Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Khusus Dakwah

Jalan ke Desa Binaan Berlumpur, Motor Ustadz Lilik Sering Mogok

Jalan ke Desa Binaan Berlumpur, Motor Ustadz Lilik Sering Mogok

Meskipun mayoritas beragama Islam, bukan berarti warga Deli Serdang, Sumatera Utara, tak perlu didakwahi lagi. Karena dakwah itu bukan hanya mengajak non-Muslim masuk Islam tetapi juga mengajak sesama Muslim agar taat dan istiqamah menjalankan ajaran agamanya. Karena itulah Ustadz Lilik Suhendra (47 tahun) dan tim dakwahnya aktif mendakwahi Muslimin di berbagai pelosok desa Deli Serdang.

Sejak 1997, lelaki yang kerap mengikuti kaderisasi dai yang diadakan berbagai ormas Islam (Persatuan Islam, Muhammadiyah dan lainnya) tersebut, aktif berdakwah di Desa Tiga Juhar (Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hulu), Desa Terang Bulan (Kecamatan STM Hilir) dan berbagai desa lainnya di beberapa kecamatan Deli Serdang.

(Ustadz Lilik Suhendra)

Sebelum aktif berdakwah di desa-desa tersebut, warga Deli Serdang Sumatera Utara ini dan tim biasanya melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah pedalaman yang belum ada dai dan masyarakatnya masih awam tentang ajaran Islam, serta belum bisa baca tulis Al-Qur'an. “Nah di sana akan ditempatkan dai untuk mengajarkan Islam dan baca Al-Qur'an kepada masyarakatnya,” ujarnya.

Umumnya dakwah ke kantong-kantong binaan dilakukan seharian (tanpa menginap), hanya di lokasi-lokasi terpencil saja termasuk Desa Tiga Juhar para dai ini menginap semalam.

(Pembinaan di Lokasi-lokasi Terpencil)

Untuk bisa sampai ke berbagai pelosok tersebut tidaklah mudah. Pasalnya, daerah-daerah tersebut belum tersentuh proyek pemerintahan dan termasuk bagian dari wilayah terpencil dan sebagainya adalah wilayah perkebunan swasta.

“Sehingga kondisi jalan tidak dibangun karena merupakan wilayah pribadi dari perkebunan kelapa sawit swasta tersebut. Dan medannya cukup berat karena hanya dilalui oleh traktor jonder (kendaraan khusus angkut buah sawit),” ungkap lelaki kelahiran Tanjung Morawa, Deli Serdang tersebut.

(Salah Satu Medan yang Harus Dilalui Ustadz Lilik)

Keadaan diperparah lagi dengan motor-motor yang digunakan untuk berdakwah semakin sering mogok dan mengalami kerusakan. Maklumlah kendaraannya sudah tua dan bukan motor trail. Ustadz Lilik dan tim ingin sekali mengganti kendaraannya dengan yang lebih baik dan cocok dengan medan berlumpur agar agenda dakwah berjalan lancar tak tertunda gegara kendala alat transprortasi. Namun hal itu belum juga terwujud lantaran Ustadz Lilik dan timnya tak memiliki uang untuk membeli kendaraan yang baru. 

(Seringkali Motor Mogok Karena Melewati Medan yang Berat)

Dalam rangka mendukung dakwah Ustadz Lilik dan tim dakwahnya, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) melalui program Wakaf Khusus Dakwah (WKD) mengajak kaum Muslim berwakaf Dua  unit sepada motor trail. 

Semoga pahala terus mengalir kepada para wakif yang turut berwakaf motor trail tersebut. Aamiin. Oleh karena itu, Anda harus ikut berwakaf![]

 

Nilai Wakaf yang Dibutuhkan:

Rp.134.984.615  

Partner Lapangan:

Ustadz Lilik Suhendra

 

#BWA #InovasiWakaf #WKD #WakafKhususDakwah #MotorDakwah

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.