Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Cerita Raffa Yang Lahir Tanpa Anus, Kini Mengajar Ngaji

Meskipun setiap hari harus tampil seperti orang hamil karena penyakit megakolon (pembesaran abnormal pada usus besar sehingga terjadi penumpukan kotoran di dalam usus besar) yang dideritanya sejak kecil, siswi kelas 8 SMP Muhammadiyah Kluwut, Raffa Ayu (14 tahun) tetap semangat sekolah.

Sosok Raffa juga ternyata luar biasa, walau kondisi badannya lemah, dia masih sempat mengajar ngaji Juz Amma kepada anak-anak di TPA. Walaupun setelah pulang kecapean dan langsung berbaring lama.

Kabar terakhir adalah sesuatu yang menyedihkan. Saluran Anus buatan milik Raffa mengalami gangguan, sehingga Dokter menyarankan pembuangan harus dikembalikan melalui perut (kolostomi). Sutriyah sangat terguncang mendengar penuturan dokter tersebut.

Yang saya inginkan Raffa bisa normal dengan dibuatkan saluran anus yang baru seperti para penderita yang sama dengan Raffa Ayu,  mereka kan bisa sembuh,” ujar Sutriyah (40 th).

rafa bersama ibu

(Raffa bersama Ibunda tercinta)

Maka pada 17 April 2017, dokter di RS tempat Raffa berobat memberikan surat rujukan ke RS RSCM Jakarta. Namun hingga kini, Raffa masih saja tetap tinggal di rumahnya di Grinting, RT 6 RW 3 Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah. Karena ketiadaan biaya. Baik untuk berobat dan operasi di RSCM maupun akomodasi selama di Jakarta nanti.

rafa

(Raffa dan Sutriyah)

Sutriyah, yang kadang bekerja menjadi buruh cuci dan pelayan warung, pasrah dengan keadaan anaknya. Rasmadi (45 th) ayahnya Raffa yang bekerja di rantau tidak bisa berbuat banyak. Dapat mengirim uang untuk kehidupan sehari-hari keluarganya saja sudah bagus.

Untuk mengurangi beban keluarga Raffa, melalui program Sedekah Kesehatan, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah. Sehingga tindakan medis dapat dilakukan segera dan kita semua mendapatkan pahala berlimpah dari Allah SWT lantaran telah membantu sesama. Aamiin.[]

Donasi yang dibutuhkan : Rp. 85.700.000,-

Mitra lapang:

Selamat Muzakkir

Cerita Raffa Yang Lahir Tanpa Anus, Kini Mengajar Ngaji

Update # 1. Setelah Lama Menanti, Akhirnya Raffa Bisa Operasi Di Jakarta

Update # 1. Setelah Lama Menanti, Akhirnya Raffa Bisa Operasi Di Jakarta

Setelah diskusi dengan berbagai pihak termasuk dengan Badan Wakaf Al Quran (BWA), Raffa akhirnya dibawa ke RSCM Jakarta pertengahan Mei lalu. Raffa dan Ibundanya didampingi oleh pengurus pemuda karangtaruna, diantaranya Pak Selamet Muzakir, Pak Rudi dan Mas Dedi Jaya.

rafa

(Situasi Saat Raffa di KM 150 Brebes -Jakarta)

Perjalanan dari Brebes menuju Jakarta memang sangat jauh dan melelahkan. di KM 150, Raffa ngedrop dan terpaksa dilarikan ke RS Saeful Anwar Subang. Setelah kondisinya pulih, Raffa melanjutkan perjalanan.

Sebelum menjalani operasi di RSCM, Raffa harus menjalani perawatan selama satu pekan. Pada tanggal 26 Mei Raffa menjalani operasi tahap satu. Pada tanggal 7 Juni 2017, Raffa kembali harus dioperasi karena ada kebocoran pada usus.

Raffa

(Raffa Mendapatkan Pertolongan Pertama  Di RSCM)

Alhamdulilah setelah 2 kali dioperasi, Raffa sudah bisa buang air besar melalui lubang diperut. Jika kondisi mulai membaik, Raffa akan diizinkan pulang untuk menunggu operasi tahap selanjutnya, yaitu operasi pembuatan anus baru.

Ibu Sutriyah dan segenap pengurus pemuda karangtaruna mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk para pihak yang telah membantu, terkhusus untuk para donatur Badan Wakaf Al Quran.

Raffa Pasca Operasi

(Kondisi Raffa Pasca Operasi)

Semoga uang yang kita sedekahkan untuk pengobatan Raffa menjadi penghalang dari panasnya api neraka di akhirat nanti.

BWA masih membuka kesempatan bagi para donatur yang ingin membantu Raffa, karena ada satu atau dua kali operasi lagi agar Raffa bisa kembali mempunyai anus.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.