Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Janda Empat Anak Ini, Butuh Modal untuk Usaha Kecil-kecilan, Yuk Bantu…

Janda Empat Anak Ini, Butuh Modal untuk Usaha Kecil-kecilan, Yuk Bantu…

Dyah Renata (35 tahun) terpaksa menerima keputusan talak. Sang suami secara sadar  menceraikannya, setelah 14 tahun menjalani hidup bersama hingga dikaruniai empat putri. Sejak diceraikan Slamet (40 tahun) pada 2019, Dyiah mulai menjalani hari-hari dengan keempat putrinya yang lebih memilih ikut dengan sang ibu.

Di awal tahun 2020, kabar yang tidak mengenakan harus diterima Dyah, ketika mendapati mantan suaminya harus mendekam dalam jeruji besi karena tindak kriminal yang dilakukannya. Kendati tak lagi menjadi suaminya, Dyah masih merasa malu, terlebih anak-anaknya yang seakan tidak percaya jika ayahnya harus mendekam di dalam sel tahanan.

(Ibu Dyah dan Anak-anaknya)

(Ibu Dyah dan Anak-anaknya)

Kerasnya hidup di Jakarta membuat Dyah banting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidup dan putri-putrinya. Guna mencukupi kebutuhan, Dyah bekerja serabutan, ia bekerja menjadi buruh harian lepas di tempat katering rumahan milik temannya. Pekerjaan itu terpaksa dijalani karena ia hanya memiliki ijazah SMP, sebab pendidikan formal yang dijalaninya hingga kelas dua SMA saja.

Kini ke-4 putrinya terpaksa putus sekolah karena kondisi ekonomi yang kian sulit ditambah lagi pandemi Covid-19 yang semakin memperparah keadaan. Tentu orang tua tak akan tega melihat anak-anaknya tak lagi mengenyam pendidikan formal dibangku sekolah, tapi mau bagaimana lagi keadaan yang memaksa pilihan tersebut ia ambi. Ke-4 putrinya pun mencoba untuk memahami kondisi sang Ibu.

Upah harian yang didapati Dyah bekerja hanya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari saja. Cukup sering ia terlambat untuk membayar sewa kontrakan, beruntung pemilik kontrakan memaklumi keadaan yang dialami olehnya sehingga Dyah diberikan kelongggaran waktu untuk mencicil pembayaran uang sewa kontrakan.

Dyah sangat berkeinginan pindah lokasi kontrakan di wilayah Bekasi dan membuka usaha kecil-kecilan di sana, walaupun saat ini ia belum memiliki uang dan modal yang cukup. Selain itu, Dyah masih berkeinginan keempat putrinya dapat kembali mengenyam pendididkan agar dikemudian hari tidak merasakan hal yang saat ini sedang dialami olehnya.

Untuk mengurangi beban keluarga Dyah, BWA mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga ia pindah lokasi kontrakan dan bisa usaha kecil-kecilan untuk menutupi biaya hidup sehari-hari dan biaya sekolah keempat putrinya.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.35.200.000

Mitra Lapangan:

Novi Wahyudi

 

#BWA #Wakaf #Sedekah #SedekahKemanusiaan #SK

Janda Empat Anak Ini, Butuh Modal untuk Usaha Kecil-kecilan, Yuk Bantu…

Update #1: Donasi Tahap Awal Diberikan, Hutang Sewa Kontrakan Dyah Terlunasi

Saat ini Dyah Renata (35 tahun) sudah pindah dari rumah kontrakan sejak akhir September 2020, biaya sewa kontrakan yang mahal menjadi salah satu alasannya. Dulu Dyah mengontrak di wilayah Jakarta Selatan dengan uang sewa kontrakan yang hampir mencapai satu juta rupiah setiap bulannya. Kini Dyah memilih mengontrak rumah di daerah Bekasi, Jawa Barat.

(Dyah Renata dan Anak-anaknya)

(Dyah Renata dan Anak-anaknya)

Salah satu alasan Dyah memilih pindah dikarenakan biaya sewa yang tergolong murah, dan dekat dengan tempat dia bekerja menjadi buruh harian lepas katering rumahan. Dyah juga mengatakan jika ia memiliki cukup biaya ingin kembali menyekolahkan keempat putrinya di Bekasi.

Alhamdulillah BWA melalui program Sedekah Kemanusiaan menyalurkan donasi kemanusiaan tahap awal kepada Dyah. Beliau sangat bersyukur dan sangat tertolong sekali atas donasi yang telah diberikan oleh donatur BWA mengingat ia baru saja menunggak pembayaran uang sewa kontrakan rumahnya karena belum memiliki uang.

“Semoga menjadi berkah ya mas, dan untuk para donatur dan tim BWA selalu diberikan panjang umur dan kelancaran untuk segala hal,” ujar Dyah.

InsyaAllah, donasi yang didapat akan digunakan Dyah sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sisanya akan ia gunakan untuk membuka usaha kecil-kecilan.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis