Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Ishak Menderita Tumor Usus pada Anus, Sangat Tersiksa ketika BAB

Ishak Menderita Tumor Usus pada Anus, Sangat Tersiksa ketika BAB

Dalam kesehariannya Abdul Salam Ishak (52 tahun) bekerja sebagai buruh antar air galon. Namun, semenjak Ishak divonis dokter mengidap tumor usus pada anus ia tak lagi dapat bekerja seperti biasa.

Sejak awal 2020 Ishak menderita tumor usus pada anus. Awalnya Ishak tak menyangka jika sulit buang air besar (BAB) yang dirasakan merupakan tanda-tanda kanker telah menjangkiti ususnya, ditambah lagi dengan darah yang ikut keluar.

Rasa nyeri tak tertahankan, ditambah lagi Ishak sering merasakan mulas pada perutnya, akan tetapi sangat sulit untuk dikeluarkan. Rasa nyeri tak kunjung hilang, Ishak mulai menjalani pengobatan ke salah satu puskesmas yang ada di kota Bekasi, Jawa Barat. Namun, Ishak mengatakan belum juga mengalami perubahan.

“Di sana hanya diberikan obat pencahar dan vitamin, tetapi tidak berhasil, tidak ada hasil,” ujar Ishak.

(Ishak Idap Tumor Usus)

(Ishak Idap Tumor Usus)

Ishak mengaku dirinya tidak konsisten untuk menjalani pengobatan, hal ini dikarenakan terlalu sibuk untuk bekerja mengantar air galon. Hal ini justru membuat penyakit yang diderita Ishak kian parah karena tidak rutin menjalani perawatan dan pengobatan.

Agustus 2021, Ishak diajak oleh keponakannya untuk menjalani pemeriksaan di RSUD Cibinong. Dokter memberitahu kepada Ishak bahwa tumor yang dideritanya semakin ganas. “Dokter bilang tumor sudah ganas,” tutur Ishak.

Ishak hanya beberapa kali saja menjalani perawatan dan pengobatan di RSUD Cibinong, jarak yang cukup jauh menjadi salah satu alasan ia menghentikan pengobatan di rumah sakit tersebut. Ishak meminta agar dirujuk ke rumah sakit yang ada di sekitar Jakarta Selatan, Ishak akhirnya bisa dirujuk ke RSUD Pasar Rebo.

Mengganasnya tumur membuat Ishak tak mampu untuk bekerja, untuk sekadar berjalan saja ia cukup kesulitan karena rasa nyeri yang dirasa pada ususnya. Berat badan turun drastis, untuk BAB semakin sulit dan sakit. 

Pada awal November 2021, Ishak kembali menjalani pengobatan, pertengahan bulan Ishak mulai menjalani operasi besar.  Namun, dokter menuturkan jika tumor yang ada pada ususnya belum bisa diangkat, dokter hanya membuat saluran buang pengganti anus, agar Ishak dapat BAB tanpa merasakan nyeri seperti sebelumnya. Kini Ishak menjalani hari-hari dengan kantong fases yang menggantung pada perutnya.

Dokter di rumah sakit meminta kepada Ishak agar jangan berhenti untuk menjalani perawatan, terlebih untuk tindakan kemoterapi. Prediksi dokter Ishak harus menjalani kemoterapi sekitar 12 kali. 

Untuk Kemoterapi masih tercakup BPJS, akan tetapi Ishak masih cukup kesulitan untuk menebus beberapa obat yang tak tercakup BPJS, dan kantong faces yang harus ia beli sendiri ditambah lagi biaya akomodasi ke rumah sakit yang cukup besar karena ia harus menggunakan jasa taksi daring.

Untuk mengurangi beban keluarga Abdul Salam Ishak, BWA (Badan Wakaf Al-Qur’an) mengajak kaum Muslim bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga akomodasi dan biaya kebutuhan pengobatan yang tak tercakup BPJS dapat dipenuhi.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.30.153.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

#BWA #InovasiWakaf #SK #Sedekah #SedekahKemanusiaan

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.