Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Al Quran & Pembinaan

Berbagi Al-Qur’an Hingga ke Pelosok Negeri

Berbagi Al-Qur’an Hingga ke Pelosok Negeri

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia kebutuhan mushaf Al-Qur’an tentu sangat tinggi di Indonesia. Wakaf Al-Qur’an adalah salah satu solusi atas kebutuhan ini. Ada beberapa hal yang menjadi latar belakang akan pentingnya wakaf Al-Qur’an di Indonesia,

  1. Jumlah kebutuhan Al-Qur’an yang tinggi di Indonesia yang belum dapat dipenuhi oleh kapasitas produksi, seperti yang pernah disampaikan oleh Kementrian Agama RI. (https://www.republika.co.id/berita/qsbjwf320/jumlah-mushaf-alquran-yang-beredar-belum-cukupi-kebutuhan)
  2. Banyaknya muslim di Indonesia yang belum bisa baca Al-Qur’an. (https://www.republika.co.id/berita/qrg3fn366/65-persen-muslim-indonesia-tidak-bisa-baca-alquran)

Atas dasar dua hal di atas, BWA dan LWNT Indosat melakukan kerja sama untuk menghimpun sejumlah Al-Qur’an wakaf yang nantinya akan didistribusikan ke pelosok negeri Indonesia, yaitu Bengkulu, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Utara.

(Al-Qur’an Pelosok Negeri)

Salah satunya terkait Al-Qur’an wakaf yang nantinya akan didistribusikan ke Bengkulu adalah jumlah masjid yang di provinsi Bengkulu sebanyak 2.944 dan jumlah pondok pesantren yang ada disana berjumlah 52.

Islam sendiri masuk ke Bengkulu sekitar pada tahun 1500an dan mulai berkembang pesat pada sekitar tahun 1600an. Dakwah islam masuk ke Bengkulu melalui beberapa jalur, di antaranya melalui Sumatera Barat, Sumatera Selatan (Palembang), dan interaksi antara kerajaan-kerajaan yang ada di Bengkulu dengan kerajaan Banten Islam di tanah Jawa.

(Pulau Enggano, Salah Satu Titik Distribusi Qur'an)

Meskipun muslim adalah mayoritas di Bengkulu, ternyata masih banyak masyarakat di sana yang belum bisa membaca Al-Qur’an atau buta huruf Al-Qur’an. Faktor utama yang menyebabkan hal tersebut adalah sulitnya untuk mendapatkan Al-Qur’an khususnya bagi masyarakat di daerah pedalaman, seperti yang ada di Kabupaten Seluma dan juga pulau terluar yang ada di provinsi Bengkulu yaitu Pulau Enggano.

(Al-Qur’an Banyak Ditemukan Dalam Kondisi Rusak)

Dengan tingginya tingkat kebutuhan Al-Qur’an di Pulau Enggano ini tidak sebanding dengan jumlah Al-Qur’an yang ada di masjid-masjid, bahkan kebanyakan masjid-masjid disana Al-Qur’an nya sudah rusak.

BWA dengan program Wakaf Al-Qur’an dan Pembinaan (WAP) nya ingin menghapuskan buta huruf Al-Qur’an yang ada di Bengkulu yaitu dengan mendistribusikan Al-Qur’an wakaf sebanyak 100.000 untuk Provinsi Bengkulu.

BWA mengajak untuk mensukseskan proyek WAP Bengkulu ini, agar saudara-saudara muslim kita di pedalaman Bengkulu bisa mudah mendapatkan Al-Qur’an sekaligus menduduk para dai yang ada disana untuk mengajarkan Al-Qur’an kepada generasi penerus bangsa.

(Kerjasama BWA dengan LWNT Indosat Distribusikan Al-Qur’an Wakaf)

Dari survey yang dilakukan oleh BWA, secara umum daerah pelosok memang sangat membutuhkan dukungan penyediaan Al-Qur’an wakaf, dikarenakan :

  1. Tidak semua rumah umat Muslim memiliki Al-Qur’an.
  2. Jumlah Al-Qur’an di pondok pesantren lebih sedikit dari jumlah santri yang belajar.
  3. Jumlah Al-Qur’an di masjid lebih sedikit dari jumlah jamaah masjid.
  4. Banyaknya Al-Qur’an yang rusak di masjid atau pun pesantren.
  5. Dengan berkurangnya sarana ibadah akibat bencana akan menyebabkan kurangnya jumlah Al-Qur’an.
  6. Harga Al-Qur’an mahal dan sulit didapat di pelosok atau pedalaman.

Kerja sama antar lembaga BWA dan LWNT Indosat ini adalah yang kedua kali, insya Allah dengan niat untuk melayani umat, BWA dan LWNT Indosat akan saling bahu membahu mewujudkan Al-Qur’an wakaf Pelosok Negeri tahap II di Pelosok Bengkulu, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Utara.

 

Nilai Wakaf yang Dibutuhkan:

Rp.1.000.000.000 (Sepuluh Ribu Al-Qur’an Wakaf @Rp.100.000)

 

#BWA #InovasiWakaf #AlQuran #WAP #WakafAlQuran dan Pembinaan

#SejutaQuran Satukan Indonesia

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.