Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Al-Qur'an & Pembinaan

Berinvestasi Pahala di Lereng Gunung Slamet dan Pesisir Tegal.

Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi ke dua di Jawa Tengah dengan ketinggian 3.428 Mdpl, secara geografis Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang.

Jika kita berkunjung menuju Gunung Slamet maka sepanjang jalan pasti akan disuguhkan dengan keindahan alamnya berupa perbukitan yang di tanami tanaman sayur-mayur, tanaman buah, Kebun teh dan lainnya.

Di Puncak Gunung Slamet juga terkenal dengan keindahannya bagaikan negeri di atas awan, dari atas gunung ini saja kita dapat melihat beberapa puncak gunung seperti Puncak Gunung Sindoro dan  Sumbing. di wilayah Gunung Slamet juga memiliki banyak daerah wisata alam yang tersebar di wilayah Guci, Baturaden, Sendang Pitu dll.

Selasa 4 Desember 2018 tim BWA melaksanakan perjalanan survey kebutuhan Al-Qur’an di sekitaran lereng Gunung Slamet. Banyak pesantren, masjid dan sekolah berbasis islam yang ternyata sangat membutuhkan Al-Qur’an(Mushaf), sebagai media pembelajaran

(Habib Muhammad At Attholibiyah dan TIM BWA)

Salah satunya pesantren atau sekolah yang kami temui milik Habib Muhammad At Attholibiyah seorang ulama yang giat berdakwah menyebarkan syiar islam hingga ke pelosok-pelosok desa di lereng kaki Gunung Slamet. Di Salah satu sekolah dan pesantren miliknya ini SMK At Attholibiyah kurang lebih ada 1000 pelajar yang membutuhkan Al-Qur’an, sedangkan rata-rata kondisi Al-Qur’an yang ada sudah tak layak, padahal para santri di sini kebanyakan para penghafal Qur’an.

Kemudian kami juga mengunjungi seorang pengurus Yayasan pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPMNU) se kabupaten Tegal, Beliau adalah Ustadzah Nur Inayah yang membina kurang lebih 573 TPQ di wilayah Tegal. Selain menjadi pengurus YPMNU Ustadzah Inayah juga memiliki pesantren Tahfidz Nurul Hikmah hal serupa juga kami temui di pesantrennya bahwa banyak santri yang membutuhkan Al-Qur’an.

(Kyai H. Chumaidi ZA, SH., M,Hum)

Setelah itu kami bersilaturahim ke rumah Kyai H. Chumaidi ZA, SH., M,Hum MUI Kabupaten Tegal menurutnya "Umat Islam di Indonesia ini mayoritas tapi kok masih banyak yang belum bisa baca Qur'an ", Kondisi ini sangat memprihatinkan khususnya di wilayah pesisir dan pelosok daerah yang jauh dari pembinaan. “Harapan saya semoga dengan adanya Badan Wakaf Al-Qur’an ini (Al-Qur’an) dapat menjangkau hingga saudara-saudara muslim kita di pelosok”.

(Kyai H. Chambali Utsman)

Ajakan untuk berinvestasi pahala juga di sampaikan oleh Rais Syuriyah PCNU Tegal Kyai H. Chambali Utsman beliau memaparkan cara termudah untuk berinvestasi pahala yakni melalui mushaf Al-Qur’an, kenapa mushaf Al-Qur’an? Karena jika mushaf Al-Qur’an ini di pelajari dan kemudian di amalkan, diajarkan melalui para santri serta penghafal Qur’an maka pahalanya akan terus mengalir sepanjang masa, karena ilmu Al-Qur’an yang di baca dan di ajarkannya tersebut mengalirkan manfaat bagi kehidupan ummat manusia. Oleh karena itu jangan ragu untuk berinvestasi pahala melalui Badan Wakaf Al-Qur’an.

(DPRD Drs. Ahmad Sayuti)

Dukungan juga datang dari seorang anggota dewan DPRD Drs. Ahmad Sayuti, beliau menyampaikan bahwa ini adalah kegiatan yang sangat mulia. Untuk itu kami mengajak kepada kaum muslimin membantu sesama saudara muslim agar dapat memiliki mushaf Al-Qur’an. Khususnya melalui project Wakaf Al-Qur’an di lereng Gunung Slamet dan Pesisir Tegal.

Oleh karena itu BWA bersama partner lapang dan ustadz setempat dalam program Wakaf Al-Qur’an dan Pembinaan #2019SejutaQuran Bangkitkan Indonesia di wilayah lereng Gunung Slamet dan Pesisir Tegal tersebut membutuhkan sekitar 50.000 Al-Qur’an dan 5000 Iqra.

 

Biaya yang di Butuhkan

Rp 5.000.000.000,-

 

Partner Lapang

Ustadz Budiman Ahmad

Berinvestasi Pahala di Lereng Gunung Slamet dan Pesisir Tegal.

Update #2: Pekik Takbir Para Santri Menyambut Al Qur’an Wakaf

Dalam setiap perjalanan tim BWA mendistribusikan Al-Qur'an, pasti akan menemui hal-hal menarik yang berbeda antara daerah distribusi satu dengan yang lainnya, salah satunya di wilayah Kecamatan Bojong dan Kecamatan Bumi Jawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Kali ini tim BWA pada Sabtu 6 April 2019 menuju ke beberapa pesantren dan majelis ta'lim. Salah satunya di PP At-Tauhidiyah pimpinan Syekh Ahmad Armania di Desa Cikura, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Propinsi Jawa Tengah.

