Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Ini Dua Penyakit Yang Mengancam Nyawa Batita Hafidz

BWA-Sedekah Kesehatan. Hafidz Ibadurrahman (20 bulan) Wargas kp. Nambo, Gunung Sindur – Bogor harus segera dioperasi, agar nyawanya bisa tertolong. Pasalnya penyakit gangguan pencernaan dan hernia yang dideritanya semakin parah. Bahkan beberapa hari lalu sampai mengeluarkan kotoran dari mulut.

Menurut dokter yang sempat memeriksanya, Hafidz harus segera dioperasi sebelum kantung gelangnya bocor. Jika bocor maka sulit menyelematkan nyawanya.

hafidz

(Hafidz Terbaring Lemas Dengan Kondisi yang Memperihatinkan)

Bayi malang putra dari pasangan Rohmadi dan Isna Anafiah ini sempat mau dioperasi. Akhirnya mundur karena terkendala biaya.  Kini keluarga dan Badan Wakaf Al Quran (BWA) terus berusaha agar Hafidz bisa segera dioperasi.

Berat badan Hafidz turun drastis. Beberapa hari lalu berat badannya 12 Kg, kini berkurang menjadi 9 Kg. Menurut Rohmadi, sejak sakit anak bungsunya itu memang tidak mau makan. Alhamdulilah masih ketolong karena masih diberi air susu ibu.

BWA mengajak seluruh kaum muslimin untuk menyisihkan sebagian harta agar Hafidz bisa segera dioperasi. Semoga harta yang kaum muslimin yang didonasikan, mengalirkan pahala dan mencegah dari api neraka.

Donasi yang dibutuhkan : Rp 21.500.000,- (Perkiraan Biaya operasi, rawat inap dan berobat jalan)

Partner Lapang:

Mufidun

Ini Dua Penyakit Yang Mengancam Nyawa Batita Hafidz

Update # 1. Orangtua Hafidz: Jazakumullah Khairan Para Donatur

BWA-Sedekah Kesehatan. Berkat bantuan dari para donatur, Hafidz Ibadurrahman bisa menjalani operasi tepat waktu. Pasalnya jika telat satu hari saja, nyawa Hafidz terancam tidak tertolong. Sebab waktu itu kondisinya sangat kritis, sampai keluar kotoran dari mulutnya.

h

(Hafidz Selesai Menjalani Operasi)

Alhamdulilah, Pada bulan Februari Tim Dokter RS. PMI Bogor berhasil mengoperasi Hafidz. Gangguan pencernaan dan Hernia yang hampir dua pekan membuat Hafidz menderita kini telah hilang.

Empat hari setelah operasi, Hafidz diizinkan pulang. Dokter mengharuskan orangtua untuk membawanya kontrol rutin agar benar-benar pulih.

Rohmadi selaku orangtua Hafidz mengucapkan Jazakumullah khairan kepada para donatur, karena telah membantu do’a dan biaya operasi anaknya.

BWA juga mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dari para donatur, semoga Allah SWT menghilangkan kesulitan hidup para donatur. Kami terus mengajak untuk terus membantu Hafidz, karena biaya yang terkumpul masih belum mencukupi untuk membayar biaya Rumah Sakit.

 

 

 

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.