Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Menderita Kanker & Celebral Palsy, Dimas Anak Tukang Ojek Online Ini Butuh Bantuan

Namaku Dimas Dwi Nugroho (15 tahun), orang kebanyakan memanggilku dengan sebutan Dimas. Aku tidak pernah memiliki teman sekolah karena dari kecil Aku memang tak pernah sekolah. Sejak usiaku 10 bulan, tepatnya tahun 2003 otakku tidak bisa berkembang alias lumpuh setelah mengalami diare, dehidrasi hebat dan demam tinggi disertai kejang-kejang.

Sekarang Aku sedang terbaring di Rs. Harapan Kita – Jakarta karena tanggal 19 November suhu tubuhku panas dan akhirnya harus dirawat. Setiap pekan biasanya Aku berobat 2 – 3 kali dalam satu pekan. Ayahku, Agus Budi Saputro dan Ibuku Nurjanah sangat menyayangiku meski kondisiku seperti ini. Kami tinggal di sebuah rumah sederhana Jl. Haji Minun, Kel. Bintaro, Kec. Pesanggrahan – Jakarta Selatan.

Sehari-hari Ayahku bekerja sebagai Tukang Ojek Online, sedang Ibuku hanya mengurus rumah tangga. Penghasilan Ayah setiap hari sebagian besar untuk menutupi kebutuhan pengobatanku. Menurut dokter, selama Aku hidup harus terus mengkonsumsi obat-obatan agar kondisi kesehatanku tetap stabil.

(Dimas sedang terbaring di rumah sakit)

Aku selalu merepotkan Ayah dan Ibu, terutama jika harus menebus obat yang harganya sangat mahal. Jika belum dapat uang, Ayah dan Ibu sibuk mencari utangan kesana sini. Walau Aku berobat menggunakan BPJS, tapi tidak semua obat yang Aku butuhkan bisa gratis.

Sebagai anak Aku hanya bisa berdo’a semoga pengorbanan Ayah dan Ibu dibalas oleh Allah subhanahu wata’ala dengan balasan terbaik dan semoga semua pihak yang telah membantu meringankan beban pengobatanku dijaga dari segala marabahaya, petaka dunia dan akhirat.

Badan Wakaf Al Qur’an mengajak seluruh kaum muslimin untuk mengambil bagian membantu biaya pengobatan Dimas. Semoga Allah subhanahu wata’ala memberi kelapangan rezeki pada kita semua.

Partner Lapang : Rita

Donasi yang dibutuhkan : Rp. 75.000.000,- (Untuk membeli obat-obatatan, Vitamin dan akomodasi)

 

Menderita Kanker & Celebral Palsy, Dimas Anak Tukang Ojek Online Ini Butuh Bantuan

Update #1: Alhamdulillah, Kebutuhan Obat Dimas Bisa Terpenuhi Di Saat Pandemi

Kondisi Dimas (16 tahun) belum banyak mengalami perubahan, akibat menderita rabdomiosarkoma (kanker otot) yang kini memasuki stadium empat dan cerebral palsy.

(Kondisi Dimas Saat Ini)

(Kondisi Dimas Saat Ini)

Namun, untuk kesehatan Insyaallah dalam kondisi normal karena sang ibu rutin membawa Dimas untuk menjalani terapi dan berobat ke rumah sakit PJN Harapan Kita, Jakarta.

Orang tua Dimas, sangat terbantu sekali dengan donasi yang teala terkumpul dari para donatur melalui program Sedekah Kemanusiaan BWA, dan Alhamdulillah telah tersalurkan.

Sang ibu banyak mengucap syukur dan berterimakasih atas donasi yang telah disalurkan BWA, karena sangatlah diperlukan untuk memenuhi kebutuhan Dimas membeli obat-obatan yang tidak tercakup BPJS, terlebih dalam kondisi corona seperti ini.

“Donasi yang telah diberikan untk anak saya, sudah saya gunakan untuk kebutuhan Dimas. seperti beli obat-obatannya, susu, dan pempes, untuk beberapa Minggu kedepan,” ujar sang ibu.

Sang Ibu juga menitipkan pesan kepada kami agar BWA dan para donatur terus-menerus bisa menolong banyak orang.

“Semoga pengurusnya, pemimpinnya, dan para donatur diberikan kesehatan, umur panjang, dimudahkn urusannyay, Hanya Allah SWT yang bisa membalas kebaikan para pengurus BWA,” tutupnya.

Update #1. Keluarga Dimas Bahagia Menerima Bantuan

Bagi  Agus Budi Saputro dan Ibuku Nurjanah, lahirnya Dimas Dwi Nugroho (15 tahun) merupakan anugerah sekaligus ujian dari Allah subhanahu wata’ala. Pasalnya Dimas menderita penyakit yang sangat berat, kanker dan Celebral Palsy. Karena penyakit itulah otaknya tidak bisa berkembang sehingga Dimas tidak tumbuh normal seperti anak yang lain.

 

(Penyerahan secara simbolis bantuan untuk Dimas)

Pengobatan Dimas sangat menguras biaya, walaupun pengobatannya selama ini ditanggung BPJS. Untuk biaya sewa mobil ke RS, popok dewasa, vitamin, susu dan kebutuhan lainnya harus ditanggung sendiri. Jika mengandalkan penghasilannya dari ojek online sangat jauh dari kata cukup.

Dengan adanya bantuan dana dari donatur Badan Wakaf Al Qur’an (BWA), Pak Agus merasa sangat bahagia dan sangat terbantu. Cukup untuk biaya pengobatan rutin selama 4 bulan ke depan.

Pak Agus mewakili keluarga menguncapkan terima kasih kepada para donatur yang telah membantu biaya pengobatan anaknya. Dia hanya bisa membalas dengan do’a semoga para donatur diberi kesehatan, rezeki dan semoga setiap rupiah yang diberikan dibalas ganjaran serta pahala berlipat dari Allah subhnahu wata’ala.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.