Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Mayoritas Muslim Maluku Membutuhkan Al-Qur’an

Mayoritas Muslim Maluku Membutuhkan Al-Qur’an

Dahulu sebelum masa penjajahan, Maluku mmenjadi poros perdagangan rempah dunia dengan cengkih dan pala sebagai barang dagangan utama. Hal ini membuat Maluku dijuluki sebagai “Kepulauan Rempah” kekayaan rempah ini pun menjadi daya tarik bangsa-bangsa Eropa yang pada akhirnya menguasai Maluku, dimulai oleh Portugis dan terakhir Belanda, pada tahun 1945 Indonesia merdeka maka kepulauan Maluku ikut pemerintahan Indonesia.

Maluku memiliki luas sebesar 46.914 km2 dengan populasi 1.831.988 Jiwa pada tahun 2020, sekitar 53,03% penduduknya adalah muslim. Provinsi Maluku terdiri dari 9 Kabupaten; Kab. Buru, Kab. Buru Selatan, Kab. Kepulauan Aru, Kab. Maluku Barat Daya, Kab. Maluku tengah, Kab. Maluku tenggara, Kab. Kepulauan Tanimbar, Kab. Seram Bagian Barat. Kab. Seram Bagian Timur.

Terlepas dari berbagai pendapat yang ada, pendapat yang paling terkenal di kalangan masyarakat adalah nama Maluku yang berasal dari kata raja dalam Bahasa Arab, yakni malik. Para pedagang Arab menyebut daerah tempat empat kerajaan di bagian utara Kepulauan Maluku yang terdiri dari Jailolo, Ternate, Tidore, dan Bacan sebagai Jazirat almuluk yang berarti kepulauan raja-raja.

Mengapa Maluku Butuh Al-Qur’an?

Melalui partner lapang BWA di Ambon Ustadz Thamrin La Ode bersama beserta komunitas Bikers Subuhan Ambon mengadakan kegiatan Berbagi Al-Qur’an wakaf dan survey ke beberapa lokasi di Kabupaten Seram Bagian Barat. Kegiatan ini dilaksanakan karena masih adanya masjid atau TPQ di wilayah tersebut yang kekurangan Al-Qur’an dan buku Iqra’.

(Komunitas Bikers Subuhan)

(Sinergi dengan Komunitas Bikers Subuhan)

Tim bergerak Jum’at malam (13/01) ba’da Isya ke pelabuhan penyeberangan feri Hunimua dan bermalam disana agar bias naik feri pertama, selanjutnya setelah sampai ke pelabuhan feri Waipirit perjalanan dilanjutkan ke berbagai lokasi yang kekurangan Al-Qur’an.

Di lokasi pertama yakni Masjid dan TPQ di dusun Pelita Jaya, selanjutnya perjalanan di lanjutkan ke dusun Waitoso, Dusun Pohon Batu, Dusun Kawah, dan terakhir di desa Lisabata.

(Muslim Maluku Membutuhkan Qur'an)

(Muslim Maluku Membutuhkan Qur'an)

Tim bermalam di masjid Raya Lisabata dan Alhamdulillah dijamu oleh teman-teman dari Remaja Masjid Lisabata. Setelah sarapan tim bergerak kembali ke Ambon. Sebagian anggota tim bergerak ke dusun Ketapang untuk mendistribusikan Al-Qur’an, dan akhirnya seluruh tim tiba di kota Ambon dengan selamat.

Dari hasil survey tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa wilayah di dekat kota Ambon saja masih banyak masjid, musholah dan TPQ yang kekurangan Al-Qur’an, apalagi wilayah-wilayah terpencil yang jauh dari kota tentu kebutuhan Al-Qur’an ini sangat besar. Terutama untuk kegiatan pengajaran Al-Quran di masjid, musholah dan TPQ-TPQ.

Oleh karena itu BWA mengajak kaum muslimin mendukung proyek penyaluran 50.000 Al-Qur’an wakaf dan 10.000 buku Iqra’, serta mengadakan training dakwah dan pemahaman islam untuk Da’I di provinsi Maluku. Semoga dari setiap huruf Al-Qur’an yang mereka baca akan mengalirkan pahala kepada Anda hingga hari kiamat, Aamiin.

 

Dana Wakaf yang Dibutuhkan:

Rp 5.000.000.000 (Lima Milyar Rupiah)

Partner Lapangan:

Ustadz Thamrin La Ode

 

#BWA #WakafQuran #2021SejutaQuran SatukanIndonesia

Mayoritas Muslim Maluku Membutuhkan Al-Qur’an

Update #3: Giat Dakwah Pemuda Islam Kei, Gerakan Program Wakaf Al-Qur’an

https://lensadaerah.com/2021/05/20/giat-dakwah-pemuda-islam-kei-gerakan-program-wakaf-al-quran/

Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) telah menyalurkan 3.000 Mushaf Al-Qur’an sebagai bentuk awal gerak dakwah di Kepulauan Kei. menyusul pula rencana gelombang selanjutnya dengan target penyaluran 50.000 buah Al-Qur’an yang diperuntukan bagi wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Sementara itu, beberapa waktu ke depan sesuai rencana akan dipersiapkan pula sekitar 100.000 buah Al-Qur’an nantinya di distribusikan ke seluruh Wilayah Provinsi Maluku.

Hal ini disampaikan ustad Insani Renhoran saat di Konfirmasi wartawan terkait kegiatan program Wakaf Al-Qur’an di Kepulauan Kei, melalui pesan masengger pribadinya. (Selasa, 20/05/2021) Kemarin.

Kepada Awak Media ini, Ustad Insani bersama kawan-kawan pemuda Aliansi Dakwah Kei yang juga Bekerjasama dengan Forum Tokoh dan Umat Islam Kei (FROM KEI) serta Pemuda Hijrah Kei menyampaikan bahwa Program tersebut telah dipercayakan penuh  untuk mendistribusikan Al-Qur’an ini dengan tujuan keumatan. Begitupula diinformasikan secara resmi bahwa program ini juga telah diterima secara simbolis oleh Pemimpin Daerah di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara yakni Walikota Tual dan Bupati Maluku Tenggara dengan respon yang Positif.

“Alhamdulillah program Wakaf Al-Qur’an ini sejalan dengan visi-misi Kota Tual menuju Kota Religius sekaligus memberantas buta huruf Al-Qur’an, dan beberapa hari kedepan Kota Tual akan mengadakan MTQ tinggat Kota di Kecamatan Kur, Maka dengan demikian hal ini bisa jadi momen tepat untuk menyalurkannya ke para Imam-imam Masjid di Kecamatan Kur, Tam dan Tayando,” kata Insani mengutip terang Walikota Tual, Adam Rahayaan yang saat itu ditemani Wakil Walikota serta Sekda, saat pertemua di Ruang Kerja Walikota, Balai Kota Tual, Senin (17/5/2021).

Hal Senada dengan Walikota Tual. Bupati Maluku Tenggara Muhammad Taher Hanubun, yang menerima penyerahan Al-Qur’an di hari yang sama namun di tempat yang berbeda itu, turut menyambut positif pada program tersebut. “Alhamdulillah ini bisa mendukung program Kabupaten Maluku Tenggara dalam penyebaran Al-Qur’an,” jelasnya di Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (17/5/2021).

Selain penyerahan secara simbolis kepada kedua Kepala Daerah di Kepulauan Kei ini, penyaluran Al-Qur’an akan didistribusikan ke beberapa instansi seperti TNI-POLRI Yakni Kodim 1503 Malra, PM, Lanal, Lanud, Yonif 734 di desa Ibra, Polres Tual, Kompi Brimob hingga di kantor Lapas dan adapula beberapa Masjid-masjid, TPQ, dan juga Majelis Ta’lim. tutur Isani.

Update#1:Walikota Tual dan Bupati Malra Terima 3.000 Al-Qur’an

Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun dan Walikota Tual, Adam Rahayaan,  telah menerima 3.000 Muhaf Al – Qur’an dari Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA), melalui Forum Tokoh dan Umat Islam Kei ( FROM KEI ) dan Pemuda Hijrah Kei yang dipercayakan mendistribusikan Al – Qur’an di Bumi Larvul Ngaval.

