Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Kelahiran putri ke 4 keluarga Edy, masih meninggalkan tunggakan yang harus segera di selesaikan

[Barang siapa memudahkan orang yang kesulitan, Allah akan memudahkan dia di dunia dan akhirat]

BWA-ZPP. Edy Ramaja (44 th) warga Gg. Lurahsasak Tinggi, Ciputat - Tangsel tak menyangka kalau istrinya Ela Nurlaelasari (32 th) harus melahirkan dengan cara operasi cesar. Padahal kondisi bayi dalam perut istrinya sangat baik dan sehat, bahkan prediksinya lahir secara normal. Apalagi kelahiran ini merupakan kelahiran ke empat dan 3 kelahiran anak sebelumnya lahir secara normal juga.

ZPP

Zaskya Jatinuha, lahir dengan operasi cesar dan masih harus dirawat di ICU.

Kejadian berawal ketika Edy hendak menjemput istrinya yang pulang sewaktu lebaran ke Sukabumi. Rencana kepulangan itu tertunda karena sewaktu mau berangkat ke Jakarta, Ela kontrak sidan akhirnya dengan berbekal uang 500 ribu Edy membawanya ke bidan.

Di tempat bidan ada pasien lain yang sedang ditangani, sehingga Ela ditangani asisten bidan yang masih dalam tahap belajar. Sang asisten bidan masih sulit membedakan pembukaan pada proses persalinan, sehingga sewaktu Ela mengalami pembukaan 8, sudah diminta ngeden. Namun setelah ditunggu lebih kurang 3 jam persalinan tak kunjung datang. Justru Ela mengalami pendarahan dan air ketuban pecah. Setelah Ela kehabisan tenaga dan sang asisten bidan itu menyerah. Akhirnya Ela dirujuk ke rumah sakit swasta di Sukabumi untuk operasi cesar.

Setelah hampir dua jam di RS, Edi semakin panik karena istrinya tak kunjung ditangani. Sekitar jam 04.00 subuh Ela baru ditangani seorang dokter. Karena proses persalinan yang berlarut larut membuat kelahiran bayinya jadi birudan harus dirawat di ruang ICU. Setelah 3 hari, putri mereka yang diberi nama Zaskya Jatinuha, dinyatakan sudah sehat, lalu Edy-pun membawa pulang karena khawatir biayanya yang semakin membengkak. Namun Edy harus menandatangani surat pernyataan kesanggupan membayar.

Biaya persalinan dan biaya ruang ICU di Rumah Sakit itu memang cukup mahal. Biaya yang tak terduga dan tanpa persiapan sebelumnya membuat Edy kebingungan untuk membayarnya. Dia sudah ke beberapa kerabatnya untuk meminjam namun belum terpenuhi. Sementara semua Penghasilan Edy dari mengajar pada sebuah SMK di bilangan Pondok Ranji hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan ke 3 anak dan 1 istrinya.

Kami, Badan Wakaf Al Qur’an mengetuk hati para donatur untuk meringankan kesulitan saudara kita Edy Suprianto.

Donasi yang dibutuhkan : Rp. 10.800.000,-

Partner Lapangan            : Alimudin Baharsyah.

Kelahiran putri ke 4 keluarga Edy, masih meninggalkan tunggakan yang harus segera di selesaikan

Update # 1 : Alhamdulillah, Hutang Edy Akhirnya Bisa Dilunasi

BWA – Zakat Peer to Peer. Setelah Donasi untuk Zaskia Jatinuha (4 bulan) terkumpul, BWA yang diwakili Alimudin Baharsyah langsung menyerahkan kepada orang tuanya. Edy Ramaja selaku Ayah dari Zaskia merasa bahagia dan terharu dengan kedatangan kami.

 

penyerahan donasi

Penyerahan Donasi kepada Edy Ramaja 

Ketika menerima uang tersebut, Edy berucap syukur “Alhamdulilah, “Akhirnya hutang biaya cesar yang selama ini jadi beban keluarga saya akan segera berakhir”. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu. Terutama untuk BWA dan para donatur. Semoga Allah membalas kebaikan mereka dengan pahala yang berlimpah.

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 10.800.000

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.