Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

IB Pesantren Kasatriyan Karawang

Mari Cetak Para Yatim dan Dhuafa Ini Menjadi Hafidz Sociopreneur Dan Da'i Millenial Bersama Pesantren Kasatriyan

Sekarang ini dunia mengalami perkembangan yang luar biasa. Apapun yang dilakukan, tidak bisa lepas dari penggunaan teknologi dan informatika. Salah satu bentuk teknologi informasi yang akrab dengan keseharian masyarakat adalah media sosial. Bahkan kini media sosial menjadi alat komunikasi yang efektif untuk mendistribusikan informasi secara masif dalam waktu singkat.

Era yang serba digital ini membutuhkan kehadiran sosok-sosok da’i milenial, yang paham ilmu agama dan piawai juga dalam memanfaat teknologi informasi, seperti media sosial. Karena itulah pada Januari 2019 didirikan Pesantren Kasatriyan di wilayah Kosambi, Karawang. Pesantren ini dibimbing dan dibina oleh tokoh masyarakat Karawang, bernama Kiyai Haji (KH) Asep Nurdin.

(Kegiatan Pesantren Kasatriyan)

(Kegiatan Pesantren Kasatriyan)

Pesantren Kasatriyan merupakan lembaga pendidikan yang bersifat informal, dan mengkhususkan diri menerima santri-santri dari kalangan yatim dan dhuafa dengan persyaratan minimal berusia 14 tahun, sementara ini baru menerima santri ikhwan(putra). Pesantren Kasatriyan memiliki visi “mencetak sumber daya manusia yang berkepribadian Islam, hafidz, mandiri, dan da’i yang mampu menjadikan media sosial sebagai sarana dakwah”. Dan mengemban misi:

  1. Membina santri dengan Aqidah dan Tsaqofah Islam.
  2. Mendorong santri untuk menghafalkan Al Qur’an minimal 2 juz.
  3. Membekali santri dengan public speaking skill.
  4. Melatih kemandirian santri dan capacity building.
  5. Memberikan pembelajaran dan pelatihan optimasi media sosial sebagai sarana dakwah.

 

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi ini, Pesantren Kasatriyan merancang berbagai program pendidikan dan pembinaan untuk para santri, antara lain: Program Tahsin dan Tahfidz; Kajian Aqidah dan Tsaqofah Islam; Da’i Milenial; Akademi Kemandirian; Untuk dapat melaksanakan program-program ini Pesantren Kasatriyan sangat membutuhkan dukungan dari berbagai kalangan, karena upaya menghadirkan sosok da’i milenial yang mandiri dan tangguh bukanlah pekerjaan yang ringan.

 

Sarana Prasarana

Sejak tanah dan bangunan Pesantren Kasatriyan diwakafkan oleh KH. Asep Nurdin, sarana dan prasarana di pesantren ini masih sangat minim. Sementara untuk menunjang aktivitas dan program mencetak para hafidz sociopreneur dan da'i muda millenial membutuhkan fasilitas yang memadai. Diantara sarana prasarana yang dibutuhkan saat ini :

  1. Ranjang Tingkat dan Kasur
  2. Komputer
  3. Peralatan Masak dan Makan
  4. Perlengkapan Operasional Lainnya yang Mendukung

Sarana dan prasarana penunjang tersebut sangat penting untuk mewujudkan dan mencetak para santri menjadi hafidz dan da'i millenial.

 

Santri Akan Terus Bertambah

Sejak bulan April 2019, tercatat 6 anak yang telah menjadi Santri Kasatriyan. Diantaranya, Azhar Ubaidillah(16), Arif Budiman(14), Fazri(15), Adam Husni Mubarok(16), Dian(17), dan Teguh(18). Selain membutuhkan sarana dan prasarana, Pesantren Kasatriyan yang pendanaannya berbasis infaq dan wakaf, membutuhkan biaya operasional yang cukup besar. Namun hal ini sebanding dengan terangkatnya derajat para santri yatim & dhuafa dengan mereka mendapatkan kehidupan dan pembinaan yang lebih baik di Pesantren.

(Santri Pesantren Kasatriyan)

(Santri Pesantren Kasatriyan)

Tentu dengan berkembangnya Pesantren Kasatriyan, jumlah santri yang dibina akan semakin banyak jumlahnya. Sehingga para muhsinin dan donatur sekalian nantinya akan menyaksikan bahwa apa yang kita infaqkan di Pesantren Kasatriyan membuahkan pahala jariyah berupa anak-anak yatim dan dhuafa yang telah menjadi hafidz dan mampu menjadi da'i millenial yang tangguh.

Semoga Allah SWT meridhoi upaya kita bersama dalam mendukung kegiatan Pesantren Kasatriyan, serta memberi kemudahan dan pertolongan agar apa yang dicita-citakan oleh Pesantren Kasatriyan terwujud adanya. Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin.

 

Donasi yang Dibutuhkan:

Rp.450.000.000

Partner Lapangan:

Bhakti

 

#Wakaf #WakafQuran #IndonesiaBelajar

Belum ada Update

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 450.000.000



1.59%
Butuh Rp 442.850.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.