Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Khusus Dakwah

Pesantren Assyafiiyah NW Penangsak Membutuhkan Gedung Asrama dan Perluasan Lahan

Pesantren Assyafiiyah NW Penangsak Membutuhkan Gedung Asrama dan Perluasan Lahan

Tahun 2022 ini Pondok Pesantren Assyafiiyah NW Penangsak yang berlokasi di Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) genap berusia 20 tahun. Usia yang cukup panjang untuk sebuah lembaga pendidikan.

Murid-muridnya berdatangan dari berbagai wilayah sekitar, termasuk dari Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Timur. Di sini mereka belajar agama dengan metode bandongan (membaca kitab kuning), hafalan Al Quran, sorongan (setoran hafalan), musyawarah (diskusi), membahas  bahtsul masa'il, mengikuti halaqoh,  fathul kutub, dan majelis taklim.

Ponpes Assyaffiyah NW Penangsak dipimpin oleh TGH Abdul Rasyid Nawawi, S.Pd.I. Saat ini muridnya berjumlah 185 orang dengan rentang usia antara 3 tahun sampai 20 tahun. Murid-murid atau para santri ini berdatangan dari berbagai wilayah sekitarnya, termasuk dari Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Lombok Timur.

(Bangunan Asrama Tempat Bermukim Santri)

Ponpes ini dilingkupi keterbatasan dari berbagai sisi. Salah satu yang sangat urgent untuk diatasi adalah minimnya fasilitas bangunan asrama untuk santri maupun guru pendamping. Selama ini asrama yang tersedia hanya dapat menampung sebagian murid. Sebagian lagi terpaksa pulang pergi setiap hari dari tempat tinggal masing-masing.

Pihak pengelola pensantren berusaha mencari cara agar semua santri dapat mengenyam kehidupan asrama. Ditambah lagi, banyak orang tua santri meminta agar anaknya dapat tinggal di asrama. Karena asrama bukan hanya sekadar tepat menginap dan beristirahat, melainkan juga melatih para santri  menjalani kehidupan agar bisa mandiri dan siap tumbuh menjadi seorang dewasa yang tangguh. 

(Lokasi Lahan Belakang Asrama yang Akan Dibebaskan)

Besar harapan, kegiatan pembangunan asrama dapat terlaksana dalam waktu dekat mengingat kebutuhannya sudah mendesak. Namun menambah bangunan asrama bukanlah perkara mudah. Saat bersamaan, pihak ponpes juga perlu melakukan perluasan lahan untuk dijadikan lokasi bangunan baru dan pengembangan ke depan. Tentu ini memakan biaya yang tidak sedikit.

(Keterbatasan Tempat Belajar Tidak Mengendurkan Semangat Para Santri)

Badan Wakaf Al Quran (BWA) terpanggil membantu pengembangan Pondok Pesantren Assyafiiyah NW Penangsak ini. Melalui program WKD, BWA mengajak para wakif untuk bersama-sama menggalang dana untuk membiayai pembangunan asrama dan perluasan lahan ponpes.

Semoga Allah SWT meridhoi upaya bersama ini. Insya Allah bantuan dari para wakif akan menjadi amal jariyah, dan Allah SWT membalasinya dengan kebaikan berlipat ganda.

 

Nilai Wakaf yang Dibutuhkan:

Rp.2.128.577.338

Partner Lapangan:

TGH Abdul Rasyid Nawawi, S.Pd.I

 

#BWA #InovasiWakaf #WKD #WakafKhususDakwah

 

Pesantren Assyafiiyah NW Penangsak Membutuhkan Gedung Asrama dan Perluasan Lahan

Update #1: Pembangunan Sarana Pondok Pesantren Assyafi’iyah NW Penangsak

Yayasan ponpes Assyafi’iyah NW Penangsak Desa Sengkerang, Kec. Praya Timur, Kab. Lombok Tengah didirikan oleh TGH Abdul Rasyid pada tahun 2002 lalu dengan membuka satu lembaga pesantren Diniyah.

Alhamdulillah kini sebuah bangunan gedung asrama pondok telah berdiri tegak di area tanah wakaf milik pesantren, hal tersebut tidak lepas kontribusi dari para muwakif yang sudah menyumbangkan sedikit hartanya untuk pembangunan gedung asama tersebut. Dengan kapasitas ± 350 santri ini, sangat bermanfaat untuk keberlangsungan kegiatan pondok maupun masyarakat sekitar, bahkan gedung asrama ini sudah mulai digunakan sejak tahun ajaran baru.

(Bangunan Gedung Pondok)

Tidak hanya untuk gedung asrama, dana yang sudah masuk pengurus manfaatkan pula untuk merenovasi bangunan di wilayah yayasan pondok pesntren Assyafi’iyah NW Penangsak fokusnya di perluasan ruangan majelis dan penambahan kamar untuk para santri. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk membuat mereka para santri lebih nyaman dalam belajar serta menghafal Al-Qur’an, karena dengan adanya penambahan santri putri di tahun ini dan dengan keadaan asrama yang dimiliki sebelumnya sangat kurang kondusif dan kurang nyaman untuk ditempati dan digunakan oleh mereka. Alhamdulillah pembangunan tersebut hampir rampung tinggal proses finishing di beberapa bagian, tapi setidaknya bangunan tersebut sudah mulai digunakan oleh para santri sekitar sebagai tempat mereka menggelar kajian rutin.

(Para Santri yang kIan Bertambah)

Di sisi lain pengurus pondok terus melakukan persiapan lahan untuk perluasan dan pembangunan infrastuktur Pondok pesantren.

“Dan sebetulnya tentu masih panjang perjalanan kami, karena di area tanah wakaf 5000 m² ini masih cukup luas, ada banyak lahan kosong yang belum dimanfaatkan, sementara terus terang bahwa sampai saat ini sebetulnya kami belum memiliki asrama khusus pada pondok pesntren kami ini, karena kami rencanakan semua santri-santriwati yang dari tingkat MI samapai MA kami akan pondokkan semua dan ruang belajar khusus untuk kegiatan para santri yang sudah mencapai 350 orang dan akan terus bertambah,” tutur TGH. Abdul Rasyid selaku pendiri sekaligus ketua Yayasan Pondok Pesantren Assyafi’iyah NW Penangsak.

“Sementara untuk kegiatan belajar dan asrama kami manfaatkan bangunan yang ada, yang sebetulnya diperuntukan untuk ruang guru dan kantor yang otomatis kurang nyaman dan kurang kondusif bila digunakan untuk mereka belajar,” lanjut beliau.

(Kegiatan Para Santri)

Pembangunan sarana pendidikan ini mendesak untuk segera dirampungkan karena para santri tidak bisa berlama-lama belajar tanpa sarana yang memadai dan ruang belajar yang mencukupi. Sampai saat ini santri masih menjadikan masjid/musholla Pondok Pesantren untuk tempat mereka belajar baik formal maupun non formal, di sisi lain juga diperuntukan untuk masyarakat sekitar untuk menggelar kajian, alhasil santri akhirnya harus rela mengalah belajar di gedung asrama yang sebenarnya kurang kondusif mereka gunakan untuk belajar.

(Masjid Juga Digunakan untuk Aktivitas Masyarakat Sekitar Pondok)

Oleh karena itu kami sangat berharap kepada kaum muslimin semua untuk secara istiqomah memanfaatkan kesempatan ini untuk berwakaf di Pondok Pesantren Assyafi’iyah NW Penangsak melalui BWA, insyaAllah semua kebaikan para muslimin akan sepenuhnya kami manfaatkan untuk Pembangunan Sarana Pondok Pesantren yang diperuntukan untuk yatim dan dhuafa yang mereka punya semangat dan ghirah untuk menimba ilmu lebih-lebih prograh khusus yang ada pada pondok kami. Di mana setiap ayat Al-Qur’an yang mereka baca, setiap hafalan yang mereka dawamkan tentu pahalanya akan mengalir kepada siapapun yang berkontribusi di pondok ini terutama kepada kaum muslimin yang telah mewakafkan hartanya untuk Pembangunan Sarana Pondok Pesantren ini.

Terima kasih, Jazakumullah Ahsanal Jaza kepada para wakif para muhsinin yang telah memberikan sebagian hartanya, menitipkan sebagian amanah hartanya. Semoga Allah SWT membalas kebaikan para wakif sekalian, aamiin.

 

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.