Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Dalam Sehari, Epilepsi Fitra Kambuh Delapan hingga Sepuluh Kali

Aidil Al Fitra (3 tahun) kembali kejang-kejang. Ibunya, Sri Rahayu (41 tahun), dengan sigap membaringkannya pada posisi miring dan menaruh bantal di bawah kepalanya. Kemudian tangan sang ibu membuka rahang anaknya untuk membuka jalur pernafasan sekaligus mencegah Fitra tersedak atau muntah. Beberapa menit kemudian Fitra pun sadar, dengan belaian ibunya kemudian ia pun tertidur.

 

 

Sejak usia empat bulan Fitra menderita epilepsy spasme infantile, dalam sehari ia bisa mengalami kejang-kejang delapan hingga sepuluh kali. Di samping itu, Fitria pun menderita penyakit asma. Rumah Sakit Umum Bandar Lampung mewajibkan Fitra dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk penanganan yang lebih baik.

Dengan hati hancur perintah dokter tersebut tidak segera dipatuhi karena ketiadaan biaya. Sang ibu terlihat sangat sabar mengurusi Fitra setiap kali kambuh. Namun semakin lama epilepsinya terasa semakin parah, maka pada 21 Mei 2018 Fitra pun mulai dirawat secara rutin di RSCM.

Begitu di Jakarta, Sri sedikit panik karena tidak punya sanak saudara yang bisa dimintai tolong untuk tempatnya menginap. Mencari kamar/rumah kontrakan pun tak sanggup mengingat biayanya yang cukup mahal sedangkan uang yang dibawa tak seberapa. Alhamdulillah, di tengah kebingungan yang sempat menghantui, Sri mendapat saran agar menetap sementara di rumah singgah yang diinisiasi oleh relawan dari Lampung.

Walaupun selama di rumah singgah Sri dibebaskan dari biaya sewa namun tetap saja warga Bandar Jaya Barat Terbanggi Besar-Lampung Tengah masih harus mencari biaya untuk menutupi kebutuhan yang lain. Biaya terbesarnya adalah untuk kebutuhan sang anak yang harus secara rutin meminum susu formula, vitamin khusus otak, dan popok balita sekali pakai, yang ditotal sekitar Rp2.050.000,- Itu belum untuk makan sehari-hari Sri.

Biaya tersebut terasa sangat berat bagi ayahnya Fitra, M Jawahir (37 tahun). Wajar saja karena penghasilannya sebagai seorang petani kebun singkong di Lampung sangat minim. Dari hasil berkebun, sang ayah hanya mampu untuk menutupi kebutuhan makan sehari-hari dan mengurusi kedua kakaknya Fitra yang sedang sekolah di Lampung.

Untuk mengurangi beban keluarga Fitra, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK), agar pengobatan Fitra optimal hingga sembuh dan kita semua mendapatkan pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

Donasi yang Diperlukan:

Rp 50.000.000,-

Partner Lapang:

Wahyu

Dalam Sehari, Epilepsi Fitra Kambuh Delapan hingga Sepuluh Kali

Update #1. Aidil Al Fitra

Alhamdulillah sudah 11 bulan terakhir semenjak Juni 2018 lalu  Aidil (2,5 tahun) sudah terbebas dari kejang-kejang, hal ini dikarenakan Sri Rahayu (41 tahun) rutin membawa Aidil menjalani  pengobatan dan perawatan di RSCM Jakarta, guna menjalani fisioterapi, okupasi terapi, terapi wicara dan memberikan obat setiap 12 jam sekali setiap hari.  Selang NGT masih digunakan oleh Aidil untuk minum obat dan susu formula. Sebenarnya Aidil bisa saja menggunakan mulutnya untuk makan namun baru makanan yang halus saja yang bisa ia telan, seperti bubur yang dibuat dengan tekstur yang lembut.

Rasa khawatir masih membayangi perasan si ibu, jika sewaktu-waktu Aidil kembali kejang, karena jika hal itu terjadi, Aidil harus kembali mengulang pengobatan dan perawatan dari tahap awal, si ibu tentunya sangat tidak menginginkan hal ini kembali terjadi pada anaknya. Agar hal tersebut tidak terjadi si ibu selalu menyiapkan obat untuk Aidil dan rutin meminumkannya tepat waktu.

“Terimakasih untuk BWA dan donatur yang sudah membantu pengobatan Aidil, mudah-mudahan Aidil cepat sembuh, Itu yang saya harapkan”. Ujar Sri Hartini.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.