Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Epilepsi dan Cerebral Palsy Belum Sembuh, Rasya Kini Menderita Skoliosis

Epilepsi dan Cerebral Palsy Belum Sembuh, Rasya Kini Menderita Skoliosis

Rasya Khaizuran Lazuardi (3 tahun) sempat koma selama satu bulan ketika menjalani perawatan di RSUD Pasar Minggu. Dokter mendiagnosa Rasya menderita infeksi saluran pernafasan akut (ispa), kejang-kejang (epilepsi), kelumpuhan otak besar (cerebral palsy spastik) dan gangguan pada pita suara (laringomalasia). 

Kedua orang tua Rasya, Dendi Lazuardi (28 tahun) dan Yuni Aryani (27 tahun) sangat khawatir dengan kondisi putranya. Tak patah arang sang ayah berupaya sebaik mungkin untuk menemani Rasya menjalani pengobatan dan perawatan di rumah sakit, di tengah-tengah kesibukannya sebagai Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) atau yang lebih dikenal dengan tim oranye di wilayah kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan.

(Rasya Khaizuran Lazuardi)

(Rasya Khaizuran Lazuardi)

Setahun rutin menjalani pengobatan, sedikit demi sedikit Rasya mulai mengalami perubahan. Sebelumnya, dalam sehari Rasya bisa kejang 8-10 kali, dan batuk yang disertai dahak, kini berangsur pulih. Kejang semakin berkurang meskipun masih sering batuk dan tersendak ketika minum susu melalui selang NGT, hingga kini Rasya hanya bisa menerima asupan nutrisi (hanya dari susu) melalui selang NGT.

Ketika menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dokter melihat ada keanehan pada tulang belakang Rasya. Tulang belakang terlihat membengkok. Setelah diperiksa, dokter memberitahu kepada orang tua Rasya bahwa putranya mengalami skoliosis, yang membuat kondisi tulang belakangnya melengkung, seperti huruf C atau S, hal ini diakibatkan dari penyakit cerebral palsy yang merusak syaraf pada tulang.

(Kondisi Punggung Rasya)

(Kondisi Punggung Rasya)

Kedua orang tua Rasya mencoba untuk sabar dan ikhlas melihat kondisi putranya, meski mereka tak tega melihat kondisi putranya yang sedang menjalani ujian hidup yang cukup berat. Sang ayah kini cukup bingung karena harus memutar otak agar kebutuhan Rasya dapat terpenuhi begitu juga kebutuhan keluarga yang juga harus tercukupi.

Upah yang didapat dari pekerjaanya belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Rasya, dalam satu bulan saja Rasya membutuhkan empat sampai 5 kaleng susu formula takaran 400 gram yang harga setiap kaleng susu itu cukup mahal baginya ditambah lagi biaya untuk membayar sewa kontrakan yang harus rutin ia bayarkan setiap bulan.

Untuk mengurangi beban keluarga Rasya, BWA mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga kebutuhan susu dan biaya kontrakan rumah dapat tertutupi untuk beberapa bulan ke depan.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.125.000.000

Mitra Lapangan:

Novi Wahyudi

 

#BWA #Wakaf #Sedekah #SedekahKemanusiaan #SK

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis