Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Malik Butuh Kaki Palsu dan Motor Untuk Bekerja

Malik Butuh Kaki Palsu dan Motor Untuk Bekerja

Tangan kirinya terpaksa diamputasi dan kaki kanan mengalami pengecilan sejak dari sekolah dasar.  

Kejadian itu bermula ketika Malik Ibrahim Fatah yang pada saat itu baru berusia sembilan tahun mengalami kecelakaan tersengat listrik tegangan tinggi di atap rumahnya. Hal itu terjadi lantaran ia bermain gantar besi dan tanpa sengaja mengenai kabel yang mengelupas. Orang tua Malik segera membawanya ke Rumah Sakit Karya Husada Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

(Malik Butuh Kaki Palsu dan Motor Khusus)

(Malik Butuh Kaki Palsu dan Motor Khusus)

Dokter di rumah sakit segera mengambil tindakan amputasi pada tangan kirinya karena mengalami kerusakan yang sangat parah, dan beberapa urat nadi di kaki kanannya juga terpaksa diputus.

Lelaki asal Cikampek, Jawa Barat yang saat ini berusia 28 tahun, sudah cukup percaya diri dan mulai belajar menerima keadaan. Ia kembali melanjutkan program pendidikan SMP dan SMA melalui program kejar paket B dan C. Dan menyelesaikan pendidikan itu pada tahun 2013 dan 2015.

Keterbatasan fisik tidak membuatnya malas, dengan kemampuan teknik elektronik yang ia pelajari sejak lama, Malik kerap diminta untuk memperbaiki alat-alat elektronik milik tetangga dan teman-temannya.

Hal yang cukup memberatkan adalah ketika harus membawa barang elektronik yang rusak ke rumahnya. Ia cukup kebingungan membawanya lantaran harus berbagi tempat duduk dengan pengemudi ojek dan barang yang dibawa, karena volume barang yang cukup besar.

“Jika saja saya memiliki motor roda tiga, insya Allah akan sangat membantu aktivitas saya,” ujar Malik.

Sayangnya, hingga saat ini, Malik belum memiliki motor roda tiga, lantaran penghasilan yang didapat langsung habis untuk keperluan sehari-hari.

Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) melalui program Sedekah Kemanusiaan (SK) mengajak kaum Muslimin mewujudkan harapan Malik untuk memiliki sepeda motor roda tiga dan kaki palsu. Semoga setiap kebaikan yang disalurkan digantikan pahala berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin.[]

 

Nilai Sedekah yang Dibutuhkan:

Rp.70.000.000

Mitra Lapangan:

Wahyu

 

Malik Butuh Kaki Palsu dan Motor Untuk Bekerja

Update #2: Motor Matic Untuk Malik Siap Dimodifikasi Menjadi Roda Tiga

Malik (29 tahun) tak pernah menyangka jika kedatangan  tim BWA ke rumahnya di Cikampek, Kab. Karawangan, Jawa Barat untuk merealisasikan bantuan kemanusiaan, yakni membelikan ia motor matic baru yang kedepannya akan dimodifikasi menjadi motor roda tiga.

Sebelumnya di tahun lalu tepatnya ahad, 9 Februari 2020 tim BWA mengalokasikan bantuan berupa kaki palsu baru kepada Malik. Alhamdulillah tahun ini BWA kembali menyalurkan bantuan untuk Malik dengan membelikannya satu unit sepeda motor matic baru.

(Realisasi Motor untuk Malik)

(Realisasi Motor untuk Malik)

Raut wajah bahagia terpancar dari Malik, mengetahui jika sepeda motor matic yang selama ini diimpikan akan segera terwujud. Tanpa mengurangi waktu, setibanya tim di kediaman Malik, segera mengajaknya ke dealer motor terdekat untuk membeli sepeda motor.

“Alhamdulillah, perasaan pastinya senang sekali mendapatkan motor dan kaki palsu secara cuma-cuma dari BWA, semoga para donatur rejekinya dilimpahkan oleh Allah SWT ,” ujar Malik dengan senyum merekah.

Malik juga menyampaikan jika motor yang ia dapati ini rencananya akan difungsikan untuk usaha sehari-hari service panggilan, setelah dimodifikasi menjadi roda tiga. Insyaallah BWA masih berkomitmen untuk menyelesaikan amanah para donatur untuk membuat motor roda tiga untuk Malik.

Update #1: Malik Senang Mendapat Kaki Palsu Baru

Malik (28 Tahun) sangat senang ketika tim Sedekah Kemanusiaan BWA memberi kabar bahwa ia akan dipesankan kaki palsu baru. Sebelumnya Malik memang sudah memiliki kaki palsu, namun ukuran yang kurang pas membuatnya tidak nyaman ketika menggunakannya. Ia pun memilih untuk tidak lagi menggunakannya.

(Malik sedang mencoba kaki palsu baru)

Pada ahad 9/02/2020 tim Sedekah Kemanusiaan bersama Malik pergi ke Bandung untuk menganbil pesanan kaki palsu yang sebelumnya sudah kami pesan. Kami membuat kaki palsu di sebuah Yayasan Peduli Difabel yang berlokasi di Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat.

“Untuk kaki palsu yang ini terasa sangat nyaman mas” ujar Malik kepada tim yang mendampinginya. Cukup lama juga ia mencoba kaki palsu barunya, meskipun langkah kakinya tidak bisa cepat. Memang butuh waktu untuk Malik beradaptasi dengan kaki palsu barunya.

Malik sangat mengharapkan jika BWA bisa mewujudkan keinginanya untuk memiliki sepada motor khusus difabel (motor roda tiga). Ia sangat berharap sekali, karena bisa membantunya untuk memudahkan pekerjaan membawa barang elektronik yang rusak ke rumahnya untuk diperbaiki.

BWA masih membuka kesempatan untuk para donatur guna  mewujudkan harapan Malik untuk memiliki sepeda motor roda tiga. Semoga setiap dana yang disalurkan digantikan pahala berlipat ganda oleh Allah SWT. Aamiin

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.