Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Meski Sering Ngedrop Karena TB Tulang, Umi Tetap Semangat Mengajar PAUD

Meski sakit tuberkulosis tulang belakang (TB tulang), Umi Yulianti (32 tahun) tetap bersemangat mengajar sebagai guru pada salah satu sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Cinangka, Sawangan, Tengarang Selatan. Bahkan ia pun membuka kelas privat untuk tambahan pendapatan.

Dengan keadaan sakit yang dideritanya tentu saja aktivitas tersebut membuat kondisi fisik Umi sering kali ngedrop. Namun ia tetap bersikukuh untuk tetap mengajar walaupun kegiatan mengajarnya dikurangi. Dalam keadaan sakit kadang kala Nuratmi (60 tahun), ibunya, mengantar Umi untuk memastikan anaknya baik-baik saja. “Dulu mah waktu sehat ngajar sampai BSD pun sendiri naik motor,” ungkap Nuratmi sambil berkaca-kaca.

(Umi Yulianti Guru Paud bersama Ibunya)

Karena jadwal mengajarnya berkurang drastis, walhasil pendapatan warga Jalan WR Supratman, Gang Pepaya, Ciputat Timur, Tangerang Selatan tersebut hanya cukup untuk menutupi biaya kontrakan, listrik dan air sedangkan untuk makan sehari-hari seringkali meminjam uang dengan tetangga atau sanak saudara.

Untuk meringankan beban keluarga Umi, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak para muzaki untuk menyalurkan kewajiban zakat hartanya melalui program Zakat Peer to Peer (ZPP) sehingga semua utangnya dapat terlunasi. Semoga zakat harta yang Anda tunaikan diterima Allah SWT dan menjadi ‘tiket’ masuk ke dalam surga-Nya. Aamiin.

 

Nilai Zakat Harta yang Diperlukan:

Rp. 5.500.000,- (melunasi utang dan membiayai hidup sehari-hari)

Mitra Lapang:

Lutfhi Siddiq       

Meski Sering Ngedrop Karena TB Tulang, Umi Tetap Semangat Mengajar PAUD

Update #1: Kebutuhan Keluarga Umi Kini Terbantu Melalui Program ZPP

Walaupun dalam keadaan sakit, Umi Yulianti tetap bersemangat mengajar sebagai guru PAUD. Penghasilannya pun terbatas, hanya cukup untuk membayar kontrakan, air dan listrik. Walhasil untuk memenuhi kebutuhan yang lain seringkali meminjam uang kepada tetangga atau sanak saudara.

(Umi Meliyanti dan Ibunya)

(Umi Meliyanti dan Ibunya)

Pada 2 Oktober 2019 ucapan syukur kepada Allah SWT terus dilantunkan oleh Umi dan Nuratmi (ibunya Umi) karena Umi bisa melunasi hutangnya dan mendapat bantuan untuk meringankan kebutuhannya hidupnya.

Uang yang didapat Umi tersebut berasal dari zakat harta yang ditunaikan para muzaki melalui program Zakat Peer to Peer (ZPP) yang digiatkan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA).

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada para donatur yang telah bersedia membantu kehidupan saya, semoga Allah membalas kebaikan para donatur, ,memudahkan hajatnya dan sungguh Allah adalah sebaik-baik pemberi balasan. Jazakumullah khair,” doa Umi dengan tulus.[]

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 5.500.000

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.