“ Ini langkah awal di Kepulauan Kei dan sekitarnya, akan  menyusul gelombang selanjutnya dengan target program 50.000 Al-Qur’an untuk wilayah Kota Tual, dan  Kabupaten Maluku Tenggara, serta 50.000 Al-Qur’an di Propinsi Maluku “ Ungkap Ketua Pemuda Hijrah Kei, Salim Bugis, dan From Kei Kota Tual, Sukri Nuhuyanan  dalam rilisnya yang diterima tualnews.com, Sabtu ( 22/05/2021 ). Kata Salim dan Nuhuyanan, distribusi Al-Qur’an di Kepulauan Kei telah diterima secara simbolis Pemkab Malra dan Pemkot Tual.

“Alhamdulillah,  program ini sejalan dengan Visi-Misi Kota Tual menuju Kota Religius sekaligus memberantas buta huruf Al-Qur’an, apalagi beberapa hari kedepan Kota Tual akan mengadakan MTQ tinggat Kota Tual  di Kecamatan PP Kur, maka ini  jadi momen tepat untuk menyalurkan kepada para Imam Masjid Kur, Tam, Tayando, ” Ungkap  Walikota Tual, Adam Rahayaan,didampingi Wakil Walikota Tual, Usman Tamnge bersama Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kota Tual, A. Yani Renuat, diruang Kerja Walikota Tual, Senin (17/5/2021).

 

Senada dengan Walikota Tual, Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Taher Hanubun, yang juga menerima penyerahan Al-Qur’an dari   Ketua Pemuda Hijrah Kei, Salim Bugis, di Kantor Bupati Malra,  menyambut positif program tersebut.

“Alhamdulillah,  ini bisa mendukung program Kabupaten Maluku Tenggara dalam penyebaran Al-Qur’an,” jelas Bupati Malra  di Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (17/5/2021).

Selain penyerahan secara simbolis kepada kedua Kepala Daerah tersebut, Al-Qur’an juga diserahkan kepada TNI-POLRI,  seperti Kodim 1503/Tual, PM, Lanal Tual, Lanud Dumatubun, Yonif 734 Ibra, Polres Tual, Brimob hingga Lapas serta beberapa Masjid, TPQ, dan Majelis Ta’lim.

 

Update#2:Dukungan Polisi Untuk Distribusi Wakaf Al-Quran Di Maluku

Tujuan kami distribusi Al-Quran wakaf hari ke tiga kali ini adalah desa Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, yang berada dipantai selatan Pulau Seram, sebelah selatan Masohi, Maluku Tengah. Alhamdulillah dalam distribusi tersebut kami ditemani oleh Bapak IPTU Irwan, S. H. I. selaku Kapolsek Amahai, dan beliau lah yang membantu BWA dalam proses pendistribusian Al-Quran disana.

Dalam kesempatan tersebut beliau mengucapkan "Alhamdulillah dengan kehadiran rekan-rekan dari Badan Wakaf Al quran kami dari Polsek Amahai merasa terbantu dengan program yang kami lakukan, khususnya dibulan suci Ramadhan. Alhamdulillah sampai saat ini sinergitas kami dengan pesantren, beberapa negeri yang ada di Kecamatan atau wilayah hukum Polsek Amahai."

"Untuk bagaimana memberdayakan masyarakat, khususnya dikalangan muslimin untuk giat membaca dan memahami Al quran, dengan membangun TPQ-TPQ dinegeri-negeri. Tujuannya untuk apa, untuk bagaimana membangun generasi kedepan bisa berakhlaq, bermoral, dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara" lanjut beliau.

Bapak Irwan pun menjelaskan kembali, "Untuk itu kami dari Polsek Amahai sangat berterimakasih sekali karena bukan cuma itu, selama bulan Ramadhan kami melakukan safari Ramadhan khususnya dipertengahan menjelang Nuzul Quran dan Insyaa Allah sampai masuk nanti kepada waktu Lailatul Qadr. Para jama'ah atau teman-teman yang ada disini sudah bisa mengkhatamkan Al quran dan bisa memahami apa sebenarnya Al quran, dan itu semua tidak lepas dari bantuan Badan Wakaf Al quran yang telah membantu kami."

Dan diakhir pertemuan kami pun tak lupa beliau menegaskan kembali "Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih kepada Badan Wakaf Al quran telah bersama kami menciptakan suasana yang harmonis dan membantu generasi Islam untuk bagaimana memahami Al quran dengan baik."

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 5.000.000.000



28.09%
Butuh Rp 3.595.295.300,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Para Donatur

Project Sejenis