Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Lelaki Tua Sebatang Kara, Tinggal Bersama 3 Ekor Bebeknya

Di tengah kota metropolitan Jakarta terdapat banyak penduduk miskin yang harus bekerja keras demi bertahan hidup, salah satunya adalah kong Adung (65), yang pekerjaan sehari-harinya adalah memulung sampah. Aktivitas ini telah dilakoninya sejak enam tahun yang lalu setelah usaha kelontongnya bangkrut.

Tinggal di sebuah gubuk berukuran 3 x 2,5 meter di gang Senggol kampung Dalam RT 005 RW 01 Cawang Bawah, Kramat Jati, Jakarta Timur. Gubug yang dindingnya terbuat dari seng ini tepat berada di tepi tempat pembuangan sampah. Tidak ada barang berharga yang dimiliki kong Adung, kecuali tiga ekor bebek dari jenis entok.

Setiap kali hujan, air masuk ke dalam rumahnya dan merendam barang bekas yang sudah dia kumpulkan. Tiadanya uang membuat dia hanya bisa pasrah tinggal di kediamannya yang sekarang. Kini kong Adung hidup sendiri; istrinya pergi meninggalkannya karena tidak tahan hidup dalam kemiskinan.

 

Tujuan Proyek

Merenovasi “rumah” kong Adung agar layak huni. Adapun rencana renovasi adalah sebagai berikut:

• Membangun pondasi dengan bahan batu sampai ketinggian 1 meter untuk mencegah air masuk dalam rumah jika hujan turun.

• Membangun dinding rumah dengan batako setinggi 1,4 meter di atas pondasi agar lebih aman dari banjir.

• Memasang GRC sebagai dinding atas setelah dinding batako.

• Memperbaiki atap rumah yang sudah tidak layak dan mengganti dengan asbes.

• Menyemen lantai rumah yang saat ini masih berlantaikan tanah.

 

Donasi yang dibutuhkan:

Donasi program Zakat Peer to Peer yang dibutuhkan untuk merenovasi “rumah” kong Adung adalah sebesar Rp 9.700.000,- (Sembilan Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah)

 

Partner Lapang:

Ust. Mulyana

Lelaki Tua Sebatang Kara, Tinggal Bersama 3 Ekor Bebeknya

Update #2: Renovasi Tuntas, Kong Adung pun Bahagia

Sebelum Renovasi

Sesudah Renovasi

Betapa gembiranya Kong Adung, lelaki yang jadi pemulung sejak usaha klontongnya bangkrut enam tahun silam tersebut ketika mendengar BWA akan merenovasi gubugnya yang berukuran 3 x 2,5 m dan masih berlantai tanah itu. Alhamdulillah, renovasi selesai pada hari senin (10/12/2012) dan sudah bisa ditempati

Rumah baru Kong Adung didesain dua lantai, agar saat hujan turun kong Adung tidak kebanjiran. Lantai dua berfungsi sebagai kamar tidur, dindingnya terbuat dari GRC board dan lantainya dari triplek. Sedangkan lantai pertama yang terdiri dari kamar mandi dan ruang tamu berdinding batako dan berlantai keramik.

“Alhamdulillah, rumah sudah jadi dan sudah rapi. Sekarang sudah tidak kebasahan bila hujan, semoga orang-orang yang sudah bantu saya, Allah balas dengan pahala dan rizki yang berlimpah,” ungkap Kong Adung sesaat setelah rampung renovasi.

Update #1: Renovasi Gubug Capai 30 Persen

Alhamdulillah, gubug milik kong Adung yang dijadikan sebagai tempat tinggalnya seorang diri itu sudah mulai direnovasi pada senin (26/11) dan pencapaiannya kini sudah sekitar 30 persen. Bila tidak hujan, renovasi diperkirakan akan selesai dalam waktu 10 hari.

Gubug ini didesain dua lantai, agar saat hujan turun kong Adung tidak kebanjiran. Maklum, daerah tempat kong Adung memang sering banjir bila hujan tiba. Lantai dua yang difungsikan sebagai tempat tidur dindingnya dari GMC board dan lantainya dari triplek. Sedangkan lantai pertama yang terdiri dari kamar mandi dan ruang tamu berdinding batako dan berlantai keramik.

Meski permintaan renovasi gubugnya telah disetujui oleh Badan Wakaf Al-Quran (BWA), tetapi kong Adung tetap menyisihkan hasil penjualan sampah yang dikumpulkannya dan ketiga bebeknya untuk membeli kusen bekas, sehingga bisa menekan biaya renovasi. Agar biaya semakin rendah, kong Adung bahkan turut serta membantu para pekerja merenovasi gubugnya.

“Yah terima kasih dah dibantuin. Bersyukur sekali, buat bantu rehab rumah supaya ane tidur enak,” tutur kong Adung dengan wajah berseri kepada koordinator program Zakat Peer to Peer Darminto.

Zakat kaum Muslimin yang disalurkan kepada Badan Wakaf Al-Quran (BWA) untuk merenovasi gubug kong Adung baru mencapai 38 persen. Dibutuhkan dana sebesar Rp 6.100.000,- lagi guna menyelesaikan renovasi.

Salurkan zakat Anda untuk penyelesaian renovasi gubug kong Adung. Semoga zakat Anda tersebut diterima di sisi Allah SWT sebagai suatu amal ibadah yang diridai-Nya.

Kondisi Rumah Kong Adung

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.