Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Dua Tahun Berhenti Berobat, Dyah Terkena Serangan Jantung

Dua Tahun Berhenti Berobat, Dyah Terkena Serangan Jantung

Dyah Renata (36 tahun) telah lama divonis dokter mengidap penyumbatan jantung. Dua tahun belakangan terpaksa berhenti berobat karena tidak ada biaya, hal ini dikarenakan ia harus berjuang sendiri guna mencukupi kebutuhan keempat anaknya, semanjak bercerai dengan suami.

Dua tahun tak rutin berobat membuat penyakit jantung yang diderita Dyah kian parah. Puncaknya di awal Februari 2020 Dyah mendadak mendapat serangan jantung disertai dengan badan lemas, anggota tubuh sebelah kiri seketika tidak dapat digerakan dan sulit bernafas. Mendapati hal ini keempat anaknya panik dan segera membawa ibunya ke rumah sakit yang ada di Bekasi, Jawa Barat.

(Dyah Renata Idap Penyumbatan Jantung)

(Dyah Renata Idap Penyumbatan Jantung)

Sempat mendapat tindakan dan dirawat inap, kondisi Dyah sedikit membaik dan dokter memberikan beberapa resep obat yang harus ia konsumsi secara rutin terus-menerus. Dokter juga berpesan Dyah jangan terlalu lelah dalam beraktivitas, hal ini dapat memicu serangan jantung disertai dengan tekanan darah yang tinggi.

Dyah sangat khawatir jika kembali mendapat serangan jantung, pasalnya ia kesulitan untuk menebus seluruh biaya obat-obatan karena ada beberapa obat yang belum tercakup BPJS. Dyah menyiasati menebus obat-obatan yang dirasa penting saja dan selebihnya terpaksa tak terbeli, karena tidak ada biaya.

Selain harus rutin mengonsumsi obat untuk penyakit jantungnya, dokter juga menyarankan agar Dyah memiliki alat tensi darah, agar dapat kontrol tekanan darahnya secara mandiri. Dyah hanya dapat menerima saran dari dokter, meski dalam hati tentu bingung untuk mencari tambahan uang dari mana.

Semenjak ditinggal suami, Dyah tinggal di Mustikasari, Bekasi dan kerja serabutan, upah yang didapat baru mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Sehari-hari saya mencari penghasilan dari membantu usaha katering teman,” ujar Dyah.

Untuk mengurangi beban Dyah, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui Program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga ia dapat membeli alat tensi darah dan kontrol rutin ke dokter.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.30.300.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

 #BWA #SedekahKemanusiaan #SK

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis