetapi juga menjadi kesempatan menguatkan ukhuwah.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis