Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Euis Bingung Bayar Utang Pengobatan Almarhum Bayinya

Senang, sedih dan pusing tujuh keliling selalu menghantui perasaan pasangan suami istri Ahmad Kurniawan (30 tahun) dan Euis Suhartati (39 tahun). Senang karena Nadhira Aida Falihah (2 tahun), anak pertamanya, yang lahir prematur pada Juli 2017 tumbuh sehat dan menggemaskan. Sedih lantaran Nazhira Aida Falihah kembarannya, meninggal 16 hari sejak dilahirkan karena mengidap penyakit sepsis (infeksi pencernaan). Sedangkan yang membuat keduanya pusing tujuh keliling adalah tentang cara membayar utang sisa persalinan bayi kembar tersebut.

(Euis sedang ziarah ke kuburan anaknya)

Sekitar sebulan, Euis dirawat di RSCM pasca melahirkan 19 bulan lalu. Dirawat selama itu tentu saja biayanya sangat besar. Keduanya terbelalak ketika pihak rumah sakit mengeluarkan tagihan sebesar Rp240 juta. Sedangkan BPJS hanya dapat menutupi setengahnya saja yakni  Rp120 juta. Jadi Euis diharuskan membayar sisanya.

Sementara, Ahmad Kurniawan hanya berprofesi sebagai supir taksi yang upahnya jauh dari kata cukup untuk membayar biaya pengobatan dan perawatan istrinya.

Alhamdulillah ada saudara yang mau membantu dengan meminjamkan uang sebesar Rp100 juta. Sejak saat itu keduanya banting tulang mencari uang untuk membayar pinjaman. Tapi hingga saat ini baru dapat membayar sebagian kecil saja. Ahmad dan Euis pun semakin pusing, mencari uang untuk melunasinya apalagi mengingat penumpang taksi semakin berkurang karena kalah bersaing dengan taksi online.

Untuk mengurangi beban keluarga Ahmad dan Euis, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK), sehingga utangnya dapat dilunasi dan kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp  75.000.000,-

Partner Lapang:

Rifai

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.