Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Kedua Kakaknya Putus Sekolah, Tinggal Hafidz yang Diharapkan Dapat Sekolah Setinggi-Tingginya

Betapa senangnya M Hafidz Nurrahman (8 tahun) bisa melanjutkan sekolah ke kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah di Nurun Najah, Jakarta Selatan. Kesehariannya pun memang aktif dan ceria baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalnya di Rawajati, Jakarta Selatan.

(Hafidz Nurahman)

(M Hafidz Nurrahman)

Di sekolah, ia menggemari mata pelajaran olahraga sedangkan di lingkungan tempat tinggalnya gemar bermain sepak bola bersama teman sebayanya. Selain itu Hafidz juga tak lupa untuk selalu meluangkan waktu belajar di rumah atas kesadaran sendiri. Hal ini tak lepas dari bimbingan orang tua yang hanya memiliki harapan kepada Hafidz untuk memperoleh pendidikan tinggi karena kedua kakaknya sudah putus pendidikan.

Ya, putus pendidikan karena ketiadaan biaya. Maklumlah, Keli Widodo (39 tahun), ayahnya Hafidz, hanya bekerja sebagai buruh serabutan yang penghasilannya rata-rata sekitar Rp1,2 juta per bulan. Untuk bayar kontrakan rumah saja Rp 8 ratus ribu. Sisanya tentu saja langsung habis untuk makan sehari-hari.

Untuk mengurangi beban keluarga Hafidz, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin berdonasi melalui program Indonesia Belajar (IB). Sehingga, Hafidz dapat melanjutkan sekolah setinggi-tingginya dan semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Donasi yang Diperlukan:

Rp.3.000.000,-

 

Partner Lapangan:

Edi Humaedi

Belum ada Update

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 3.000.000



86.67%
Butuh Rp 400.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur