Detil Proyek

Berikut ini adalah salah satu detil proyek dari Wakaf Khusus Dakwah

Pesantren di Sembalun Lombok Timur Membutuhkan Tambahan Ruang Kelas dan Asrama

Pesantren di Sembalun Lombok Timur Membutuhkan Tambahan Ruang Kelas dan Asrama

Masyarakat Desa Sembalun Timba Gading yang berlokasi di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat merasa lega dan senang dengan kehadiran sekolah pendidikan agama atau pesantren Al-Mubarok di kampung mereka. Pondok Pesantren Al-Mubarok Sembalun ini berdiri dua tahun lalu. Meski dengan fasilitas terbatas, pesantren bergerak dengan semangat dakwah yang tinggi mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak bangsa di lingkungan Sembalun.

Anak-anak yang bersekolah di tempat ini pada umumnya remaja berusia 13-16 tahun dan berasal dari keluarga kurang mampu diantaranya anak petani dan pekerja serabutan, Jumlah santrinya kini mencapai 70 orang. Sarana dan prasarana sekolah yang minim tidak menghalangi mereka untuk belajar. Pengelola pesantren Ustadz Muhammad Patoni menyiasati dengan berbagai cara, salah satunya menerapkan pembelajaran sistem halaqah atau duduk bersila di lantai sehingga para santri dapat menerima ilmu dari para guru, walau ruang kelas terbatas.

(Bangunan Aula yang Belum Selesai Dirampungkan)

Pondok Pesantren Al-Mubarok Sembalun menyadari, untuk ke depan gedung dan fasilitas pendidikan harus ditambah. Terlebih potensi jumlah santrinya terus meningkat. Yang terasa sangat dibutuhkan adalah penambahan ruang kelas, termasuk aula atau masjid untuk kegiatan bersama, serta bangunan asrama untuk menampung santri agar dapat dijalankan pendidikan pesantren yang komprehensif. Seiring dengan itu juga dibutuhkan pengembangan luas areal pesantren untuk menampung fasilitas uang diperlukan.

Setiap jum’at sore, pimpinan pondok Ustadz Muhammad Patoni mengundang wali santri berkumpul di aula pondok untuk menginformasikan kepada para wali murid, tentang kebutuhan pondok dan santri, tak jarang juga para wali murid membayar iuran kepada pondok untuk keperluan makan anak mereka dengan hasil kebun dan sawah (tidak selalu dengan uang) karena memang kehidupan ekonomi mereka berada di posisi menengah kebawah.

(Para Santri Sedang Beristirahat, Di Saung Sekaligus Tempat Menjemur Pakaian Kala Hujan)

“Kalo kami kekurangan beras, kami akan umumkan kepada wali santri kebutuhan beras di pondok untuk makan para santri begitu juga dengan kebutuhan lainnya, termasuk gas jika memang kami tidak sanggup untuk beli kami akan minta kepada para wali santri untuk menyumbangkan kayu bakar untuk memasak,” tutur salah satu pengurus pondok.

(Ruang Kelas yang Sementara Digunakan untuk Asrama)

Besar harapan, ada pihak-pihak dermawan yang berkenan membantu pengembangan pesantren ini, karena Pondok Pesantren Sembalun sendiri tidak memiliki kekuatan dan sumber dana untuk mewujudkannya.

Karena itulah Badan Wakaf Al Quran tergerak menggalang dana guna membantu biaya pengembangan Pondok Pesantren Semabalun. BWA mengajak para wakif untuk bersama-sama berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga Allah SWT meridhoi niat baik ini, serta membalas dukungan dan ketulusan para wakif dengan kebaikan berlipat ganda.

 

Nilai Wakaf yang Dibutuhkan:

Rp.3.579.189.243

Partner Lapangan:

Ustadz Muhammad Patoni

 

#BWA #InovasiWakaf #WKD #WakafKhususDakwah #LombokTimur

 

Pesantren di Sembalun Lombok Timur Membutuhkan Tambahan Ruang Kelas dan Asrama

Update #1: Bantu Santri Pondok Al-Mubarok Sembalun untuk Bisa Belajar di Tempat yang Lebih Layak

Alhamdulillah berkat karunia Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang selalu melihat usaha setiap hamba-Nya, telah berdiri sebuah pondok pesantren di daerah Sembalun Timba Gading, Lombok Timur, NTB.

Pondok pesantren dibangun secara sederhana, dengan swadaya dari masyarakat dan bantuan dari para donatur. Pondok Pesantren Al-Mubarok ini hanya memiliki dua ruang belajar sekaligus sebagai tempat para santri untuk menginap, serta aula tempat santri untuk ibadah sholat dan belajar dan sekali seminggu aula tersebut digunakan untuk tempat jamaah masyarakat sekitar bermajlis ta’lim.

(Kondisi Aula Tempat Santri Belajar, Karena Belum Ada Ruangan atau Tempat yang Lain)

Meski kondisi bangunan tempat belajar belum bisa ditempati, namun para santri tetap bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Pengurus pondok tentu tidak berdiam diri melihat kondisi seperti ini. Mereka ingin memperbaiki bangunan pondok, agar santri dapat belajar dengan nyaman, namun sebagian besar dari mereka bekerja sebagai buruh tani, sehingga sangat sulit bagi mereka untuk membiayai pembangunan ruang kelas.

Bangunan ruang belajar yang ada kondisinya masih tahap pembagunan di sana-sini dan sejumlah sarana-prasarananya pun belum ada. Meskipun dengan kondisi seadanya, para santri yang belajar  tidak pernah mengeluh dengan keadaan pondok yang begitu memprihatinkan, mereka adalah anak-anak bangsa yang luar biasa yang ingin sukses menuntut Ilmu meski dengan keterbatasan.

(Bangunan Pondok yang Belum Jadi)

Mari bersama BWA bantu para santri pondok Al-Mubarok untuk dapat belajar di tempat yang lebih layak dengan berwakaf untuk pembangunan Ponpes Al-Mubarok Sembalun Timba Gading. Semoga dengan berdirinya kelak bangunan pondok, menjadi pahala jariyah yang tidak ada terputusnya hingga yaumil akhir bagi para wakif, aamiin.

 

DONASI YANG DIBUTUHKAN

Rp 3.579.189.243



1.01%
Butuh Rp 3.542.999.243,- lagi

PROJECT LAIN

Disclaimer:
Jika hasil penggalangan dana project wakaf/donasi melebihi dari target yang dibutuhkan, maka kelebihan dana project ini akan dialihkan kepada program dan project lain di Badan Wakaf Al Qur’an berdasarkan kebijakan manajemen BWA.