Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Jadi Buruh Cuci Dilakukan Novita, Agar Anaknya Tetap Sekolah

Jadi Buruh Cuci Dilakukan Novita, Agar Anaknya Tetap Sekolah

Sebagai janda, tak mudah bagi Novita Sri Irawati (47 tahun) membiaya hidup keluarga terutama untuk sekolah May Liza Putri (17 tahun) yang sekarang tengah duduk di kelas 12 Jurusan Akuntansi SMK Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

(May Liza Putri)

(May Liza Putri)

Maklumlah, pekerjaan sehari-hari warga Pejaten Timur Jakarta Selatan tersebut hanyalah seorang pekerja serabutan cuci dan setrika. Penghasilannya tak seberapa dan hanya cukup untuk biaya kontrak rumah. Untuk makan sehari-hari saja tak jarang susah.

Novita sangat berharap dirinya dapat memperoleh uang lebih agar bisa membayar semua keperluan sekolah anaknya. Jangan sampai anaknya itu keluar sekolah sebelum kelulusan yang tinggal satu semester lagi. Makanya, ia pun meminjam uang untuk menutupi biaya sekolah siswi yang masuk 10 besar peringkat kelas tersebut.

Kini utangnya semakin menumpuk. Novita pun kebingungan bagaimana caranya untuk melunasi.

Untuk mengurangi beban keluarga Novita, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga ia bisa melunasi utang biaya pendidikan anaknya dan semoga kita semua mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp.9.400.000

Mitra Lapangan:

Edi Humaedi

 

#Wakaf #WakafQuran #IndonesiaBelajar

Jadi Buruh Cuci Dilakukan Novita, Agar Anaknya Tetap Sekolah

Update #1: Penyaluran Donasi Pendidikan untuk May Liza

May Liza Putri merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara yang sekarang menempuh pendidikan di STID DI Al-Hikmah Pasar Minggu. Anak dari Novita Sri Irawati (49 tahun) mengambil jurusan Komunikasi Penyiaran Islam semester 6. Perempuan yang biasa dipanggil Liza, selama pandemi covid 2 tahun lebih ia belajar kuliah online. Selama kuliah, ada saja hambatan dalam pembelajaran mata kuliah dari pembelajaran jarak jauh. Namun hal itu tidak menyurutkan Liza agar bisa kuliah dengan lancar.

Liza masih memiliki kekurangan biaya pendidikan kuliah di STID DI Al-Hikmah. Ibunda Liza saat ini tidak bekerja, dan hanya bertumpu pada kakaknya pertama yang bekerja sebagai buruh. Meskipun hidup sederhana, selalu ditekuni Liza agar bisa lulus kuliah tepat waktu. Keinginan Liza setelah kuliah, hanya ingin bekerja, adapun untuk bekerja belum diketahui Liza akan bekerja dimana.

(Donasi Pendidikan untuk May Liza)

(Donasi Pendidikan untuk May Liza)

Mahasiswi yang menyukai psikologi ini sangat bersyukur dibantu oleh para donatur BWA. “Alhamdulillah sangat berterima kasih kepada karyawan, donatur BWA yang telah membantu pendidikan kuliah saya, semoga donatur BWA diberikan kesehatan, pahala kebaikan rezeki yang tidak pernah putus,” ujar May Liza.

Hidup dari kalangan keluarga sederhana membuat Liza selalu bersyukur disetiap keadaan. Hal terpenting Liza tidak putus kuliah, karena masih ada 2 semester lagi yang harus Liza tempuh. Mari kita doakan dan bantu Liza agar tidak putus kuliah di STID Al-Hikmah. Semoga Liza menjadi mahasiswi yang bermanfaat untuk umat manusia dan pendidikan yang diaplikasikannya menjadi amal jariyah untuk para donatur BWA.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.