Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Meski Rahim Mellyyanti Sudah Diangkat Rasa Nyeri Itu tak Hilang

Meski Rahim Mellyyanti Sudah Diangkat Rasa Nyeri Itu tak Hilang

Tiga tahun menjalani hidup dengan kondisi tubuh yang lemah dan selalu dihinggapi rasa nyeri yang amat sangat di sekitar rahim hingga pinggul harus Mellyyanti (41 tahun) alami. Sangat sering ia keluar masuk klinik dan rumah sakit guna mencari kesembuhan. Pada pertengahan Mei 2018 ia pun harus menjalani operasi pengangkatan rahim di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur.

(Ibu Mellyyanti Saat Menjalani Pengobatan di RS)

(Ibu Mellyyanti Saat Menjalani Pengobatan di RS)

Sepuluh bulan pasca pengangkatan rahim, rasa nyeri tak kunjung hilang. Tak patah arah Mellyanti masih berikhtiar mencari kesembuhan. “Saya ingin seperti wanita lain juga, hidup normal tanpa menderita sakit,” ujarnya.

Mellyyanti kembali menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta Selatan pada pertengahan Maret 2019. Di sana dilakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Angiography (MRA) untuk melihat kondisi rahimnya. Pasca dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan tidak terjadi apa-apa. Hal ini justru membuatnya bertanya-tanya kenapa penyakit yang ia alami tidak terdeteksi.

Rasa nyeri masih saja terasa, Mellyyanti mulai putus asa karena menahan rasa sakit yang tak kunjung hilang. “Saya pasrah, agar segera diambil saja nyawa saya”, ujar Mellyyanti. Namun, ketika ia melihat anak-anak dan suami yang terus memberinya semangat ia pun menarik kembali ucapannya, karena tak ingin menambah kesedihan bagi mereka.

Kini Mellyyanti memilih melakukan pengobatan alternatif, hal ini dikarenakan telah banyak biaya yang ia keluarkan setelah menjalani operasi sampai tiga kali di rumah sakit. Meskipun biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit, Mellyyanti lebih memilih pengobatan tersebut sebagai ikhtiar untuk kesembuhannya.

Mustakim (43 tahun/suami) hanya kerja serabutan, kondisi istri yang belum stabil membuatnya harus rutin melihat kondisinya di rumah. Salami ini Mellyyanti mengontrak sebuah rumah di Lingkungan Bojong, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Terkadang ia terlambat membayar kontrakan karena penghasilan yang didapat suami belum cukup untuk membayar kontrakan.

Untuk mengurangi beban keluarga Mellyyanti, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui program Sedekah kemanusiaan (SK) sehingga biaya pengobatannya terpenuhi dan semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.37.000.000

Mitra Lapangan :

Wahyu

 

#Wakaf #WakafQuran #Sedekah #SedekahKemanusiaan

Belum ada Update

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 37.000.000



2.7%
Butuh Rp 36.000.000,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.