Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Kehabisan Uang, Siswanto Terpaksa Berhenti Terapi Stroke

Kehabisan Uang, Siswanto Terpaksa Berhenti Terapi Stroke

Tidak pernah terbayangkan oleh Siswanto (65 tahun) jika di hari tuanya harus diuji dengan penyakit strok. Gejala awal muncul ketika ia sedang berjualan, seketika tubuh bagian kiri terasa lemas dan sulit untuk digerakkan. Siswanto tak mampu menahan tubuhnya sehingga ia terjatuh. Anak-anak Siswanto yang ada di dekatnya segera melarikan sang Ayah menuju klinik yang ada di Kranggan, Kota Bekasi.

Setibanya di klinik dan menjalani pemeriksaan, dokter memvonisnya mengidap strok. Dokter menyarankan agar ia segera dirawat ke rumah sakit agar mendapat penanganan yang lebih baik. Namun, Siswanto belum bisa menjalankan saran dari dokter di klinik tersebut, hal ini dikarenakan Siswanto dan keluarga tak memiliki cukup biaya jika melanjutkan perawatan di rumah sakit.

(Siswanto, 65 tahun)

(Siswanto, 65 tahun)

Siswanto memilih untuk menjalani terapi arlternatif dan pengobatan herbal untuk mengobati penyakit yang dideritanya. Sejak akhir Agustus 2021 hingga dua bulan ke depan Siswanto masih lancar menjalani terapi dan pengobatan herbal, dua kali dalam sepekan.

Namun, bulan-bulan setelahnya Siswanto terpaksa berhenti menjalani terapi dan pengobatan, karena tidak ada biaya. Sebelumnya ia mendapat bantuan dari jamaah masjid dan tetangga. Namun kini uang yang ia miliki telah habis digunakan untuk menjalani terapi dan membeli obat-obatan herbal.

“Sudah dua bulan hingga kini belum terapi lagi, tidak ada biaya,” ujar Siswanto.

(Bagian Tubuh Bagian Kiri Terasa Kaku)

(Bagian Tubuh Bagian Kiri Terasa Kaku dan Sulit Digerakkan)

Siswanto menyampaikan ketika ia rutin menjalani terapi, tubuhnya perlahan ada perubahan. “Bisa jalan meski pakai tongkat, untuk shalat belum bisa sempurna, harus duduk,” sambungnya.

Kini setelah ia berhenti terapi, kondisi tangan sering kesemutan dan tidak bisa merasakan apa-apa. Siswanto berharap ada yang bisa membantunya memenuhi biaya terapi dan membali obat-obatan herbal. Kedua putranya belum bisa membantu terlalu banyak, karena penghasilan yang mereka dapati dari bekerja harus terpotong akibat pandemi.

Untuk mengurangi beban keluarga Siswanto, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslim bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga ia bisa kembali meneruskan terapinya.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.36.600.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

#BWA #InovasiWakaf #SK #SedekahKemanusiaan

 

Belum ada Update

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 36.600.000



10.47%
Butuh Rp 32.769.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.