Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Kusniati, Pengidap Gagal Ginjal, Ingin Mandiri dengan Jualan Mie Ayam

BWA-ZPP. Masih ingat ibu Kusniati (45 tahun)? Warga Depok yang sejak 10 tahun silam menjalani cuci darah akibat menderita gagal ginjal akut. Suaminya meninggalkan dirinya tak lama setelah dokter memvonisnya gagal ginjal. Wanita berkerudung yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh cuci ini dikenal sangat baik di lingkungannya.

BWA - ZPP

Hidup lebih dari sepuluh tahun dengan beban penyakit berat memang tidak mudah dijalani, namun Kusniati mampu menunjukan bahwa dirinya kuat. Dia juga yakin ada hikmah dibalik semua ini. Perasaan pasrah pada qadla Allah itulah yang membuatnya tegar menjalani hidup.

Hidupnya tergantung dengan alat cuci darah, setiap pekan menjalani 2 kali cuci darah. Walau cuci darahnya gratis namun untuk transportasi dari Depok ke tempat cuci darah di Parung bukanlah jarak yang dekat apalagi jika menggunakan taxi biayanya tentu lebih mahal.

Selama ini untuk biaya transportasi cuci darah kusniati mengharapkan belas kasih dari orang lain. namun kini dia ingin bisa mandiri. “Saya ingin jualan apa saja, biar saya tidak menyusahkan orang lain terus,” ungkap Kusniati kepada tim Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA).

Kusniati berniat berjualan mie ayam jamur aneka rasa. Mengingat warga kelurahan Abadijaya, Sukamaju, Depok Timur saat ini kakinya patah karena tulang rapuh akibat pengeroposan tulang, jualan itu nanti akan dijalankan bersama saudaranya dengan keuntungan dibagi hasil antara mereka.   

Untuk meringankan beban Kusniati, melalui program Zakat Peer to Peer (ZPP) BWA mengajak kaum Muslimin menunaikan kewajiban zakat harta (dan berdonasi) untuk modal jualan mie ayan serta biaya transportasi cuci darah. Sehingga Kusniati bisa mandiri dan kita semua mendapat berlipat ganda pahala pada bulan Ramadhan ini. Aamiin.[]

Nilai Zakat Harta (dan Donasi) yang Dibutuhkan:

Rp 10.500.000,- (Rp 8,5 juta gerobak dan simpanan untuk modal jualan mie ayam; Rp 2 juta biaya transportasi cuci darah selama dua bulan.)

Mitra Lapang:

Alimuddin Baharsyah

Kusniati, Pengidap Gagal Ginjal, Ingin Mandiri dengan Jualan Mie Ayam

Kusniati Terima Zakat Harta dan Donasi untuk Mandiri

BWA-ZPP. Betapa senangnya Kusniati (45 tahun) ketika menerima dana zakat harta dan donasi dari kaum Muslimin yang digalang Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA). “Alhamdulilah, semoga Allah membalas kebaikan ibu bapak yang telah membantu,” doa penderita gagal ginjal tersebut, Jum’at (11/8/2015) di rumahnya Jl. Krakatau VI No. 277 Depok Timur Depan.

ZPP - Kusniati

Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk usaha jualan mie ayam, agar ia bisa mandiri tak selalu tergantung dari pemberian orang. Pasalnya selama ini ongkos berobat dan membeli obat-obatan lainnya hanya mengandalkan kakaknya saja, keseringannya pinjam tanpa tahu kapan bisa dibayar.

Usahanya itu rencananya dijalankan dengan dibantu sepupu.[] 

 

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 10.500.000

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.