Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Bapak Ojol Ini Kebingungan Mencari Biaya Berobat Bayinya

Semenjak tujuh bulan kelahirannya, Muhammad Kafi Rijal (1,5 tahun) sudah didiagnosis menderita penyakit tuberkulosis (TB), Hal ini tentu membuat Muliyadi (35 tahun/ayah) dan Alfiyah (37 tahun/ibu) khawatir terhadap kondisi kesehatan anaknya. Hingga akhirnya kedua orang tua Kafi membawanya ke RSUD Kebayoran Baru untuk mendapatkan penanganan secara medis.

(M Kafi sedang menjalani perawatan)

Beberepa kali menjalani perawatan di RSUD Kebayoran Baru belum juga mendapati perubahan yang signifikan. Hal ini disebabkan rumah sakit tersebut belum memiliki ruangan NICU, hingga Kafi harus kembali dirujuk ke RSUD Pasar Minggu.

Sempat mendapat perawatan di ruang NICU RSUD Pasar Minggu, beberapa minggu kemudian Kafi harus kembali dirujuk ke RSCM  Jakarta, karena tidak tersedianya obat dan alat kesehatan yang memadai. Setelah menjalani perawatan di RSCM, Kafi mendapat pemeriksaan laboratorium dan mendapat diagnosis baru yakni Kafi menderita penyakit lumpuh otak (cerebral palsy), spondilitis TB dan gizi buruk.

(M Kafi bersama orang tuanya)

Semenjak menjalani perawatan di RSCM pada September 2018, kondisi Kafi mulai mengalami perubahan, walaupun tidak menyeluruh namun hal ini cukup membuat kedua orang tuanya bahagia. Namun tetap saja Kafi masih harus rutin menjalani perawatan di RSCM terutama untuk penyakit lumpuh otak karena sangat mempengaruhi saraf motorik untuk pergerakan tubuh, jadi Kafi harus rutin menjali serangkaian terapi agar fungi dari saraf dan motoriknya kembali normal.

Untuk transportasi ke RSCM, kedua orang tua kafi biasa menggunakan ambulance milik pemerintah, sebab tidak dipungut biaya. Tapi terkadang kedua orang tua Kafi terpaksa menggunakan taksi online jika ambulan tidak tersedia, sudah pasti kedua orang tua Kafi harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk ongkos taksi online tersebut.

Saat ini sang ayah hanya bekerja sebagai ojek online (ojol) dengan pendapatan yang sangat tidak menentu, karena selain harus bekerja, ayah Kafi juga harus menemani anak dan istrinya menjalani perawatan di rumah sakit.

Kafi sangat membutuhkan sekali asupan nutrisi dari susu formula, akan tetapi orang tuanya sangat bingung karena harga setiap kaleng susu formula tersebut cukup mahal, belum lagi kedua orang tua Kafi harus menebus obat-obatan yang tidak tercakup BPJS, dan mengurusi kebutuhan Kafi yang lainnya.

Untuk mengurangi beban keluarga Muhammad Kafi Rijal, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK). Sehingga Kafi bisa berobat secara optimal dan semoga kita semua mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

Sedekah yang Dibutuhkan:

Rp 65.000.000,-

Mitra Lapang:

Wahyu

Bapak Ojol Ini Kebingungan Mencari Biaya Berobat Bayinya

Update #1. Kaffi Mulai Membaik

Pada kamis (5/19) tim Sedekah Kemanusiaan (SK) Badan Wakaf al Quran (BWA) kembali mengunjungi rumah M. Kaffi Rizal (1,5 tahun) untuk melihat kondisinya sekaligus menyalurkan donasi tahap awal yang terkumpul dari para donatur BWA. Kondisi Kaffi membaik dan ada sedikit perubahan, tubuhnya mulai aktif tidak seperti sebelumnya. Dimana Kafi hanya bisa terbaring lemah di atas tempat tidurnya, sebagian tubuhnya masih kaku dan sulit untuk digerakan.

Saat ini Kafi memang masih menggunakan selang NGT untuk mengkonsumsi nutrisi dari susu formula, namun sedikit demi sedikit Kaffi mulai bisa minum air mineral melalui mulut. Tentu perubahan yang sangat baik ini membuat kedua orang tuanya bahagia. Selain itu perubahan lainnya, Kafi sudah tidak lagi mengalami kejang-kejang dan demam. InsyaAllah setelah lebaran I’dul Fitri nanti Kafi akan kembali melakukan fisioterapy di RSCM Jakarta.

“Terimakasih atas donasi yang telah diberikan untuk Kaffi, donasi ini akan kami gunakan untuk biaya berobat Kafi dan kebutuhan kafi sehari-hari. Dan terima kasih juga kepada Badan Wakaf Al Quran yang telah membantu mencarikan donasi”. Ujar Alfiyah (37 tahun/ibu)

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.