Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Zakat Peer To Peer

Perbaiki Nasib, Asep Banting Setir jadi Penjual Ayam Goreng

BWA-ZPP. Awalnya, Asep Iskandar (49 tahun) dikenal sebagai penjahit di sekitar rumahnya. Lelaki yang hidup dengan satu istri dan tiga anak membuka jahitan di ruang depan rumah kontrakan di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Sudah enam tahun ia mengandalkan profesi menjahit pakaian untuk biaya kontrakan, sekolah anak anak dan baiya hidup sehari hari.

ZPP-Asep-260215

Asep Iskandar (49 tahun) sedang melayani pembeli yang membeli Fried Chicken dagangnya.

Namun, sejak satu tahun silam, hasil dari menjahitnya sudah tak lagi menjanjikan, karena kuantitas produksi yang menurun. Ini diakibatkan faktor usia yang tak lagi muda. Pandangannya kini tak setajam dahulu. Sehingga setiap harinya ia hanya bisa menyelesaikan dua potong celana padahal sebelumnya bisa lebih dari lima.  

Sadar penghasilan dari menjahit sudah tak bisa diandalkan, Asep berfikir untuk alih profesi. Dengan bantuan teman, ia berjualan ayam goreng ala fried chicken di depan kontrakannya.

Temannya itu pula yang memberikan resep dan mengajarinya memasak ayam goreng khas Amerika tersebut. Asep pun berinovasi,  sehingga rasa ayam goreng yang dihasilkan bisa mengalahkan rasa ayam goreng teman yang mengajarinya dahulu! Ayam gorengnya pun laris di beli tetangga rumah, ditambah dengan saos sambal plus sambal bikinan sendiri yang rasanya mak nyus...

Kelebihan dagangan Asep memang dari sambalnya. Ia menyediakan dua pilihan sambal. Mau sambel ulek atau sambol saos tergantung selera. Tentu saja warga sekitar  lebih menyukai ayam goreng dengan sambal ulek buatan  Asep Iskandar.

Namun, penghasilannya belum mencukupi biaya sekolah anak anaknya yang menimba ilmu di pesantren, pelanggan pun sering kecewa lantaran mereka tidak kebagian. Itu semua lantaran modalnya kecil sehingga produksi perharinya hanya sekitar 3 ekor ayam. Padahal, animo pembeli lebih dari itu.

Melalui program Zakat Peer to Peer (ZPP), Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) menggalang dana zakat harta (dan donasi) dari kaum Muslimin, sehingga Asep dapat merubah nasib dengan mengembangkan usaha yang tengah dirintisnya. Serta tentu saja pahala dari Allah SWT buat kita semua yang telah menunaikan zakat dan membantu sesama. Aamiin.[]

Zakat harta dan donasi yang diperlukan:

Rp 23.000.000,- (sewa tempat strategis di Cengkareng selama setahun Rp 15 juta. Tambahan modal dan membuat gerobak Rp 5 juta.) 

Partner Lapang :

Alimudin

Belum ada Update

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.