Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Capek Sedikit Saja, Badan Arjuna Membiru dan Nafas Terengah-engah

Capek Sedikit Saja, Badan Arjuna Membiru dan Nafas Terengah-engah

Arjuna Saputra (6 tahun) hanya dapat melihat teman-teman sebayanya asyik bermain sambil berlarian. Beberapa kali mencoba ikut berlari tetapi baru sebentar sudah langsung merasa letih, nafas terengah-engah dan badan pun membiru.

Akhirnya, keseharian Arjuna lebih banyak dihabiskan dengan diam. Hal itu terjadi lantaran Arjuna mengalami kebocoran jantung (ToF/tetralogy of falet), penyakit bawaan lahir. Pada usia 6 bulan hingga 2 tahun ia kerap demam setidaknya sebulan dua kali.

(Arjuna Alami Kebocoran Jantung)

(Arjuna Alami Kebocoran Jantung)

Awal berobat, konsultasi ke puskesmas, lalu dibawa ke RSD Mayjend HM Ryacudu Lampung Utara. Kemudian ke RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Lalu pada usia 4 tahun ke RS Harapan Kita.

Di Harapan Kita ia menjalani operasi pertama paru-paru. “Operasi dilakukan lantaran ukuran paru-paru tidak membesar seiring dengan bertambahnya umur. Sehingga nafas menjadi terengah-engah,” ujar Citra Haryanto (33 tahun), ayahnya Arjuna, kepada BWA, di salah satu rumah singgah yang ada di Jalan Kota Bambu Selatan, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Pasca operasi, Kedua orang tua Arjuna harus pulang-pergi Jakarta-Lampung untuk memeriksakan anaknya. Arjuna pun melakukan kontrol rutin tiga bulan sekali. Kontrol yang dilakukan berupa EHO, rontgen, CT-scan untuk melihat kondisi jantung dan paru-paru.

(Arjuna dan Ayahnya)

(Bekas Jahitan di Punggung Arjuna)

“Satu tahun empat kali ke Jakarta. Sekali ke Jakarta bisa 1 bulan, bahkan beberapa kali bisa mencapai 3 bulan. Transportasi dari Lampung menggunakan bus,” ujarnya.

Karena kontrol berlangsung bertahun-tahun maka Citra pun mulai kebingungan memenuhi ongkos PP Lampung-Jakarta, biaya hidup selama di Jakarta dan juga obat-obatan dan makanan Arjuna yang tidak tercakup BPJS seperti obat asfilet, vitamin, susu dan daging. Pasalnya, tabungannya sudah habis dan utangnya semakin bertumpuk.

Lelaki yang bekerja sebagai petani kopi ini berharap Allah SWT memberikan rezeki halal dari berbagai jalan sehingga Arjuna bisa terus kontrol hingga sembuh dari penyakitnya.

Untuk mengurangi beban keluarga Arjuna, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui Program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga biaya akomodasi dan biaya pengobatan yang tak tercakup BPJS tertutupi.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.49.250.000

Mitra Lapangan:

Ali Jabbar

 

#BWA #SedekahKemanusiaan #SK

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis