Testimoni

Testimoni Badan Wakaf Al-Qur'an.

    E - Newsletter BWA | Juni - Juli 2015

    Assalamu'alaikum Wr Wb.

    Alhamdulillah, kita dapat kembali bersua di bulan Ramadhan 1436 Hijriah, bulan yang penuh berkah lantaran selama 696 atau 720 jam nonstop Allah SWT mengobral pahala sampai tak terhingga.

    Bersama lebih bermakna, karena dengan bersama kita dapat memperoleh pahala secara paripurna. Bersama tak harus sama, selain Anda yang ingin berdema ada mereka di pelosok sana yang membutuhkan uluran tangan Anda dan tentu saja ada BWA yang memfasilitasinya.

    "Saya merasa bisa terkoneksi dengan saudara-saudara yang jauh di tempat terpencil melalui BWA," Ungkap salah seorang diri Anda.

    "Terima kasih atas bantuan wakafnya, terima kasih atas kedatangannya juga jauh-jauh dari kota kepada kami yang ada di atas gunung, kami merasa punya saudara dari kota," ujar salah satu dari mereka.

    Dan, kami mengkoordinasi serta memfasilitasi ini semata-mata karena memahami bersama lebih bermakna, agar kita semua mendapat pahala secara paripurna dari Allah SWT.

    Nafas Bersama Lebih Bermakna dapat Anda baca di semua di semua rubrik yang ada semoga menginspirasi Anda untuk berwakaf, berzakat dan berdonasi.

    Dan satu lagi, ada fardu kifayah yang mesti kita tunaikan untuk mengakhiri karut marut negeri ini serta mewujudkan islam yang menjadi rahmat untuk sekalian alam, maka memilih jamaah untuk kebersamaan dalam takwa menjadi keharusan. Kriterianya seperti apa? bergabung dengannya sehingga Bersama Lebih Bermakna secara hakiki dapat diwujudkan secara paripurna.

     

    Selamat menunaikan ibadah Ramadhan 1436 Hijriah!

    Wassalamu'alaikum Wr Wb.

    E - Newsletter | Mei - Juni 2015

    Assalamu'alaikum Wr Wb.


    Wakif yang budiman, Alhamdulillah sekarang kita sudah memasuki bulan Rajab dan Sya'ban, semoga Allah SWT mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan yang selama 720 jam nonstop Allah melipatgandakan pahala setiap amal shalih kita.

    Maka, dalam rangka menyambut bulan penuh berkah, marilah kita memperbanyak 'amal shalih di Rajab dan Sya'ban ini, salah satunya dengan memperbanyak ibadah sunnah wakaf. Semoga newsletter di tangan Anda ini dapat menginspirasi untuk berwakaf, berzakat dan berdonasi.

    Sebagaimana peruntukannya, project wakaf, zakat dan donasi yang sedang berlangsung dapat Anda baca pada rubrik Teropong I dan Teropong II sedangkan untuk project yang sudah rampung dapat dibaca pada rubrik Lensa. Maka tak salah bila sebagian pembaca bertanya-tanya mengapa project Kapal Jelajah Pulau Terpencil Nusantara (JPTN) masuk rubrik Lensa? Padahal pembuatan kapal wakaf tersebut belum selesai.

    Kami sengaja menaruhnya pada rubrik tersebut karena keadaan sudah benar-benar mendesak lantaran perolehan pahala Anda dari setiap percik air dari ombak yang menerpa kapal menjadi tertunda. Pasalnya, pengerjaan kapal yang semestinya selesai akhir 2014 lalu, memang sudah rampung tetapi kehabisan dana. Oleh karena itu, uluran tangan Anda (lagi) benar-benar dinanti.

    Sempurnakan Ramadhan dengan 'amalan abadi Anda.


    Wassalamu'alaikum Wr Wb.

    Newsletter BWA | Edisi April - Mei 2015

    Assalamu'alaikum Wr Wb.

    Alhamdulillah, ada kabar gembira bagi wakif yang turut berwakaf pada pembangunan sarana air bersih di Pondok Pesantren Al Abqary, Serang, Banten. Karena pembangunannya, bukan saja sudah rampung seratus persen tetapi juga sudah diresmikan. Lengkapnya dapat Anda baca pada rubrik Lensa.

    Ibarat menanam pohon, peresmian wakaf sarana air bersih di pesantren tersebut merupakan syukuran panen pahala bagi para wakif. Namun bila pohon hanya panen sepanjang massa selama masih ada yang memanfaatkan setiap tetes air yang disalurkan. Bukankah ini perkebunan pahala yang sangat menggiurkan?

    Namun dengan tidak melalaikan kewajiban, marilah terus berwakaf untuk menghasilkan 'passive income' sebagai bekal di akhirat kelak. Bukankah semakin jauh perjalanan, semakin banyak bekal kita butuhkan? Maka jangan sampai kita kekurangan pahala untuk masuk surga. Oleh karena itu, semoga artikel di rubrik-rubrik lainnya pada Newsletter di tangan Anda ini menjadi inspirasi untuk berwakaf lagi.


    Wassalamu'alaikum Wr Wb.

    E - Newsletter BWA | Edisi Maret - April 2015

    Assalamu'alaikum Wr Wb.

    Sebagai salah satu usaha menarik perhatian publik akan pentingmnya air bersih dan usaha penyadaran untuk pengelolaan sumber-sumber air bersih yang berkelanjutan, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mencanangkan 22 Maret sebagai Hari Air Sedunia (World Water Day) yang pada tahun 2015 ini bertema Air dan Pembangunan Berkelanjutan (Water and Sustainable Development).

    Sedangkan dalam rangka memfasilitasi kaum Muslimin menunaikan ibadah sunnah wakaf, Badan Wakaf Al-Qur'an dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya kelestarian air untuk pembangunan berkelanjutan. Pada peresmian sarana penerangan listrik bertenaga air mikrohidro di Dusun Ampiri, Desa Bacu-Bacu kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada 25 Oktober misalnya, BWA menyegarkan kembali ingatan warga sekitar sungai Ampiri untuk tetap menjaga kelestarian hutan di hulu sungai.

    tujuannya tentu saja agar ketersediaan air tetap terjaga, sehingga pasokan tenaga untuk membangkitkan listrik tetap tersedia. Listrik diperlukan untuk membangun keamanan dengan penerangan malam hari, mendukung pembangunan SDM dengan memperpanjang waktu belajar anak sekolah, dan pembangunan ekonomi dengan membuat mesin pemecah kacang berbasis listrik. Dan yang tak kalah pentingnya, dengan kesedian air yang berkelanjutan itu, dapat menunjang kesehatan fisik dan juga thaharah sebagai syarat sahnya shalat.

    Beberapa tips untuk pelestarian sumber air baku dapat Anda baca pada rubrik TIPS. Sedangkan berbagai program wakaf, donasi dan zakat yang diangkat pada rubrik lainnya semoga dapat menginspirasi kita semua untuk memperbanyak amal shalih yang berbasis dana.

    Selamat berwakaf!

    Wassalamu'alaikum Wr Wb.

    Newsletter BWA | Edisi Februari - Maret 2015

    Assalamu'alaikum Wr Wb.

    Berbuat baik kepada kedua orang tua (birrul walidain) merupakan salah satu sarana yang harus ditempuh seorang muslim agar dapat masuk Surga-Nya. Dalam hal ini, ada hadist yang disampaikan oleh imam Al Baihaqi yang artinya: "Dari Aisyah dia berkata, Rasulullah bersabda: "Aku telah bermimpi berada di dalam surga, maka aku mendengar seorang pembaca yang melantunkan bacaan. 'Aku pun bertanya siapakah dia? Maka Malaikat pun menjawab dia adalah sahabat Haritsa bin an Nu'man. Maka Rasulullah menjawab itulah berbakti. Itulah berbakti. Dia adalah sebaik-baik manusia yang berbakti kepada Ibunya". (HR. Al Baihaqi).

    Jadi orang tua adalah aset kita untung mendulang pahala berlimpah dari-Nya. Lalai dalam mengurusinya adalah kecelakaan yang dapat menyebabkan kita tidak masuk ke dalam surga-Nya.

    Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah bersabda, "Sungguh celaka, sungguh celaka, sungguh celaka." Dikatakan oleh para sahabat siapakah mereka wahai Rasulullah. Nabi menjawab, "yaitu mereka yang mendapati salah satu atau kedua orang tuanya telah berusia lanjut akan tetapi tidak memasukkan ke dalam jannah.' (HR. Muslim)

    Lantas bagaimana kalau kedua orang tua kita sudah meninggal, apa yang harus dilakukan? Temukan jawabannya dalm rubrik Tips. Adapun rubrik lainnya, tak kalah penting untuk dibaca sebagai inspirasi berwakaf atas nama ibunda dan ayahanda tercinta, melalui mereka berdua kita lahir ke dunia dan mengenal Allah SWT. Selamat membaca!

    Wassalaamu'alaikum Wr Wb.