Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Ingin Jadi Chef, Annisa Sekolah Tata Boga di SMK

Ingin Jadi Chef, Annisa Sekolah Tata Boga di SMK

Ingin jadi chef (kepala koki). Itulah cita-cita Annisa Putri Salsabila (17 tahun). Sehingga setamat SMP, warga Gang Alpukat, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, tersebut meneruskan sekolah formal ke SMK Islamiyah Ciputat jurusan Tata Boga.

Gadis yang ingin menguasai dan memahami berbagai jenis kuliner dan bisa membuka usaha sendiri tersebut kini sudah duduk di kelas TB 2 XI.

(Annisa, 17 tahun)

(Annisa, 17 tahun)

Meski tidak masuk sepuluh besar peringkat kelas, tapi Annisa termasuk anak yang tekun belajar serta rajin mencari informasi dan berkreasi tentang kuliner serta resep-resep makanan di majalah maupun internet.

Kedua orang tuanya, Rasin (57 tahun) dan Siti Wuryani (56 tahun), sangat mendukung cita-cita anaknya tersebut. Makanya, meski secara ekonomi kurang berpunya, keduanya tetap memaksakan diri menyetujui anaknya sekolah di SMK tata boga tersebut.

Penghasilan Rasin sebagai tukang ojek kurang mencukupi, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja sudah bagus. Maka terpaksalah berutang untuk menutupi biaya sekolah Annisa.

Mereka kini kebingungan untuk menutupi tunggakan biaya sekolah Annisa, pinjaman untuk menutupi biaya sekolah semester sebelumnya juga belum lunas.

Untuk mengurangi beban keluarga Annisa, BWA mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB) sehingga tunggakan biaya sekolah dan utang biaya sekolah dapat terlunasi. 

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

 Rp.16.500.000

Mitra Lapangan:

Dadan

 

#BWA #IndonesiaBelajar #IB

Ingin Jadi Chef, Annisa Sekolah Tata Boga di SMK

Update #1: Yuk Bareng-bareng Bantu Tebus Ijazah Annisa

Remaja putri asal kelurahan Jombang, Ciputat, Kota Tangerang selatan ini baru saja lulus dari sekolah SMK nya. Cita-citanya menjadi seorang chef membuat Annisa Putri Salsabila bersemangat saat bersekolah dan menguasai berbagai ilmu tata boga dari sekolahnya.

Di balik bahagia atas kelulusannya, ia dan ibunya masih menyimpan kebingungan atas tunggakan biaya sekolah yang harus diselesaikan. Sekolahnya mengabarkan jika tunggakan biaya masih belum bisa dilunasi, maka ijazah Annisa belum bisa diambil.

“Alhamdulillah senang melihat Annisa bisa lulusn dari sekolahnya. Tapi ibu juga sedih belum bisa ambil ijazah Annisa karena belum bisa bayar tunggakan sekolahnya,” tutur Ibunda Annisa.

(Bantuan Donasi Pendidikan untuk Annisa)

Padahal, Annisa sangat berharap ijazah itu bisa segera ia gunakan untuk bisa membawanya ke tempat ia mencari pengalaman dalam hal memasak. Kini ia berusaha mencari pekerjaan atau apapun yang menghasilkan agar bisa melunasi tunggakan di sekolahnya.

Badan Wakaf Alquran melalui program Indonesia Belajar (IB) menyalurkan donasi dari para donatur untuk membantu meringankan sebagian tunggakan sekolah Annisa.

Ucapan syukur Alhamdulillah dari Annisa dan ibundanya kepada BWA dan para donatur atas pemberian donasi pendidikan tersebut. Semoga tagihan sekolah Annisa bisa segera dilunasi agar Ijazahnya bisa segera diambil untuk dipergunakan Annisa mendapatkan pekerjaan.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur