Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Masya Allah, Beginilah Efek dari Pen yang Dipasang pada Kaki Ahmad Fauzi

BWA-ZPP. Pasangan suami istri Dede Mustofa (35 tahun) dan Nurjanah (35 tahun) saat ini sangat pusing untuk membayar utang kepada tetangga yang dirasa keduanya sangat besar. “Uang sebesar itu terpaksa  saya pinjam untuk mengoperasi anak saya, Ahmad Fauzi (16 tahun) untuk mengambil pen yang tertanam dikakinya sejak 12 tahun lalu,” ungkap Nurjanah.

BWA-ZPP

Bila tidak berefek samping, sebenarnya pen tersebut tidak akan dicabut. Namun, di permukaan kulit yang di dalamnya ada pen tersebut sering tumbuh seperti bisul dan gatal. “Setelah kami bawa ke dokter ternyata memang itu efek samping dari pen tersebut, di samping Ahmad Fauzi juga terkadang badannya panas setelah berolahraga dan terkadang merasa ngilu kalau berjalan,” keluh Nurjanah.

Karena kian parah, dokter menyarankan agar pen yang terpasang di kaki remaja kelas 2 SMA tersebut segera dicabut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka, pada 1 Juli 2015, operasi dilakukan di Rumah Sakit Cibinong. Menurut dokter, sangat sulit sekali mengangkat pen yang sebagian besarnya sudah menempel ke daging dan ketutup tulang.

“Ada satu baut yang terpaksa ditinggalkan di dalam tulang, karena jika dipaksa diambil akan mengakibatkan tulangnya retak lagi,” beber Nurjanah.

Uang operasi ternyata tidak sedikit, Nurjanah pontang panting mencari pinjaman. Penghasilan suami tak menentu, kadang Rp 30 ribu, kadang Rp 25 ribu. “Karena dia hanya supir tembak,” kata perempuan yang bekerja sebagai buruh cuci berpenghasilan Rp 200 ribu perbulan tersebut.

Penghasilan diri dan suaminya itu hanya cukup untuk mencukupi kebutuhan pokok kelurga saja. “Mau daftar BPJS tapi harus sekeluarga, saya enggak punya uang kalau harus bayar semua, mau dapat BPJS gratis juga sangat susah di kelurahannya,” keluh warga Kampung Pondok Manggis, Desa Gunung Baru, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Secercah harapan datang ketika adalah salah seorang pasien RS Cibinong tempat anaknya dioperasi menginfokan untuk meminta bantuan ke Badan Wakaf Al-Qur’an. Melalui program Zakat Peer to Peer (ZPP), BWA mengajak kaum Muslimin menunaiakn zakat harta (dan berdonasi). Sehingga utang biaya operasi Ahmad Fauzi dapat dilunasi. Serta pahala buat kita semua dari Allah SWT yang telah membantu sesama. Aamiin.[]

Nilai Zakat Harta (dan Donasi) yang Diperlukan:

Rp 7.500.000,- (utang biaya operasi)  

Mitra Lapang:

Alimuddin Baharsyah

Masya Allah, Beginilah Efek dari Pen yang Dipasang pada Kaki Ahmad Fauzi

Update #1 : Nurjanah Bersyukur hutang operasi anaknya telah lunas

"Penyerahan Dana Zakat Kepada Ahmad Fauzi"

Kamis, 26 November Tim BWA menyerahkan dana itu secara langsung ke rumahnya di daerah Bojong Gede Kab. Bogor. Nurjanah mengaku sangat bersyukur dan tenang, kini hutang operasi anaknya telah lunas. Sebelumnya tak pernah terbayang bagaimana melunasi hutang itu.

Dia secara pribadi dan atas nama Ahmad Fauzi, mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada semua pihak yang telah membantu, terutama para muzaki dan para donatur “Semoga Allah membalas kebaikan mereka dengan pahala dan rezeki yang berlimpah, serta dijauhkan dari marabahaya”.

Adapun kelebihan dari pengumpulan dana zakat,  akan dialokasikan untuk mustahik lain yang membutuhkan.

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.