Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Bu Endang Ingin Sembuh dari Stroke

Ibu Endang Supriyati (41) terkena stroke dan dirawat rumah sakit Muhammadiyah Taman Puring Jakarta pada pertengahan bulan Juni 2012 lalu.

Dari hasil pemeriksaan dokter kondisi gula darahnya mencapai 500 dan tekanan darahnya mencapai 220, padahal kondisi normal gula darah 200 dan tekanan darah 110, untunglah pembuluh darah di kepala tidak pecah dan segera ditangani rumah sakit.

“Untung ibu endang segera dibawa ke rumah sakit, kalau tidak bisa menyebabkan lumpuh total dan bahkan meninggal”, ucap dokter yang ditirukan oleh pak Ali Maksum suami ibu endang.  Bu Endang dirawat  dirumah sakit selama 7 hari, karena biaya yang tinggi Ibu Endang terpaksa pulang dari rumah sakit.  

Setelah keluar dari Rumah Sakit, Ibu Endang hanya berbaring di tempat tidur. Ibu satu anak ini tinggal di daerah kelurahan Cipulir Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Untuk melakukan aktivitas keseharian seperti makan, minum dan buang air harus dibantu oleh orang lain.

Untuk mengobati penyakitnya, ibu Endang rencananya akan menjalani pengobatan kombinasi antara akupuntur dan bekam. Sedangkan untuk pemulihannya akan menggunakan obat-obatan herbal.

Donasi yang dibutuhkan

Rp. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah)

Partner lapang

Ibu Lazuarti 

Bu Endang Ingin Sembuh dari Stroke

Update Perkembangan Bu Endang

Alhamdulillah, proses pengobatan alternative yang dijalani oleh bu Endang berdampak positif terhadap kesehatan bu Endang. Sebelumnya tubuh beliau mati rasa sebagian dan hanya bisa terbaring dikamar tidur dan tidak bisa berjalan. Saat ini kondisi beliau sudah bisa berjalan dan bisa melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhannya sendiri seperti makan atau buang air.

Pada saat ibu Endang terbaring dan tidak bisa berbuat apa-apa, ibu dan adiknya ikut menjaga beliau untuk memenuhi kebutuhan keseharian ibu Endang baik untuk makan dan buang air. Sejak mengalami kesehatan yang positif, Ibu dan adiknya pulang kembali ke rumah mereka di daerah Slipi. Saat ini ibu Endang di temani oleh anaknya, Auliya Kamil yang berusia 3 tahun.

Semangat untuk sembuh yang dimiliki oleh Ibu ini dikarenakan anaknya yang senantiasa menjaga dan menghibur beliau. Karena suami beliau harus mencari nafkah dengan membuka bengkel dinamo di daerah Joglo, Jakarta Barat.

Kamil menjadi penyemangat ibu Endang untuk sembuh, karena beliau ingin mendidik Kamil menjadi anak yang Sholeh dikemudian hari. Tatkala sang ayah hendak pergi kerja, sang ayah memberi pesan pada Kamil “jangan nakal, dan jaga Umi dirumah”.

Kita berharap bu Endang bisa segera pulih dan bisa menjalankan aktivitas keseharian beliau dalam mendidik sang anak dan aktif lagi dalam kegiatan kajian keislaman dilingkungannya.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.