Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Kerap Kejang dan Membiru, Syawal Harus Segera Operasi Open Heart

Kerap Kejang dan Membiru, Syawal Harus Segera Operasi Open Heart

Sungguh malang perjalanan hidup Muhammad Syawal Ubaidillah (13 bulan), ketika dilahirkan bayi mungil yang disapa Syawal itu harus menerima ujian yang cukup berat, ia divonis menderita gangguan katup jantung.

Diawal kelahirannya, anak keempat pasangan suami istri Pendi (42 tahun) dan Encas (36 tahun) terlahir normal dengan seluruh anggota tubuh lengkap. Memasuki usia empat bulan Syawal divonis pheunomonia (radang paru-paru akut) dan mengharuskannya dirawat di RSUD Cideres Majalengka selama enam hari.

(Muhammad Syawal Dirawat di RS)

(Muhammad Syawal Ubaidillah Dirawat di RS)

Setelah melihat hasil foto rontgen, dokter mengatakan kepada kedua orang tua Syawal bahwa posisi jantung buah hatinya ada keanehan. Dokter menyarankan agar Syawal diperiksakan lebih lanjut ke dokter spesialis jantung di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Dengan berbagai pertimbangan kedua orang tua Syawal memilih untuk memeriksakan putranya ke Rumah Sakit Jantung Hasna Medika Cirebon pada bulan selanjutnya. Setelah menjalani pemeriksaan echo dokter memberikan diagnosa bahwa Syawal mengalami kelainan jantung bawaan yang dinamai Plumonial Atresia with VSD dd Tetralogy of Fallot (ToF).

Betapa syok hati kedua orang tuanya mendapat kabar seperti ini. Apalagi dokter berkata, "Kelainan Syawal sianotik (kebiruan) ini kasus yang berbahaya, tidak ada obat untuk menyembuhkannya satu-satunya jalan untuk kesembuhannya adalah dengan jalan operasi open heart, kami menyarankan agar secepatnya dibawa ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita di Jakarta." 

“Sejauh ini dokter hanya memberi kami obat racikan propanol sebagai obat anti biru agar tidak spell (kejang). Sejak saat itu Syawal harus ketergantungan dengan obat propanol. Ketika obatnya habis Syawal mengalami spell (kejang),” ungkap Pendi.

Di usianya sekarang, kondisi perkembangan Syawal hampir sama dengan bayi 4 bulan lainnya. Namun, Syawal hanya mampu berbaring dengan memiringkan badan, tanpa bisa menggulingkan badannya, jangankan untuk berjalan, merangkak pun belum mampu. Syawal bisa duduk tegap, tetapi harus dibantu oleh orang tuanya dan tidak bisa bertahan lama, karena terlihat kelelahan. Berat badan pun tidak lebih dari delapan Kg.

Di usian ke delapan bulan kedua orang tua Syawal membawanya ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta guna mendapat tindakan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan echo yang lebih rinci dokter mengharuskan Syawal agar segera di operasi. Serangkaian pemeriksaan lain ikut dijalani termasuk CT scan. Namun, pemeriksaan terhenti karena pandemi Covid-19.

Dokter memberi pengarahan kepada kedua orang tua Syawal seiring dengan semakin banyaknya aktivitas Syawal akan semakin sering kecapekan, pingsan, spell (kejang), membiru di sekitar bibir dan pangkal kuku- kuku kaki dan tangannya. Mendapati hal ini kedua orang tua Syawal amat sangat bingung dan khawatir terhadap kondisi putranya.

Satu-satunya jalan untuk mendapatkan jantung sempurna bagi Syawal harus operasi open heart. Namun, antrean operasi di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita sudah mengular, jadwal tunggu operasi dengan BPJS bisa hitungan tahun. Mendapati hal ini kedua orang tua Syawal memutuskan untuk mengambil jalur umum, dengan resiko seluruh biaya ditanggung semua oleh pasien dan biaya yang diperlukan tidaklah sedikit, mencapai ratusan juta.

Untuk mencari dana sebanyak itu dalam waktu cepat bukanlah hal yang mudah bagi ayah yang hanya seorang guru dan ibu yang hanya sekedar ibu rumah tangga biasa. Ditambah lagi untuk biaya lain seperti sekolah ketiga kakaknya. Walaupun harus menabung, sudah pasti memerlukan waktu bertahun-tahun. Sedangkan Syawal harus menjalani operasi open heart secepatnya.

Untuk mengurangi beban keluarga Syawal, BWA mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga Syawal bisa segera dioperasi.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.340.000.000

Mitra Lapangan:

Dadan

 

#BWA #Wakaf #Sedekah #SedekahKemanusiaan #SK

Belum ada Update

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 340.000.000



0.74%
Butuh Rp 337.500.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis