Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Sedekah Kemanusiaan

Pengobatan Tertunda, Kanker Payudara Kusniah Menjalar ke Leher

Pengobatan Tertunda, Kanker Payudara Kusniah Menjalar ke Leher

Sudah hampir tiga tahun Kusniah (43 tahun) mengidap kanker payudara yang kini sudah menjalar hingga ke bagian ketiak dan leher sebelah kiri. Gejala dirasakan pada pertengahan 2019. Saat itu, mulai muncul benjolan di sekitar payudara sebelah kiri dan demam tinggi.

Pihak keluarga membawanya ke rumah sakit yang ada di Kota Pandeglang. Setelah manjalani pemeriksaan, dokter menyimpulkan Kusniah mengidap kanker payudara.

(Kusniah, 43 tahun)

(Kusniah, 43 tahun)

Kondisi yang kian parah dan minimnya peralatan di rumah sakit membuatnya dirujuk ke rumah sakit RSUD Dr. Adjidarmo Rangkasbitung, Banten, untuk mendapati perawan yang lebih baik.

Di awal Januari 2020 mulai dilakukan tindakan operasi pengangkatan kanker. Paska operasi, nyeri masih terasa, akan tetapi BPJS Kusniah sudah mati yang membuatnya berhenti berobat sementara dan mengurusnya kembali.

BPJS Kusniah dapat kembali digunakan kembali pada November 2020, pihak keluarga segera melanjutkan pengobatan Kusniah. Karena keterbatasan fasilitas kesehatan, dokter mengarahkan untuk melanjutkan pengobatan di RS Dharmais Jakarta. Kusniah sekeluarga menerima arahan tersebut.

(Kusniah Rutin Jalani Kemoterapi)

(Kusniah Rutin Jalani Kemoterapi)

Pasalnya, seperti yang disebut di awal, dampak dari sisa kanker di payudara kini menjalar hingga ke bagian ketiak hingga leher sebelah kiri, yang mengharuskan Kusniah menjalani tindakan lebih lanjut dan juga kemoterapi untuk mematikan sel-sel kanker paska operasi.

Hingga kini Kusniah sudah kontrol rutin di RS Dharmais ditemani dengan putrinya, Heni (21 tahun).

Selama menjalani pengobatan di Jakarta, Kusniah dan putrinya tinggal di rumah singgah yang lokasinya tidak terlalu jauh dari RS Dharmais. Alhamdulillah untuk kebutuhan makan sehari-hari dan tempat tinggal tercukupi dan tidak dikenakan biaya.

Namun, masih ada kebutuhan obat-obatan yang belum sepenuhnya tercakup BPJS, ditambah lagi asupan susu dan vitamin masih sangat diperlukan untuk mempercepat kesembuhan Kusniah.

Sang suami, Muhamad (47 tahun) bekerja buruh tani di kampungnya di Desa Ramea, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Upah yang didapat hanya mencukupi kebutuhan makan sehari-hari sehingga tak mampu menutupi biaya berobat Kusniah yang tak tercakup BPJS. 

Untuk mengurangi beban keluarga Kusniah, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) mengajak kaum Muslimin bersedekah melalui Program Sedekah Kemanusiaan (SK) sehingga biaya pengobatan yang tak tercakup BPJS tertutupi.

Semoga kita semua mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT karena telah membantu sesama. Aamiin.[]

 

Sedekah yang Diperlukan:

Rp.46.000.000

Mitra Lapang:

Wahyu

 

#BWA #SK #SedekahKemanusiaan

 

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.

Project Sejenis