(Al-Qur'an Siap Didistribusikan di Wilayah Lereng Gunung Slamet)

(Al-Qur'an Siap Didistribusikan di Wilayah Lereng Gunung Slamet)

Dalam perjalanan menuju Cikura mobil pengangkut Wakaf Al-Qur'an yang dibawa bersama dengan Tim 2 menghadapi berbagai kendala. Mobil tim 2 sempat mogok, karena jalan yang dilalui begitu berliku tajam dan menanjak. Hal ini membuat khawatir rekan kami, Taufan Ekayana dan Dersopan karena mobil sempat mundur ke belakang, beruntung tim BWA sigap untuk mengganjal ban belakang dan alhamdulillah tidak sampai terjadi kecelakaan.

Tidak lama kemudian tim 1 datang untuk membantu. Karena mobil pickup tidak kuat menanjak, maka sebagian Al-Qur'an dipindahkan ke mobil tim 1.  Alhamdulillah sesampainya di Pondok Pesantren At-Tauhidiyah kami dapat menyampaikan amanah wakaf Al-Qur'an kepada para santri, senang melihat santri sangat antusias menerima Al-Qur'an wakaf ini.

(Para Santri Berkumpul Menyambut Al-Qur'an Wakaf)

(Para Santri Berkumpul Menyambut Al-Qur'an Wakaf)

Apalagi ketika kami tiba di pesantren asuhan Habib Muhammad, pimpinan Pondok Pesantren At-Tholibiyah timbul rasa semangat kembali dan rasa lelah kami hilang karena santri yang sedang berkumpul mempekikan takbir saat Al-Qur'an wakaf tiba dan di umumkan oleh Habib bahwa Al-Qur'an ini langsung untuk para santrinya.

(Habib Muhammad Bersama Tim BWA)

(Habib Muhammad Bersama Tim BWA)

Ini mengingatkan kami saat datang 4 bulan yang lalu ketika itu kondisi Al-Qur'an banyak yang rusak, alhamdulillah hari ini tim BWA membawakan amanah wakaf Al-Qur'an yang di titipkan oleh para wakif kepada para santri, dan di akhir waktu pembagian Al-Qur'an para santri dengan lantang dan serentak menggemakan 2019 Sejuta Quran Bangkitkan Indonesia. Allahu Akbar, Allahu Akbar..

#2019SejutaQuranBangkitkanIndonesia #WAPLerengGunungSlamet

Update #1: Menyebrangi Deras Arus Sungai untuk Mendistribusikan Al Qur’an di Lereng Gunung Slamet

Pada hari Rabu, 3 April 2019 tim Badan Wakaf Al-Qur’an berangkat dari Jakarta jam 22.00 WIB dan tiba keesokan harinya di Tegal jam 05.00 WIB, seusai sholat subuh tim melakukan kordinasi dengan partner lapang dan tim daerah untuk menentukan titik-titik jalur lokasi pendistribusian Wakaf Al-Qur'an di Lereng Gunung Slamet ini. Alhamdulillah pada kesempatan distribusi tahap pertama ini kami membawa Al-Qur’an wakaf sebanyak 22.500 Mushaf.

(Perjalanan Distribusi Al-Qur'an di Lereng Gunung Slamet)

Di hari pertama kami memutuskan untuk menuju Dukuh Wadas Gumantung, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes. Selama perjalanan, kami di hadapkan dengan medan yang begitu menantang. Jalan berbatu yang rusak dan trek jalan berliku harus kami lalui dalam perjalanan distribusi ini.

Di tengah perjalanan menuju Dukuh Wadas Gumantung, kendaraan yang kami tumpangi terpaksa berhenti, dikarenakan jembatan yang menghubungkan antar desa telah putus dan rusak diterjang banjir bandang pada tahun 2016 lalu dan belum diperbaiki.

Tim kemudian memutuskan untuk menyeberangi sungai dengan berjalan kaki, karena apabila tidak maka Al-Qur'an ini tidak bisa terdistribusikan sampai ke lokasi. Pasalnya lokasi yang kami tuju ini merupakan salah satu daerah rawan krisis aqidah dan pemurtadan.

Alhamdulillah partner lapangan yang kami kontak sudah menunggu di seberang sungai. kami pun  bergegas dan melaluinya, walaupun sungai ini cukup dangkal hanya sedalam paha orang dewasa, kami harus berhati-hati menjaga dus-dus yang berisi Al-Qur'an ini agar tidak jatuh dan basah.

Semua kesulitan yang kami lalui hari ini hilang begitu melihat wajah sumringah masyarakat yang menerima bantuan Wakaf Al-Qur'an, semoga dengan adanya Wakaf Al-Qur'an dan Pembinaan ini menjadikan aqidah saudara muslim kita semakin kuat.

Perjalanan mendistribusikan Al-Qur'an yang begitu berat harus kami lalui sebab ini merupakan amanah dari para wakif. Melihat semangat kaum muslim di daerah Dukuh Wadas Gumantung membuat kami terharu dan bersemangat kembali untuk melanjutkan distribusi ke titik yang lainnya di lereng Gunung Slamet ini. Semoga hal ini memberikan semangat pula kepada para wakif untuk terus berwakaf Al-Qur'an bagi saudara-saudara kita yang membutuhkannya.

 

#2019SejutaQuranBangkitkanIndonesia #WAPLerengGunungSlamet

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 5.000.000.000



17.07%
Butuh Rp 4.146.294.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.