Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Bukan Hanya Satu, Kebocoran Jantung Aileen Ada 25 Titik

Bukan Hanya Satu, Kebocoran Jantung Aileen Ada 25 Titik

Jantung Adinata Aileen (2 tahun) bocor. Bukan hanya satu tapi sampai 25 titik kebocoran. Pertama kali diketahui ketika usianya baru dua pekan. Saat itu ia sering muntah-muntah.

Ketika Tusfen (36 tahun), ibunya Aileen, memberinya ASI, batuk semakin parah ketika darah ikut keluar dari bayi mungil itu. Mendapati hal ini kedua orang tua Aileen membawa ke rumah sakit yang ada di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan, dokter memvonis Aileen mengalami bocor jantung, PDA dan TOF. Kebocoran yang terjadi pada jantung Aileen sebanyak 25 titik. “Diameter lubang sebesar tetesan air, seperti titik-titik,” ujar dokter di rumah sakit.

(Adinata Idap Kebocoran Jantung)

(Adinata Idap Kebocoran Jantung)

Mendapati hal ini kedua orang tua Aileen sangat terkejut dan tak menyangka jika bayi sekecil itu harus mendapat ujian yang cukup berat seperti ini. Mereka mencoba untuk tetap tegar dan terus berikhtiar agar putra tercintanya mendapat penanganan yang lebih baik.

Ketika usia Aileen memasuki satu tahun delapan bulan, ia menjalani operasi kateterisasi jantung. Hal ini dilakukan guna mendiagnosis dan mengobati kebocoran pada jantungnya.

Lima bulan setelah dilakukan operasi pertama pihak keluarga meminta agar bisa dirujuk ke RSCM Jakarta. Bukan tanpa sebab, mereka tak tega melihat putranya terus mengeluh sakit pada bagian dada.

“Saya tidak tega melihat Aileen terus mengeluh sakit, ditambah lagi Aileen terus menerus meremas dada sebelah kiri sambil menangis,” ujar Tusfen.

Sejak pertengahan November 2021 hingga ke depan, Aileen diharuskan rutin menjalani perawatan dan pengobatan di RSCM Jakarta. Hal ini diperlukan untuk menghadapi operasi besar pada jantungnya.

Untuk tindakan operasi telah tercakup BPJS, akan tetapi ada beberapa kebutuhan obat-obatan dan vitamin yang harus mereka tebus di luar apotik rumah sakit.

Selama Aileen menjalani perawatan di rumah sakit sang Ayah tak lagi bisa bekerja di sawah, karena ikut mendampingi Aileen di Jakarta bersama Tusfen. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka berutang kepada saudara yang ada di desa dan sekitar Jakarta.

Kedua orang tua Aileen cukup bingung untuk menjalani hari-hari mendatang, sebab waktu operasi tak tentu kapan dilakukan, sementara kebutuhan sehari-hari harus terpenuhi khususnya vitamin dan nutrisi bagi si buah hati.

Untuk mengurangi beban keluarga warga Pangandekan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah tersebut, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslim bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga kebutuhan sehari-hari khususnya obat-obatan dan vitamin yang tak tercakup BPJS bisa ditebus.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.25.250.000

Mitra Lapang:

Wahyu

 

#BWA #InovasiWakaf #SK #Sedekah #SedekahKemanusiaan

 

Belum ada Update

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 25.250.000



31.43%
Butuh Rp 17.314.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur