Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Lahir Prematur Karena Pendarahan, Anak Bu Acih Masuk Ruang NICU

Tak semudah melahirkan anak pertama dan kedua, Acih Sunarsih (41 tahun) mengalami pendarahan ketika menyambut kelahiran anak ketiganya.

Pendarahan dialami pada usia kandungan 31 pekan. Acih segera dilarikan ke RS. PMI Bogor. Setelah diperiksa di IGD, dokter memperkirakan bayinya akan lahir secara prematur sehingga harus dirawat di ruang perawatan intensif bayi (NICU).

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, dokter pun memutuskan agar Acih segera dioperasi cesar guna menyelamatkan dirinya dan juga janinnya.

(Ibu Acih saat di dalam mobil ambulan)

Namun keluarga Acih terkejut begitu mendengar biaya yang harus dikeluarkan begitu banyak untuk ukuran suami Acih yang hanya bekerja serabutan. Biaya operasi cesar Rp12 juta. Belum lagi sewa ruang NICU yang sangat mahal, perkiraan biayanya mencapai jutaan rupiah per hari. Itu pun belum termasuk biaya obat dan biaya perawatan.

(Bayi Ibu Acih di dalam ruang NICU)

Untuk meringankan beban keluarga Acih, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) melalui Program Sedekah Kesehatan (SK) mengajak kaum Muslimin untuk bersedakah. Sehingga biaya persalinan tertutupi dan kita semua mendapat pahala yang berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

Donasi yang dibutuhkan:

Rp. 75.000.000,- (Perkiraan biaya pengobatan)

Partner Lapang:

Ali

Lahir Prematur Karena Pendarahan, Anak Bu Acih Masuk Ruang NICU

Update #1: Bayi ibu Acih Bisa lahir Dengan Selamat

Acih (41 Tahun) Ibu dari tiga anak yang pernah mengalami cobaan yang cukup berat ketika melahirkan anak ke-3 nya. Pasca usia kandungan yang ke 7 bulan sudah harus melakukan persalinan secara prematur karena kondisi placenta yang sudah sobek dan mengharuskan melakukan operasi cecar. Alhamdulillah bayi ibu Acih bisa lahir dengan selamat meskipun kondisi si bayi sangat lemah sehingga mengharuskan di rawat di ruang NICU di RS PMI Bogor.

Sempat kebingungan mencari biaya yang mahal untuk biaya operasi cecar dan perawatan si bayi di ruang NICU, hingga akhirnya keluarga ibu Acih mengajukan proposal untuk meminta bantuan ke Badan Wakaf Al Quran dan berharap dari pihak BWA mampu membantu untuk menutupi kebutuhan bersalin yang sangat mahal tersebut.

(Acih Sunarsih dan Byainya)

(Acih Sunarsih dan Bayinya)

Alhamdullilah Badan Wakaf Al Quran biasa membantu ibu Acih agar tidak terbebani dengan mahalnya biaya operasi cecar dan perawatan si buah hati. Melalui program sedekah kemanusiaan besarnya biaya yang di butuhkan biasa tertutupi berkat penggalangan dana dari para wakif yang mewakafkan hartanya di BWA untuk membantu meringankan beban ibu Acih.

Setelah empat bulan pasca persalinan, Dzakira Hifza safiya tidak lagi harus menjalani hari-harinya di ruang NICU, kondisi bayi mungil itu sangat sehat, tidak seperti awal kelahirannya dulu. Hifza sudah bias diajak berkomunikasi dan di berikan ASI oleh ibunya. Begitu juga dengan kondisi ibu Acih yang saat ini sudah kembali sehat dan bias beraktifitas seperti biasa.

“Kepada Badan Wakaf Al Quran dan para donatur kami ucapkan terimakasih atas bantuannya, untuk seluruh pembiayaan operasi persalinan dan pembiayaan anak saya di ruang NICU. Semoga Badan Wakaf Al Quran semakin berkah dan semakin bermanfaat membantu masyarakat, kami ucapkan terimakasih kepada Badan Wakaf Al Quran,” utur ibu Acih

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.