Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Letih Berjalan Kaki, Hamzah Halusinasi Tusuk Perut Sendiri

Letih Berjalan Kaki, Hamzah Halusinasi Tusuk Perut Sendiri

Kondisinya sangat kritis ketika Hamzah (33 tahun) dilarikan ke UGD Rumah Sakit Islam Jakarta. Darah mengucur deras dari perutnya, bahkan sebagian organ dalam tubuhnya terurai ke luar. Diagnosa dokter, ia mengalami Skizofrenia paranoid atau penyakit mental kronis yang menyebabkan gangguan proses berpikir.

Dokter mengambil tindakan operasi pembedahan perut agar nyawa Hamzah bisa tertolong. Setelah menjalani operasi yang sangat rumit, nyawanya tertolong dan kondisinya cukup membaik meskipun terlihat sangat lemah pasca operasi.

(Kondisi Terrakhir Hamzah di RS)

(Kondisi Terrakhir Hamzah di RS)

“Saya menusuk-nusuk perut dengan pisau yang saya pinjam dari warung,” ujar Hamzah dengan suara pelan, yang ketika itu tim Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) jumpai di kamar rumah sakit. Perawat yang sedang berjaga pun menceritakan jika ia masih bisa diajak berkomunikasi meskipun informasi yang diberikan masih simpang-siur.

Hamzah menuturkan dirinya datang ke Jakarta dari Ciranjang, Kabupaten Cianjur untuk mencari pekerjaan. Ironisnya ke Jakarta tanpa menggunakan kendaraan melainkan berjalan kaki. Sekitar sepekan berjalan dan sampailah di Jakarta dengan kondisi yang sangat lelah.

Menurutnya, dalam perjalanan itu ia sering mendengar bisikan-bisikan di telinganya. Perawat di rumah sakit menjelaskan itu merupakan gejala Skizofrenia paranoid, dan perawat juga menjelaskan jika orang yang menderita penyakit ini sering mengalami ketakutan, delusi (kepercayaan yang salah) dan biasanya diikuti oleh halusinasi (suara atau hal lainnya yang dianggap ada, tetapi sebenarnya tidak ada), hal inilah yang membuatnya ingin mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Sulitnya mencari keberadaan sanak saudara, karena Hamzah tidak memiliki identitas apa pun dan perbekalan yang ia bawa di dalam ranselnya hanyalah pakain kotor, membuat pihak rumah sakit cukup kebingungan untuk menutupi biaya operasi dan perawatan Hamzah.

Melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK), BWA mengajak kaum Muslimin bersedekah untuk membantu biaya perawatan Hamzah pasca operasi. Semoga saja Hamzah bisa segera sembuh dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya. Dan untuk para donatur, semoga Allah SWT menggantikan sedekahnya dengan pahala yang berlipat ganda karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Nilai Sedekah yang Dibutuhkan:

Rp.65.000.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

#WakafQuran #Wakaf #SedekahKemanusiaan #2019SejutaQuranBangkitkanIndonesia

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis