Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Indonesia Belajar

Meski Kesulitan Biaya Pendidikan, Alasan Calon Ustadz yang Menimba Ilmu di Maroko ini Sangat Inspiratif

Meski Kesulitan Biaya Pendidikan, Alasan Calon Ustadz yang Menimba Ilmu di Maroko ini Sangat Inspiratif

Namanya Choerul Anwar, anak bungsu 4 bersaudara dari pasangan Bapak Ahsan dan Ibu Syariah. Choerul atau yang akrab disapa Anwar memang sudah dekat dengan para ulama sejak usia dini Anwar. Anwar dengan hobi menulis dan membacanya membuatnya sangat tertarik dengan khazanah keilmuan Islam yang begitu luas. Kecintaanya kepada ulama pun tidak diragukan lagi.

(Choerul Anwar)

(Choerul Anwar)

Pemuda asal Dusun Sundoluhur, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati ini terus menyibukkan dirinya untuk memahami Islam lebih dalam dan luas kepada para ulama-ulama hanif. Pendidikan yang ia tempuh pun tidak mudah, banyak tantangan yang dihadapinya selama ia berjuang untuk mempelajari Ilmu Islam. Kegigihannya itu akhirnya mengantarkan Anwar sampai ke Maroko. Tepatnya sekarang ia tinggal di Madrasah Al-Fathu Al-Khassah, Aioun Selatan.

Anwar melanjutkan studi Ilmu Islamnya ke Maroko untuk mengambil kelas Tahfidz Al-Qur’an dan Studi Hadits. Upayanya tersebut bukan karena ia bergelimang harta. Kondisi keluarganya sangat sederhana. Anwar tahu betul Ayah Ibunya memanglah bukan orangtua yang berada. Namun cita-cita yang tinggi tidak menyurutkan langkahnya untuk tetap menghafal Al-Qur’an dan Ilmu-ilmu Hadits.

Untuk mewujudkan cita-citanya tersebut, Anwar ber-khidmah di PP Al-Anwar Rembang, yang dipimpin Ulama Kharismatik Gus Najih Maimoen (sebelumnya PP Al-Anwar dipimpin oleh KH. Maimoen Zubair). Untuk kebutuhan sehari-hari selama di Pesantren, karena pengabdiannya, Anwar dicukupkan penghidupannya oleh pihak Pesantren. “Ikut Khidmah pada Kyai di Pesantren, Alhamdulillah kebutuhan digratiskan oleh Kyai”. Semasa ia di Pesantren, Anwar sering membantu teman-temannya dalam menerjemahkan kitab-kitab para ulama.

Berbekal uang yang ia kumpulkan semasa khidmah di Pesantren. Meski hanya cukup untuk membeli tiket pesawat. Anwar memantapkan dan membulatkan tekad untuk berangkat menuju Maroko di Bulan Nopember 2019 lalu.

Satu-satunya motivasi Choerul Anwar gigih melanjutkan studi Islamnya tentang Tahfidz Al-Qur’an dan Ulumul Hadits di Maroko adalah dalam rangka melestarikan eksistensi Syariat Islam dan memperjuangkannya. Ia ingin terus bisa berguru pada ulama-ulama yang ahli di bidangnya, Ahli Al-Qur’an, dan ulama-ulama Ahli Hadits. Karena baginya, melestarikan eksistensi syariat Islam dan memperjuangkannya merupakan upaya dirinya agar dapat bermanfaat bagi umat dan negara.

Saat ini, Anwar kesulitan untuk memenuhi biaya hidupnya sehari-hari di Maroko. Anwar sudah mengajukan permohonan bantuan dana pendidikan ke lembaga-lembaga lain. Namun hasilnya nihil. Tentu kita tidak akan membiarkan Anwar berjuang sendirian untuk mewujudkan cita-cita luhur nan mulianya tersebut. Untuk menjadi seorang ulama, pelita umat di tengah kegelapan akhir zaman ini.

Mari bersama BWA bantu Choerul Anwar menyelesaikan studinya di Maroko, hingga pulang nanti ia cukup bekal untuk mengamalkan ilmunya. InsyaaAlloh, donasi dan shodaqoh dari para muhsinin sekalian akan menjadi pahala jariyah, seiring Anwar mengajarkan ilmu Islamnya kepada murid-muridnya nanti. Pahala yang tidak akan pernah putus hingga hari kiamat kelak.

 

Donasi yang Dibutuhkan:

Rp.22.500.000

Patner Lapangan:

Ridzky Maulana

 

#BWA #Wakaf #IndonesiaBelajar #IB

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Komunitas Pendukung