Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari

Meski Usia Senja, Sumitri Tetap Mengumpulkan Rongsokan agar Bisa Makan

Meski Usia Senja, Sumitri Tetap Mengumpulkan Rongsokan agar Bisa Makan

Tubuhnya sudah ringkih, jalannya pun tertatih, Sumitri (56 tahun) tetap saja mengumpulkan rongsokan dan menjual minuman dan makanan ringan di dekat rumahnya agar sekadar dapat mengganjal perut tuanya.

Wanita yang sudah 20 tahun menjanda ini tinggal di lorong jalan yang sangat sempit yang aksesnya dari Jalan Swadaya IV, Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur.

(Ibu Sumitri)

(Ibu Sumitri, 56 tahun)

Dalam sehari, penghasilannya sekitar Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu. Tentu nominal yang ia peroleh sangat berat untuk mencukupi kebutuhan di Jakarta.

Apalagi sebelum memulai usaha, harus berutang dahulu kepada kerabatnya, karena ia tak memiliki modal apapun ataupun aset yang bisa ia jual untuk dijadikan modal berjualan. Dari hasil merongsok pun yang sekilonya hanya dihargai Rp 6 ribu tidak cukup untuk dijadikan modal, karena sudah dihabiskan untuk memenuhi kebutuhan demi menyambung hidup.

Yang tak kalah memprihatinkan, ternyata tempat tinggalnya juga jauh dari kata layak. Ketika survei, BWA hanya mendapati sepetak kamar yang bahkan bisa dibilang jauh dari kata bersih. Lampu yang redup, ruangan yang sempit, hingga tumpukan rongsokan menjadi satu dengan tempat istirahat Sumitri sehari-harinya.

Bahkan lebih parahnya lagi tempat tinggalnya tak memiliki kamar mandi, sehingga jika ingin mandi atau menyelesaikan hajat, ia harus menumpang ke tetangga atau masjid di dekat kediamannya.

Untuk mengurangi wanita yang hidup sebatang kara tersebut, BWA mengajak kaum Muslimin menyalurkan zakat harta melalui program Zakat Peer to Peer (ZPP) sehingga ia mempunyai modal usaha dan merenovasi tempta tinggalnya. Selain itu, tentu saja kewajiban zakat para muzaki (penunai zakat) tertunaikan.

Semoga Allah SWT membalas kebaikan para muzaki dengan balasan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin.[]

 

Nilai Zakat Harta yang Diperlukan

Rp.15.000.000

Patner Lapangan:

Mahathir Qathafi

 

#BWA #Zakat #ZakatPeertoPeer #ZPP #Zakat100% Mustahik

Meski Usia Senja, Sumitri Tetap Mengumpulkan Rongsokan agar Bisa Makan

Update #1: Sumitri Bersyukur Kini Bisa Kembali Berjualan

Puji syukur tidak henti-hentinya Sumitri panjatkan kepada Allah SWT tatkala akhirnya ia bisa memiliki warung sendiri. Sumitri merasa sangat senang dan terbantu setelah mendapatkan bantuan zakat dari program ZPP BWA.

“Saya sangat bersyukur dan terimakasih sekali. Semoga usaha saya ini tambah maju. Cita-cita saya pumya usaha yang lebih baik dan memiliki warung sekaligus tempat tinggal, tidak warung bongkar pasang lagi seperti sekarang,” cerita Sumitri.

(Penyerahan Donasi Zakat)

(Penyerahan Donasi Zakat)

Sumitri banyak mengucapkan terimakasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya di BWA. Sumitri bercerita bahwa ia sangat merasakan manfaat dari program ZPP untuk ia dan keluarganya. “InsyaAllah pahala jariyah bagi muzakki dan BWA. Semoga amal bapak ibu diterima oleh Allah SWT serta dilancarkan usahanya dan diberi kesehatan, aamiin,” doa Sumitri.

Sumitri bertutur awal mula ketika usahanya belum dibantu BWA, ia masih usaha kecil-kecilan dengan pendapatan yang kecil. “Saat itu saya minta bantuan ke BWA. Tidak lama kemudian saya dibantu melalui program ZPP ini. Saya sampai menitikkan air mata karena sangat terharu dapat bantuan dari BWA,” kenang Sumitri.

“Setelah dapat bantuan akhirnya saya bisa ngontrak dan tinggal lebih layak dari sebelumnya. Usaha saya juga maju. Sekali lagi saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada muzzaki yang telah membantu saya,” tutupnya.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.